UNSURYAUNSURYA
Jurnal Ilmiah Manajemen SURYA PASCA SCIENTIAJurnal Ilmiah Manajemen SURYA PASCA SCIENTIATujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang paling signifikan mempengaruhi kinerja karyawan di sebuah perusahaan listrik di Indonesia. Selain itu, penelitian ini akan menilai secara simultan dan independen dampak dari manajemen strategis dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Sampel penelitian dipilih secara acak menggunakan metode purposive sampling, dengan total 77 karyawan. Sebagai bagian dari metode pengumpulan data, kuesioner diberikan kepada karyawan yang dianggap cocok untuk penelitian. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan enam rumus (analisis korelasi, uji t, uji F, uji dominansi, analisis regresi linier berganda, dan koefisien determinasi (R2) menggunakan perangkat lunak SPSS 20. Temuan menunjukkan hubungan yang signifikan antara disiplin kerja dan Manajemen Strategis, baik secara individu maupun kolektif, dengan kinerja karyawan di perusahaan listrik di Indonesia. Korelasi positif terlihat pada koefisien regresi dengan nilai positif ( ) antara disiplin kerja dan Manajemen Strategis. Dengan kata lain, kedua elemen ini akan meningkatkan output karyawan di perusahaan listrik. Manajemen Strategis, dan kinerja karyawan memiliki korelasi yang kuat (r = 0,867) dan koefisien determinasi (0,752) di perusahaan listrik di Indonesia. Selain itu, disiplin kerja adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen strategis dan disiplin kerja memiliki pengaruh yang signifikan secara simultan dan parsial terhadap kinerja karyawan di perusahaan listrik di Indonesia.Hal ini berarti bahwa kinerja karyawan dapat ditingkatkan secara proporsional dengan tingkat manajemen strategis dan pemahaman karyawan tentang nilai disiplin kerja.Sebaliknya, kinerja yang buruk adalah hasil dari karyawan yang kurang memahami disiplin kerja dan kurang kompeten dalam pekerjaan mereka.Variabel Manajemen Strategis (X1) adalah variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja karyawan di perusahaan listrik di Indonesia dengan nilai beta standar absolut tertinggi.Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting bagi manajemen perusahaan listrik di Indonesia dalam upaya mereka untuk meningkatkan kinerja karyawan.Fakta bahwa manajemen strategis dan disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan secara simultan dan parsial terhadap kinerja karyawan menekankan kebutuhan untuk perhatian yang terfokus pada kedua faktor ini dalam perencanaan dan manajemen sumber daya manusia.Secara khusus, karena manajemen strategis muncul sebagai variabel yang paling dominan, perusahaan harus merumuskan dan menerapkan strategi yang jelas, dapat diukur, dan dikomunikasikan dengan baik di seluruh tingkat organisasi.Selain itu, meningkatkan pemahaman dan penerapan disiplin kerja karyawan harus diintegrasikan ke dalam budaya organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan profesional.Implementasi konsisten dari manajemen strategis dan disiplin kerja diyakini akan berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan berkelanjutan dari kinerja karyawan.
Untuk meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan listrik di Indonesia dapat mempertimbangkan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi hubungan antara manajemen strategis dan disiplin kerja dengan kinerja karyawan secara lebih mendalam. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam dan observasi langsung, untuk memahami dinamika internal organisasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi strategi yang jelas dan terukur dalam organisasi. Strategi ini dapat mencakup pelatihan dan pengembangan karyawan, serta penguatan budaya organisasi yang mendukung disiplin kerja dan manajemen strategis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode penilaian kinerja karyawan yang saat ini digunakan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengidentifikasi area perbaikan dan mengembangkan metode penilaian yang lebih adil dan akurat, yang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan.
