INASNACCINASNACC
Jurnal neuroanestesi indonesiaJurnal neuroanestesi indonesiaPerdarahan intrakranial (ICH) mendeskripsikan perdarahan parenkim non-traumatik yang disebabkan oleh ruptur pembuluh darah otak, menyumbang 20–30% dari semua kasus stroke. ICH akan menyebabkan kompresi pada jaringan otak di sekitarnya, yang pada akhirnya mengakibatkan peningkatan tekanan intrakranial. Kraniektomi dekompresif (DC) secara efektif mengurangi tekanan intrakranial. Cedera miokard didefinisikan sebagai peningkatan kadar troponin jantung dengan atau tanpa gejala iskemik terkait. Kasus ini melibatkan seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun yang dirawat di ICU setelah menjalani evakuasi hematoma kraniotomi darurat karena ICH spontan. Setelah 52 jam perawatan, pasien ditemukan mengalami takikardia ventrikel (VT) pada monitor dan gelisah. Pasien juga diketahui memiliki komorbiditas hipertensi. Pada EKG 12-sadapan, kami menemukan NSTEMI, dan kadar Troponin I diukur sebesar 453,0 ng/L (positif). Pasien ini diobati dengan antikoagulan, antiplatelet, dan statin, dengan pemantauan EKG setiap hari. Pada hari ke-6, pasien dipindahkan ke High Care Unit (HCU). Cedera Miokard Setelah Bedah Non-Jantung (MINS) didefinisikan oleh peningkatan konsentrasi troponin jantung pascaoperasi, dengan atau tanpa gejala atau tanda penyerta. Kondisi ini biasanya terjadi dalam 30 hari setelah operasi. Penanganan MINS melibatkan penggunaan antikoagulan dan terapi antiplatelet. Terapi antikoagulan harus dipertimbangkan antara manfaat dan risiko perdarahan ulang pascaoperasi. MINS adalah kondisi langka namun dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian 30 hari. Pendekatan pengobatan multidisiplin dan upaya tim yang terkoordinasi sangat penting untuk meningkatkan hasil pasien dengan kondisi ini.
Kerusakan miokard, yang ditandai dengan peningkatan kadar troponin selama fase perioperatif bedah non-jantung, berhubungan dengan luaran yang buruk.Meskipun Cedera Miokard Setelah Bedah Non-Jantung (MINS) jarang terjadi dan seringkali tanpa gejala iskemik, pemantauan troponin rutin dalam 48 jam pertama pascaoperasi dapat bermanfaat karena MINS berkaitan dengan risiko kematian 30 hari yang lebih tinggi.Oleh karena itu, pendekatan pengobatan multidisiplin dan pertimbangan cermat terhadap terapi antikoagulan, menimbang manfaat dan risiko perdarahan ulang pada pasien pasca-kraniotomi dengan MINS, sangat penting untuk meningkatkan hasil pasien.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai cara terbaik untuk mendeteksi cedera jantung setelah operasi non-jantung (MINS), terutama pada pasien yang menjalani operasi otak seperti kraniotomi akibat pendarahan di otak. Mengingat banyak pasien MINS tidak menunjukkan gejala jelas, perlu diinvestigasi apakah ada jadwal pemeriksaan troponin yang paling efektif dan hemat biaya untuk menemukan MINS secara dini, baik itu pemeriksaan rutin untuk semua atau hanya pada kelompok berisiko tinggi. Selain itu, ada tantangan besar dalam memberikan obat pengencer darah (antikoagulan) kepada pasien pasca-kraniotomi yang mengalami MINS karena risiko pendarahan ulang di otak. Oleh karena itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan pedoman atau alat penilaian risiko yang lebih akurat untuk membantu dokter memutuskan kapan dan jenis antikoagulan apa yang paling aman dan efektif diberikan pada kondisi tersebut, mempertimbangkan keseimbangan antara mencegah komplikasi jantung dan menghindari pendarahan otak. Terakhir, meskipun studi ini membahas risiko kematian dalam 30 hari, masih belum jelas bagaimana MINS memengaruhi pemulihan jangka panjang pasien neurobedah, seperti kualitas hidup atau fungsi kognitif. Studi lanjutan bisa meneliti dampak MINS pada hasil jangka panjang ini, untuk memahami beban penyakit secara menyeluruh dan mengembangkan strategi perawatan yang lebih komprehensif setelah pasien keluar dari rumah sakit.
