UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY
Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian MasyarakatUMKM bidang kerajinan kayu memiliki tingkat bahaya kerja yang relatif tinggi karena intensitas penggunaan mesin, peralatan tajam, serta paparan debu halus dan kebisingan. Keterbatasan pengetahuan dan lemahnya penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya potensi kecelakaan di lingkungan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, kesadaran risiko, dan perilaku kerja aman para pekerja pengrajin kayu di Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, pre-test dan post-test, serta dokumentasi kegiatan. Pelatihan dilaksanakan pada 17–20 September 2025 dengan melibatkan sepuluh orang pengrajin kayu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait penggunaan alat pelindung diri, penerapan prosedur kerja yang aman, serta penataan lingkungan kerja yang lebih tertata.
Kegiatan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi UMKM pengrajin kayu di Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran peserta terhadap pentingnya penerapan prinsip keselamatan kerja.Peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan prosedur kerja yang aman, serta penataan lingkungan kerja yang lebih teratur.Selain itu, pelatihan ini turut mendorong terbentuknya komunikasi dan jejaring antar pengrajin, yang berpotensi memperkuat budaya keselamatan kerja secara kolektif.Secara keseluruhan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan bagi UMKM pengrajin kayu.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh penerapan K3 terhadap produktivitas dan efisiensi kerja UMKM pengrajin kayu. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang untuk mengukur keberlanjutan penerapan K3 di tempat kerja dan dampaknya terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan praktis K3 yang lebih aplikatif dan pendampingan implementasi di tempat kerja, serta kajian mengenai pengaruh budaya keselamatan kerja secara kolektif terhadap produktivitas dan keberlanjutan usaha.
| File size | 477.63 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode intervensi mencakup lima tahapan: assessment, perencanaan strategis, implementasi, monitoring, dan keberlanjutan. Program berfokus pada optimalisasiMetode intervensi mencakup lima tahapan: assessment, perencanaan strategis, implementasi, monitoring, dan keberlanjutan. Program berfokus pada optimalisasi
UM SURABAYAUM SURABAYA Model program PKM ini berpotensi untuk diperluas dan direplikasi pada sekolah lainnya, khususnya sekolah di sekitar SMAN 19 Bekasi, untuk mendukung transisiModel program PKM ini berpotensi untuk diperluas dan direplikasi pada sekolah lainnya, khususnya sekolah di sekitar SMAN 19 Bekasi, untuk mendukung transisi
UM SURABAYAUM SURABAYA Melalui program pengabdian kepada masyarakat, pelatihan pembuatan eco-enzyme tidak hanya meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga, tetapi juga membukaMelalui program pengabdian kepada masyarakat, pelatihan pembuatan eco-enzyme tidak hanya meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga, tetapi juga membuka
UM SURABAYAUM SURABAYA Pemasangan peta jalur evakuasi, rambu-rambu keselamatan, dan poster edukasi turut memperkuat pemahaman siswa terhadap tata cara penyelamatan diri. SosialisasiPemasangan peta jalur evakuasi, rambu-rambu keselamatan, dan poster edukasi turut memperkuat pemahaman siswa terhadap tata cara penyelamatan diri. Sosialisasi
UM SURABAYAUM SURABAYA Guru masih kesulitan mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan literasi numerasi. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahamanGuru masih kesulitan mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan literasi numerasi. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman
UM SURABAYAUM SURABAYA Pelatihan pengembangan handicraft yang dilaksanakan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra UKM Al Manshurien secara signifikan, khususnyaPelatihan pengembangan handicraft yang dilaksanakan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra UKM Al Manshurien secara signifikan, khususnya
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Hasil diperoleh bahwa Lingkungan kerja mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada pegawai Puskesmas Sukamenanti KabupatenHasil diperoleh bahwa Lingkungan kerja mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada pegawai Puskesmas Sukamenanti Kabupaten
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada RSUD Pasaman Barat. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis jalur denganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada RSUD Pasaman Barat. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis jalur dengan
Useful /
LMULMU Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan One Group pre-post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive samplingPenelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan One Group pre-post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode pelaksanaan dilakukan selama empat bulan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup tahapan sosialisasi, konfigurasi perangkat lunak, migrasiMetode pelaksanaan dilakukan selama empat bulan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup tahapan sosialisasi, konfigurasi perangkat lunak, migrasi
STISASABANGSTISASABANG The findings indicate that Islamic Religious Education plays a fundamental role in internalizing religious values through cognitive, affective, and psychomotorThe findings indicate that Islamic Religious Education plays a fundamental role in internalizing religious values through cognitive, affective, and psychomotor
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Motivasi Berprestasi tidak memediasi Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan. Motivasi Berprestasi tidak memediasi Budaya Organisasi terhadapMotivasi Berprestasi tidak memediasi Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan. Motivasi Berprestasi tidak memediasi Budaya Organisasi terhadap