| File size | 871.91 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Manajemen modal kerja syariah menawarkan pendekatan yang adil, etis, dan inklusif, melampaui efisiensi usaha untuk mencakup keberkahan dan pemerataan ekonomiManajemen modal kerja syariah menawarkan pendekatan yang adil, etis, dan inklusif, melampaui efisiensi usaha untuk mencakup keberkahan dan pemerataan ekonomi
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diunduh dari situs resmi BEI. Sampel purposifDengan pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diunduh dari situs resmi BEI. Sampel purposif
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Peraturan di hotel ini diterapkan secara menyeluruh, adil, dan adaptif, baik kepada tamu maupun karyawan. Bagi tamu, aturan disampaikan secara komunikatifPeraturan di hotel ini diterapkan secara menyeluruh, adil, dan adaptif, baik kepada tamu maupun karyawan. Bagi tamu, aturan disampaikan secara komunikatif
IJBLEIJBLE Berdasarkan hasil dan diskusi, studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi keuangan, manajemen modal kerja, dan ketahanan keuangan masing-masingBerdasarkan hasil dan diskusi, studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi keuangan, manajemen modal kerja, dan ketahanan keuangan masing-masing
NEWINERANEWINERA Kesimpulan menyoroti efektivitas Altman Z-Score sebagai alat prediktif, yang mampu memberikan peringatan dini tentang risiko keuangan di sektor asuransiKesimpulan menyoroti efektivitas Altman Z-Score sebagai alat prediktif, yang mampu memberikan peringatan dini tentang risiko keuangan di sektor asuransi
ARSILMEDIAARSILMEDIA Program KUR ini diluncurkan berdasarkan instruksi presiden Nomor 6 Tahun 2007. KUR dijalankan oleh beberapa bank, seperti BRI, BNI, dan Mandiri, dan menargetkanProgram KUR ini diluncurkan berdasarkan instruksi presiden Nomor 6 Tahun 2007. KUR dijalankan oleh beberapa bank, seperti BRI, BNI, dan Mandiri, dan menargetkan
UMPUMP Nilai R2 yang diperoleh adalah 0,888. Dapat disimpulkan bahwa fluktuasi harga dan ketersediaan bahan baku secara keseluruhan memiliki pengaruh sebesarNilai R2 yang diperoleh adalah 0,888. Dapat disimpulkan bahwa fluktuasi harga dan ketersediaan bahan baku secara keseluruhan memiliki pengaruh sebesar
UNTAG SMDUNTAG SMD Analisis Hutang Lancar menurun dari 6,32 kali (2013) menjadi 3,99 kali (2015). Perputaran kas, piutang, dan persediaan mengalami fluktuasi, tetapi pengelolaanAnalisis Hutang Lancar menurun dari 6,32 kali (2013) menjadi 3,99 kali (2015). Perputaran kas, piutang, dan persediaan mengalami fluktuasi, tetapi pengelolaan
Useful /
UNIBAUNIBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa arus kas operasi dan arus kas investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, serta secara simultan,Penelitian ini menyimpulkan bahwa arus kas operasi dan arus kas investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, serta secara simultan,
UNIBAUNIBA Strategi ini memastikan bahwa implementasi tidak hanya efektif tetapi juga minim risiko kegagalan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penerapan BPR berbasisStrategi ini memastikan bahwa implementasi tidak hanya efektif tetapi juga minim risiko kegagalan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penerapan BPR berbasis
ARSILMEDIAARSILMEDIA Melalui penelitian literatur dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi enam fungsi HRM yang berkontribusi terhadap kinerja: (1) rekrutmen dan seleksiMelalui penelitian literatur dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi enam fungsi HRM yang berkontribusi terhadap kinerja: (1) rekrutmen dan seleksi
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Hasil: Hasil penelitian setelah diuji didapatkan nilai mean pre test 13,98 dan nilai mean post test 21,00 makin tinggi nilai mean maka ada penurunan hotHasil: Hasil penelitian setelah diuji didapatkan nilai mean pre test 13,98 dan nilai mean post test 21,00 makin tinggi nilai mean maka ada penurunan hot