- Prognosis of Myocardial Injury After Non-Cardiac Surgery in Adults Aged Younger Than 45 Years. prognosis... jstage.jst.go.jp/article/circj/85/11/85_CJ-21-0106/_articlePrognosis of Myocardial Injury After Non Cardiac Surgery in Adults Aged Younger Than 45 Years prognosis jstage jst go jp article circj 85 11 85 CJ 21 0106 article
- Park and Lee: Myocardial injury in noncardiac surgery. myocardial injury noncardiac surgery home submission... ekja.org/journal/view.php?doi=10.4097/kja.21372Park and Lee Myocardial injury in noncardiac surgery myocardial injury noncardiac surgery home submission ekja journal view php doi 10 4097 kja 21372
- DOI Name 10.3389 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix frontiers research... doi.org/10.3389DOI Name 10 3389 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix frontiers research doi 10 3389
| File size | 318.85 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Terapi ini sudah dikenal oleh terapis maupun tenaga kesehatan namun pada beberapa rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ROM ExerciseTerapi ini sudah dikenal oleh terapis maupun tenaga kesehatan namun pada beberapa rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ROM Exercise
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Diharapkan hasil penelitian ini, ROM Exercise bisa dijadikan petugas kesehatan sebagai salah satu tindakan perawatan yang efektif untuk pasien stroke yangDiharapkan hasil penelitian ini, ROM Exercise bisa dijadikan petugas kesehatan sebagai salah satu tindakan perawatan yang efektif untuk pasien stroke yang
JURNALBIKESJURNALBIKES Peran caregiver dalam merawat pasien skizofrenia bermanfaat pada tingkat kesembuhan, kemandirian serta kualitas hidup yang baik. Tujuan penelitian: memberikanPeran caregiver dalam merawat pasien skizofrenia bermanfaat pada tingkat kesembuhan, kemandirian serta kualitas hidup yang baik. Tujuan penelitian: memberikan
MALAHAYATIMALAHAYATI Setelah dilakukan intervensi dengan pendekatan keluarga didapatkan peningkatan pengetahuan ibu pasien mengenai tinea corporis, dan secara sederhana padaSetelah dilakukan intervensi dengan pendekatan keluarga didapatkan peningkatan pengetahuan ibu pasien mengenai tinea corporis, dan secara sederhana pada
JURNALBIKESJURNALBIKES Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode Accidental Sampling yang melibatkan 42 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakanDesain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode Accidental Sampling yang melibatkan 42 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Perawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategiPerawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategi
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p-value = 0. 05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan penyembuhanBerdasarkan uji statistik didapatkan nilai p-value = 0. 05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan penyembuhan
URECOLURECOL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks di Asia Tenggara dengan menggunakan metode literatur review.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks di Asia Tenggara dengan menggunakan metode literatur review.
Useful /
STIALANSTIALAN Berikut adalah kesimpulan yang dibuat dalam 3 kalimat dalam bahasa Indonesia formal akademik. Korupsi jual beli jabatan merupakan tantangan serius bagiBerikut adalah kesimpulan yang dibuat dalam 3 kalimat dalam bahasa Indonesia formal akademik. Korupsi jual beli jabatan merupakan tantangan serius bagi
STIALANSTIALAN Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab belum optimalnya kualitas laporan keuangan pada INAP Timor-Leste dan merumuskan strategi peningkatanPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab belum optimalnya kualitas laporan keuangan pada INAP Timor-Leste dan merumuskan strategi peningkatan
SUBSETSUBSET Hasil analisis menunjukkan bahwa pada motivasi awal, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen, dengan signifikansi >Hasil analisis menunjukkan bahwa pada motivasi awal, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen, dengan signifikansi >
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Metode dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 153 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakanMetode dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 153 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan