UNISDAUNISDA
LISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANLISTRA: JURNAL LINGUISTIK DAN SASTRA TERAPANPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep patriarki modern Naomi Wolf, menguraikan implikasi materialisme terhadap perempuan dan menganalisis konsep perempuan ideal menurut Naomi Wolf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Wujud data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa dan kalimat yang berkaitan dengan topik penelitian. Teknik penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik simak dan Teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis pada penelitian ini adalah metode informal. Hasil penelitian ini terdapat hal positif bagaimana kita mengintegrasikan nilai-nilai tradisional pada novel Hati Suhita karya Khilma Anis yang diajarkan oleh keluarga tentang kebebasan dan pilihan pribadi, namun masih tetap menghormati tradisi dan juga berusaha mencari cara untuk beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa mengorbankan nilai-nilai yang dianut.
Citra perempuan ideal dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis tercermin melalui tokoh Alina Suhita yang menghadapi tekanan patriarki modern, seperti standar kecantikan tidak realistis dan perjodohan yang diatur oleh keluarga tanpa memberi ruang bagi kebebasan pribadi.Meskipun mengalami kontrol sosial dan tantangan dalam pernikahan serta peran di pesantren, Alina digambarkan sebagai perempuan berdaya, berpendidikan, mandiri, dan cerdas.Tokoh Alina juga mencerminkan konsep perempuan ideal menurut Naomi Wolf dengan memiliki kecantikan fisik yang sesuai standar sosial—seperti hidung mancung, gigi gingsul, dan bulu mata lentik—serta kecerdasan dan kematangan ilmu yang membuatnya dihormati secara intelektual.
Pertama, perlu diteliti bagaimana representasi perempuan ideal dalam karya sastra lain dari penulis perempuan muslim di Indonesia dibandingkan dengan tokoh Alina Suhita, untuk melihat apakah ada pola serupa dalam penggabungan nilai keislaman, pendidikan tinggi, dan kepatuhan terhadap tradisi. Kedua, penting untuk mengkaji persepsi pembaca perempuan muda terhadap tokoh Alina Suhita, khususnya dalam konteks pencarian jati diri dan pengambilan keputusan hidup, guna memahami sejauh mana tokoh fiksi dapat memengaruhi pandangan hidup dan pilihan karier atau pernikahan. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang dinamika kekuasaan dalam rumah tangga tokoh perempuan pesantren dalam fiksi, terutama mengenai bagaimana mereka mempertahankan otoritas pribadi meski berada dalam struktur sosial yang sangat hierarkis, serta bagaimana mereka mentransformasi nilai-nilai agama untuk mendukung otonomi perempuan. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap hubungan kompleks antara agama, tradisi, dan feminisme dalam konteks lokal, serta memberi kontribusi pada pemahaman tentang perempuan Muslim modern yang berusaha menyeimbangkan identitas kultural dengan aspirasi pribadi dalam dunia yang masih didominasi oleh nilai patriarki.
| File size | 358.56 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UVAYABJMUVAYABJM Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, pelaksanaan recital, dan dokumentasi. PelaksanaanMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, pelaksanaan recital, dan dokumentasi. Pelaksanaan
UNISDAUNISDA Penelitian ini bertujuan menganalisis ketidakadilan gender terhadap perempuan dalam pernikahan dan perjuangan istri dalam menghadapi ketidakadilan tersebut.Penelitian ini bertujuan menganalisis ketidakadilan gender terhadap perempuan dalam pernikahan dan perjuangan istri dalam menghadapi ketidakadilan tersebut.
UNISDAUNISDA Konflik batin yang dialami tokoh mencakup perasaan takut, ragu, serta pencarian makna hidup, yang memunculkan pertanyaan tentang eksistensi diri dan identitas.Konflik batin yang dialami tokoh mencakup perasaan takut, ragu, serta pencarian makna hidup, yang memunculkan pertanyaan tentang eksistensi diri dan identitas.
UNISDAUNISDA Bahasa slang adalah bahasa yang digunakan oleh kalangan remaja untuk berkomunikasi dalam kelompok tertentu, namun belakangan ini mulai digunakan secaraBahasa slang adalah bahasa yang digunakan oleh kalangan remaja untuk berkomunikasi dalam kelompok tertentu, namun belakangan ini mulai digunakan secara
UNISDAUNISDA Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik yang menyoroti hubungan antara bahasa dan faktor sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptifPenelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik yang menyoroti hubungan antara bahasa dan faktor sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif
UNISDAUNISDA Siswa menerapkan sebagian besar aktivitas pembelajaran yang dirancang sesuai pendekatan kontekstual dan penggunaan media visual. Peningkatan nilai danSiswa menerapkan sebagian besar aktivitas pembelajaran yang dirancang sesuai pendekatan kontekstual dan penggunaan media visual. Peningkatan nilai dan
ISI DPSISI DPS Selain itu peserta juga memahami tentang teknik olah vokal, teknik penyajian, dan makna kidung sesuai dengan konteks upacara. Adapun luaran dari kegiatanSelain itu peserta juga memahami tentang teknik olah vokal, teknik penyajian, dan makna kidung sesuai dengan konteks upacara. Adapun luaran dari kegiatan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Unsur-unsur musikal dalam penyajian musik gamat dipengaruhi oleh budaya luar, musik Melayu Srumpun, dan budaya dari dalam secara timbal balik, bersumberUnsur-unsur musikal dalam penyajian musik gamat dipengaruhi oleh budaya luar, musik Melayu Srumpun, dan budaya dari dalam secara timbal balik, bersumber
Useful /
UncenUncen Ochratoxin A was dissolved in sodium bicarbonateand administered orally on seventh to fourteenth days of gestation at dosage of 0. 5, 1. 0, 1. 5 mg/kgOchratoxin A was dissolved in sodium bicarbonateand administered orally on seventh to fourteenth days of gestation at dosage of 0. 5, 1. 0, 1. 5 mg/kg
UNISDAUNISDA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis sinopsis pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Sungelebak, yang disebabkan oleh kurangnyaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis sinopsis pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Sungelebak, yang disebabkan oleh kurangnya
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Adanya polaritas dan estetika antara siliran dan musikalitas kêmpyung sebagai jenis kombinasi dua nada, dipandang oleh penulis sebagai dua titik menarikAdanya polaritas dan estetika antara siliran dan musikalitas kêmpyung sebagai jenis kombinasi dua nada, dipandang oleh penulis sebagai dua titik menarik
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Sedang ritme terdapat 7 jenis, yaitu ngumad, ngambang, ngantung, kesiab, imbuh nada, imbuh gatra, dan salah gatra. Pertama, terdokumentasi 10 jenis ubit-ubitanSedang ritme terdapat 7 jenis, yaitu ngumad, ngambang, ngantung, kesiab, imbuh nada, imbuh gatra, dan salah gatra. Pertama, terdokumentasi 10 jenis ubit-ubitan