PPSDPPPSDP
PPSDP International Journal of EducationPPSDP International Journal of EducationSebuah prototipe konseptual yang mengintegrasikan pembelajaran STEM untuk siswa sekolah dasar diperlukan. Dalam penelitian ini, pendekatan demonstrasi prototipe digunakan dengan Eco-MagneTech Playground, melibatkan 32 siswa sekolah dasar berusia 12 tahun dari sekolah di Distrik Kinta Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Perancangan dan pengembangan Eco-MagneTech Playground menggabungkan elemen-elemen seperti lampu jalan bertenaga surya, konsep taman bermain magnetik, dan jalur jogging anti-radiasi kosmik konseptual. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan siswa yang signifikan, dan pemahaman siswa tentang energi terbarukan dan magnetisme. Keterampilan bertanya dan keterampilan evaluasi siswa memberikan bukti keterampilan berpikir kritis yang muncul. Eco-MagneTech Playground sangat berpotensi sebagai alat alternatif untuk pembelajaran dan pengajaran sains berbasis buku teks tradisional. Tidak seperti pembelajaran berbasis kelas tradisional, Eco-MagneTech Playground mempromosikan pembelajaran aktif dan berpikir kritis di antara siswa sekolah dasar. Ini juga menawarkan guru pendekatan yang menarik untuk mengintegrasikan pendidikan STEM melalui lingkungan pembelajaran berbasis bermain. Rekomendasi lebih lanjut untuk penelitian di masa depan juga disarankan.
Berdasarkan hasil penelitian, Eco-MagneTech Playground menunjukkan potensi besar sebagai alat inovatif untuk mengintegrasikan pendidikan STEM dan keberlanjutan dalam pembelajaran sains di sekolah dasar.Prototipe ini berhasil meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep sains, dan keterampilan berpikir kritis.Lebih lanjut, prototipe ini memfasilitasi pembelajaran aktif dan berbasis bermain, yang memberikan alternatif menarik dari metode pembelajaran tradisional.Dengan demikian, Eco-MagneTech Playground dapat menjadi model yang menjanjikan untuk pengembangan lingkungan belajar yang inovatif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas Eco-MagneTech Playground dalam meningkatkan pemahaman konsep sains yang lebih kompleks, seperti energi terbarukan dan prinsip-prinsip fisika. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran yang terintegrasi dengan Eco-MagneTech Playground, yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah dasar. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari Eco-MagneTech Playground terhadap minat siswa dalam bidang STEM dan pengembangan keterampilan berpikir kritis mereka. Dengan menggabungkan saran-saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendekatan pembelajaran STEM yang inovatif dan efektif di sekolah dasar.
- A teaching intervention for magnetism using STEM in kindergarten - International Journal of Professional... doi.org/10.30935/ijpdll/13667A teaching intervention for magnetism using STEM in kindergarten International Journal of Professional doi 10 30935 ijpdll 13667
- The Assessment of the Fifth-Grade Students’ Science Critical Thinking Skills through Design-Based... doi.org/10.21449/ijate.744640The Assessment of the Fifth Grade StudentsAo Science Critical Thinking Skills through Design Based doi 10 21449 ijate 744640
- Malaysian Science Teachers' Needs for a design Thinking-Based STEM Module in year four Physical... ejournal.upsi.edu.my/index.php/JPSMM/article/view/11092Malaysian Science Teachers Needs for a design Thinking Based STEM Module in year four Physical ejournal upsi edu my index php JPSMM article view 11092
- Analysis of Critical Thinking, Creative Thinking and Problem Solving Skills on Elementary School Students:... doi.org/10.23960/jpmipa/v25i2.pp784-791Analysis of Critical Thinking Creative Thinking and Problem Solving Skills on Elementary School Students doi 10 23960 jpmipa v25i2 pp784 791
- Development of Science Teaching Materials Based on STEM: A Needs Analysis - IOPscience. development science... doi.org/10.1088/1742-6596/1823/1/012081Development of Science Teaching Materials Based on STEM A Needs Analysis IOPscience development science doi 10 1088 1742 6596 1823 1 012081
| File size | 256.24 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
POLMEDPOLMED Strategi pemasaran produk tabungan emas di PT Pegadaian (Persero) UPC BAJAK telah diterapkan melalui pendekatan bauran pemasaran 7P, mencakup produk, harga,Strategi pemasaran produk tabungan emas di PT Pegadaian (Persero) UPC BAJAK telah diterapkan melalui pendekatan bauran pemasaran 7P, mencakup produk, harga,
ABHINAYAABHINAYA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dasar Bintara Remaja Satker Direktorat Samapta Polda BengkuluKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dasar Bintara Remaja Satker Direktorat Samapta Polda Bengkulu
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
STTKAOSTTKAO Penelitian ini membahas metode dril dalam pembelajaran kibor untuk anak-anak di GBI Langensari Wonolopo Mijen Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untukPenelitian ini membahas metode dril dalam pembelajaran kibor untuk anak-anak di GBI Langensari Wonolopo Mijen Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk
IAIQHIAIQH Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pelajaran, minimnya pembiasaan nilai di luar kelas, dan resistensi sebagian siswa terhadap prosesAdapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pelajaran, minimnya pembiasaan nilai di luar kelas, dan resistensi sebagian siswa terhadap proses
BDKJAKARTABDKJAKARTA Metode penelitian yang digunakan pada riset ini adalah kuantitatif menggunakan memakai statistik inferensial parametrik. Sampel yang digunakan pada penelitianMetode penelitian yang digunakan pada riset ini adalah kuantitatif menggunakan memakai statistik inferensial parametrik. Sampel yang digunakan pada penelitian
UINSIUINSI Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari prasiklus dan siklus I di RA Al-Islamiyah Al-Khalidiyah Samarinda dengan subjekPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari prasiklus dan siklus I di RA Al-Islamiyah Al-Khalidiyah Samarinda dengan subjek
UNPATTIUNPATTI Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan kuesioner. Kriteria keberhasilan ditetapkan denganPenelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan kuesioner. Kriteria keberhasilan ditetapkan dengan
Useful /
STIAMISTIAMI The main factor we do have to figure out in judging someones work performance is satisfaction in work and work motivation. Satisfaction means having anThe main factor we do have to figure out in judging someones work performance is satisfaction in work and work motivation. Satisfaction means having an
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Berbagai tantangan ini memerlukan strategi inovatif supaya pendidikan agama Islam tetap relevan dan menarik bagi generasi muda. Penelitian ini mengidentifikasiBerbagai tantangan ini memerlukan strategi inovatif supaya pendidikan agama Islam tetap relevan dan menarik bagi generasi muda. Penelitian ini mengidentifikasi
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan simpulan.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan simpulan.
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Lingkungan internal sekolah yang dikaji meliputi aspek-aspek seperti budaya religius sekolah, keteladanan guru, kegiatan keagamaan rutin, serta pola interaksiLingkungan internal sekolah yang dikaji meliputi aspek-aspek seperti budaya religius sekolah, keteladanan guru, kegiatan keagamaan rutin, serta pola interaksi