NURISNURIS

Journal of Linguistics and Social StudiesJournal of Linguistics and Social Studies

Novel Ipar Adalah Maut karya Elizasifaa (2023) menceritakan masalah perselingkuhan yang dialami oleh tokoh utama, yaitu Nisa, Rani, dan Aris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rasa salah yang dialami oleh tokoh utama dalam novel tersebut. Teori yang digunakan adalah teori permasalahan psikis dari Saludin Muis (2009), yang mencakup indikator seperti depresi, obsesi, cemas, takut, rasa salah, dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan fokus pada bentuk rasa salah yang dialami oleh tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama Nisa mengalami perasaan bersalah yang mendalam, dengan 10 data yang mendukung. Tokoh Rani memiliki 7 data yang menunjukkan perasaan bersalah, sedangkan tokoh Aris hanya memiliki 5 data. Penelitian ini relevan dengan penelitian sebelumnya yang menggunakan teori konflik batin Sigmund Freud.

Dalam novel Ipar Adalah Maut, rasa salah muncul akibat penyadaran dan penyesalan atas tindakan yang telah dilakukan.Tokoh utama Nisa memiliki perasaan bersalah yang lebih kompleks, dengan 10 data yang mendukung.Tokoh Rani dan Aris juga mengalami rasa salah, tetapi dengan tingkat kompleksitas yang lebih rendah.Penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan psikis, khususnya rasa salah, dapat berdampak pada batin seseorang dan mempengaruhi perilaku mereka.

Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada aspek-aspek berikut: . . 1. Menganalisis dampak rasa salah terhadap perilaku dan keputusan tokoh utama dalam novel. Bagaimana rasa salah mempengaruhi tindakan dan pilihan mereka dalam menghadapi konflik perselingkuhan?. . 2. Menjelajahi aspek-aspek psikologis lainnya yang terkait dengan perselingkuhan, seperti rasa cemas, obsesi, atau depresi. Bagaimana permasalahan psikis ini saling berhubungan dan mempengaruhi pengalaman tokoh utama?. . 3. Mengkaji pengaruh lingkungan sosial dan budaya terhadap rasa salah dan perselingkuhan. Bagaimana norma-norma sosial dan budaya mempengaruhi persepsi dan reaksi tokoh utama terhadap perselingkuhan?. . Dengan menggabungkan aspek-aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang representasi rasa salah dalam novel Ipar Adalah Maut dan implikasinya dalam konteks psikologis dan sosial.

  1. Representasi Rasa Salah yang Dialami Oleh Tokoh Utama dalam Novel “Ipar Adalah Maut” Karya... pub.nuris.ac.id/jls/article/view/187Representasi Rasa Salah yang Dialami Oleh Tokoh Utama dalam Novel AuIpar Adalah MautAy Karya pub nuris ac jls article view 187
Read online
File size293.91 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test