SINERGISSINERGIS

ARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan

Imunisasi telah terbukti sebagai salah satu upaya kesehatan masyarakat yang sangat penting. Melalui imunisasi dapat menunjukkan keberhasilan yang besar karena merupakan usaha dalam mencegah penyakit menular dengan biaya yang tidak mahal. imunisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya tingkat pengetahuan, usia ibu, jenjang pendidikan, pekerjaan, jumlah anak dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Kecamatan Mumbulsari – Jember. Pada tahun 2015, Jawa Timur menyumbang kasus difteri terbesar (63%) dan belum memenuhi target SPM (Standart Pelayanan Minimal). Menurut profil kesehatan Kabupaten Jember 2014 dari 49 Puskesmas, terdapat 4 Puskesmas yang belum mencapai target UCI diantaranya adalah puskesmas Kalisat (92%), Pakusari (86%), Bangsalsari (86%) dan Mumbulsari (75%). Desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi 90 ibu yang memiliki anak bawah usia dua tahun. Setelah memakai rumus slovin didapatkan 73 responden sebagai sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan Imunisasi dasar lengkap 53 (73%) dan Imunisasi dasar tidak lengkap 20 (27%), dukungan keluarga baik 58 (79,5%), dukungan keluarga kurang 15 (20,5%). Uji analisa data menggunakan Spearman Rank dengan p-value 0,000< α 0,05 yang berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar Balita. Disarankan agar selanjutnya masyarakat yang mempunyai anak bawah dua tahun memberikan dukungan yang baik kepada ibu untuk pemberian imunisasi dasar lengkap.

Mayoritas ibu di Desa Mumbulsari menerima dukungan keluarga baik dalam pemberian imunisasi dasar lengkap, dan sebagian besar balita juga mendapatkan imunisasi dasar lengkap.Penelitian menemukan hubungan positif antara dukungan keluarga dan kelengkapan imunisasi dasar balita di wilayah tersebut.Hasil ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar di tingkat keluarga.

Untuk memperkuat peningkatan cakupan imunisasi dasar, perlu diselenggarakan program edukasi keluarga tentang pentingnya imunisasi secara terstruktur dan rutin melalui posyandu atau komunitas kesehatan setempat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat dalam memotivasi keluarga, serta menilai efektivitas intervensi berbasis teknologi informasi seperti aplikasi pengingat imunisasi. Akhirnya, studi masa depan sebaiknya memperhatikan variabel-variabel lain yang berpotensi memengaruhi imunisasi, misalnya kondisi ekonomi, akses kesehatan, dan persepsi risiko, untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif.

Read online
File size303.04 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test