JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatLatar belakang: Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien harus terintegrasi untuk memastikan keselamatan pasien. Paradigma pelayanan kesehatan saat ini sedang mengalami perubahan di mana tidak lagi memprioritaskan satu profesi sebagai inti pelayanan, melainkan membutuhkan integrasi berbagai profesi dalam memberikan pelayanan kesehatan. Patient-centered care (PCC) adalah pelayanan yang berfokus pada pasien yang dapat dilakukan melalui komunikasi interprofesional. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan mengoptimalkan kompetensi tenaga kesehatan untuk meningkatkan PCC melalui implementasi komunikasi interprofesional. Metode: Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui webinar menggunakan aplikasi Zoom. Salah satu rumah sakit swasta di Bali menjadi mitra dalam kegiatan ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tenaga kesehatan mampu melakukan komunikasi interprofesional dan meningkatkan PCC sebagai pelayanan kesehatan terintegrasi. Kesimpulan: Tenaga kesehatan mampu melakukan komunikasi interprofesional dalam meningkatkan PCC sebagai pelayanan kesehatan terintegrasi. Proses pengabdian masyarakat berjalan sesuai rencana dan semua tenaga kesehatan yang terlibat berperan aktif selama kegiatan berlangsung. Diharapkan tenaga kesehatan akan selalu mampu menerapkan komunikasi interprofesional untuk meningkatkan PCC.
Tenaga kesehatan mampu melakukan komunikasi interprofesional dalam meningkatkan *patient-centered care* (PCC) sebagai pelayanan kesehatan terintegrasi.Proses pengabdian masyarakat berjalan sesuai rencana dan semua tenaga kesehatan yang terlibat berperan aktif selama kegiatan berlangsung.Diharapkan tenaga kesehatan akan selalu mampu menerapkan komunikasi interprofesional untuk meningkatkan PCC.
Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi komunikasi interprofesional di berbagai setting pelayanan kesehatan, seperti perbedaan karakteristik rumah sakit atau tingkat pengalaman tenaga kesehatan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode pelatihan komunikasi interprofesional, misalnya pelatihan berbasis simulasi versus pelatihan tradisional, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi tenaga kesehatan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman tenaga kesehatan terkait penerapan PCC dan komunikasi interprofesional, serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam praktik sehari-hari. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana mengoptimalkan peran tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang berpusat pada pasien.
| File size | 436 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Sampel penelitian terdiri dari 29 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dariSampel penelitian terdiri dari 29 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari
UIADUIAD Guru kelas telah mengembangkan strategi seperti diskusi kontekstual, eksperimen, dan penggunaan media interaktif untuk menciptakan pengalaman belajar yangGuru kelas telah mengembangkan strategi seperti diskusi kontekstual, eksperimen, dan penggunaan media interaktif untuk menciptakan pengalaman belajar yang
UIADUIAD Subjek penelitian terdiri dari guru, 39 siswa, pakar media, bahasa, materi, dan penulis. Data dikumpulkan melalui penilaian literasi sains, kuesioner tanggapanSubjek penelitian terdiri dari guru, 39 siswa, pakar media, bahasa, materi, dan penulis. Data dikumpulkan melalui penilaian literasi sains, kuesioner tanggapan
UIADUIAD 89,4% siswa memenuhi kriteria sangat baik pada uji praktik. Rata‑rata skor siswa meningkat dari 55,47 pada pra‑tes menjadi 78,91 pada pasca‑tes,89,4% siswa memenuhi kriteria sangat baik pada uji praktik. Rata‑rata skor siswa meningkat dari 55,47 pada pra‑tes menjadi 78,91 pada pasca‑tes,
UIADUIAD Pada era digital saat ini, pendekatan konvensional tersebut tidak lagi relevan dengan karakteristik siswa Generasi Z yang lebih responsif terhadap teknologiPada era digital saat ini, pendekatan konvensional tersebut tidak lagi relevan dengan karakteristik siswa Generasi Z yang lebih responsif terhadap teknologi
UIADUIAD Fokus penelitian adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana model sociodrama diterapkan dalam mata kuliah Sosiologi dan Antropologi Pendidikan danFokus penelitian adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana model sociodrama diterapkan dalam mata kuliah Sosiologi dan Antropologi Pendidikan dan
UIADUIAD Populasi meliputi seluruh sekolah dasar Muhammadiyah di Parepare, sedangkan sampel dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari 35 siswa kelas lima:Populasi meliputi seluruh sekolah dasar Muhammadiyah di Parepare, sedangkan sampel dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari 35 siswa kelas lima:
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Minat generasi muda pada usahatani sayuran dataran tinggi termasuk ke dalam kategori sedang (74,27 %). Generasi muda terlibat pada kegiatan budidayaMinat generasi muda pada usahatani sayuran dataran tinggi termasuk ke dalam kategori sedang (74,27 %). Generasi muda terlibat pada kegiatan budidaya
Useful /
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Penelitian ini mengimplementasikan workshop yang terdiri dari ceramah, tanya jawab, studi kasus, dan focus group discussion. Hasil evaluasi menggunakanPenelitian ini mengimplementasikan workshop yang terdiri dari ceramah, tanya jawab, studi kasus, dan focus group discussion. Hasil evaluasi menggunakan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Salah satu tantangan dalam peternakan sapi perah adalah ketersediaan pakan untuk memenuhi kebutuhan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasiSalah satu tantangan dalam peternakan sapi perah adalah ketersediaan pakan untuk memenuhi kebutuhan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi
ANDREWLAWCENTERANDREWLAWCENTER Kopi Liberika Meranti dilindungi secara hukum oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Dalam pelaksanaannya, PemerintahKopi Liberika Meranti dilindungi secara hukum oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Dalam pelaksanaannya, Pemerintah
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Kecamatan Tarogong Kidul termasuk kedalam Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) sebagai kawasan perkotaan. Preferensi pemuda tani terhadap pertanian perkotaanKecamatan Tarogong Kidul termasuk kedalam Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) sebagai kawasan perkotaan. Preferensi pemuda tani terhadap pertanian perkotaan