USMUSM
TEMATIKTEMATIKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK N 1 Bawen dalam pengolahan pangan melalui penyuluhan pembuatan nata dan diversifikasi produk olahannya. Pelaksanaan dimulai dengan observasi kebutuhan mitra dan koordinasi penyusunan program pelatihan serta penyediaan bahan edukatif berupa leaflet proses produksi nata. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, dan diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan awal siswa masih rendah terkait bahan baku pembuatan nata, kandungan gizi, proses pembuatan, serta diversifikasi produk. Sebanyak 75% siswa belum mengetahui bahwa nata dapat dibuat dari berbagai bahan selain air kelapa, 80% belum mengetahui kandungan gizi nata, 82% belum memahami proses pembuatannya, dan 85% belum mengenal diversifikasi produk berbasis nata. Setelah kegiatan penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan pengetahuan siswa dengan persentase pemahaman menjadi 92% pada aspek bahan baku, 90% kandungan gizi, 94% proses pembuatan, dan 91% diversifikasi produk. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berhasil meningkatkan kompetensi siswa dalam pengolahan pangan, khususnya pemanfaatan nata sebagai produk bernilai tambah dan berpotensi dikembangkan sebagai peluang inovasi kewirausahaan.
Kegiatan penyuluhan pembuatan nata dan diversifikasi produk olahannya di SMK N 1 Bawen memberi dampak positif pada peningkatan pengetahuan siswa tentang pengolahan pangan.Evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada semua aspek.bahan baku, kandungan gizi, proses produksi, dan diversifikasi produk nata.Setelah pelatihan, lebih dari 89% siswa memahami variasi bahan dasar, tahapan proses, nilai gizi, serta produk inovatif berbasis nata.Hal ini membuktikan efektivitas metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan media pendukung lainnya dalam meningkatkan kompetensi pengolahan pangan di kalangan siswa SMK.
Pertama, penelitian lanjutan dapat menggali pengembangan modul praktikum berbasis teknologi digital seperti video interaktif untuk mendukung pembelajaran kompetensi nata di kelas. Kedua, studi dapat memfokuskan pada pengukuran dampak jangka panjang penerapan produk nata inovatif terhadap peluang kewirausahaan siswa, termasuk analisis pasar dan model bisnis. Ketiga, kajian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengevaluasi kombinasi bahan baku lokal sebagai substrat nata guna meningkatkan nilai gizi dan diversifikasi produk, serta menilai potensi skala produksi di tingkat sekolah atau komunitas.
| File size | 309.18 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM peningkatan jumlah tahu menjadi 45,33% serta peningkatan jumlah sangat tahu menjadi 7%. Kegiatan sosialisasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuanpeningkatan jumlah tahu menjadi 45,33% serta peningkatan jumlah sangat tahu menjadi 7%. Kegiatan sosialisasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan
USMUSM Data ini mengindikasikan bahwa metode sosialisasi yang diterapkan sangat efektif dalam transfer informasi, menegaskan keberhasilan program dalam meningkatkanData ini mengindikasikan bahwa metode sosialisasi yang diterapkan sangat efektif dalam transfer informasi, menegaskan keberhasilan program dalam meningkatkan
USMUSM Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan bagaimana penerapan tentang konsep pemasaran produk melalui marketing online bagi pelaku UMKM di Desa BrambangTujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan bagaimana penerapan tentang konsep pemasaran produk melalui marketing online bagi pelaku UMKM di Desa Brambang
USMUSM Sebelum pelatihan, siswa menjalani Pre-Test dan setelahnya Post-Test untuk mengukur pemahaman. Nilai rata‑rata Pre-Test 47,72, Post-Test 88,28, sehinggaSebelum pelatihan, siswa menjalani Pre-Test dan setelahnya Post-Test untuk mengukur pemahaman. Nilai rata‑rata Pre-Test 47,72, Post-Test 88,28, sehingga
USMUSM Pelatihan yang diberikan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa, terbukti dari peningkatan persentase pemahaman dari 3,3% menjadi 95,8% melaluiPelatihan yang diberikan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa, terbukti dari peningkatan persentase pemahaman dari 3,3% menjadi 95,8% melalui
USMUSM Raya Soekarno Hatta, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Mitra dipilih karena mempunyai program keahlian Tata Boga, dan kegiatan ini relevanRaya Soekarno Hatta, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Mitra dipilih karena mempunyai program keahlian Tata Boga, dan kegiatan ini relevan
USMUSM Selain aspek teknis, siswa juga diberikan penyuluhan mengenai istilah bahasa Inggris yang berkaitan dengan industri daging dan hasil pertanian, guna meningkatkanSelain aspek teknis, siswa juga diberikan penyuluhan mengenai istilah bahasa Inggris yang berkaitan dengan industri daging dan hasil pertanian, guna meningkatkan
UNIKOMUNIKOM Desain ini akan meningkatkan nilai perusahaan manufaktur, saham, harga pasar, dan pendapatan. Namun, pemahaman situasi pasar dapat membantu desainer dalamDesain ini akan meningkatkan nilai perusahaan manufaktur, saham, harga pasar, dan pendapatan. Namun, pemahaman situasi pasar dapat membantu desainer dalam
Useful /
USMUSM Pendekatan learning by doing memberikan pengalaman langsung kepada peserta sehingga mampu mempercepat proses transfer pengetahuan dan meningkatkan pemahamanPendekatan learning by doing memberikan pengalaman langsung kepada peserta sehingga mampu mempercepat proses transfer pengetahuan dan meningkatkan pemahaman
IAIM NU METRO LAMPUNGIAIM NU METRO LAMPUNG Pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil (ASN) di Indonesia adalah masalah yang tidak hanya memengaruhi pemerintah pusat, tetapi juga tantangan seriusPelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil (ASN) di Indonesia adalah masalah yang tidak hanya memengaruhi pemerintah pusat, tetapi juga tantangan serius
USMUSM Pelatihan mencakup teori pascapanen, potensi nutrisi daun kelor, serta praktik pembuatan es krim sebagai diversifikasi pangan lokal. Evaluasi menunjukkanPelatihan mencakup teori pascapanen, potensi nutrisi daun kelor, serta praktik pembuatan es krim sebagai diversifikasi pangan lokal. Evaluasi menunjukkan
UNIKOMUNIKOM Di India, penerapan digitalisasi dimulai dari masyarakat cashless, sistem keamanan digital, hingga Digital Locker yang menyimpan data secara elektronikDi India, penerapan digitalisasi dimulai dari masyarakat cashless, sistem keamanan digital, hingga Digital Locker yang menyimpan data secara elektronik