USMUSM

TeknikaTeknika

Manajemen Konstruksi (MK) secara konseptual memiliki peran strategis sejak tahap perencanaan proyek konstruksi sebagai wakil pemilik (owners representative). Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa keterlibatan MK masih didominasi pada tahap pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mendorong dominasi keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan serta mengkaji implikasinya terhadap efektivitas manajemen proyek konstruksi gedung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner terhadap 23 responden yang terdiri atas owner, konsultan perencana, konsultan manajemen konstruksi, dan kontraktor di Kota Semarang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Relative Importance Index (RII). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan memiliki nilai mean tertinggi sebesar ±4,45 dengan RII ±0,89, yang dikategorikan sangat penting. Faktor utama yang mendorong dominasi tersebut adalah kebiasaan pemilik proyek, persepsi bahwa MK hanya dibutuhkan saat pelaksanaan, serta keterbatasan pemahaman terhadap peran strategis MK sejak tahap perencanaan. Meskipun keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan berdampak positif terhadap pengendalian mutu, waktu, dan koordinasi, keterlambatan pelibatan MK menimbulkan kendala berupa lemahnya koordinasi awal dan ketidaksinkronan ini merekomendasikan reposisi peran MK agar dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan proyek konstruksi gedung.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan Manajemen Konstruksi pada proyek konstruksi gedung masih didominasi pada tahap pelaksanaan.Dominasi tersebut didorong oleh kebiasaan pemilik proyek, persepsi terhadap peran MK, serta keterbatasan pemahaman mengenai fungsi strategis MK sejak tahap perencanaan.Meskipun keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan memberikan dampak positif terhadap kinerja proyek, keterlambatan pelibatan MK menimbulkan berbagai kendala yang mengurangi efektivitas manajemen proyek.Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan reposisi peran MK agar dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan.Keterlibatan awal MK diharapkan dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat pengelolaan risiko, serta meminimalkan permasalahan pada tahap pelaksanaan proyek konstruksi gedung.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman mengenai peran manajemen konstruksi dalam proyek konstruksi gedung. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi secara spesifik dampak keterlibatan MK sejak tahap perencanaan terhadap efektivitas pengendalian biaya proyek. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan proyek-proyek yang melibatkan MK sejak awal dengan proyek-proyek yang keterlibatannya baru dimulai pada tahap pelaksanaan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan motivasi pemilik proyek dalam menentukan waktu dan tingkat keterlibatan MK. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor ini dapat membantu merumuskan strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran MK sejak awal. Ketiga, penelitian eksperimen dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai model keterlibatan MK pada tahap perencanaan, misalnya dengan membandingkan model yang melibatkan MK secara penuh dengan model yang melibatkan MK secara terbatas. Hasil penelitian ini dapat memberikan panduan praktis bagi pemilik proyek dalam memilih model keterlibatan MK yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik proyek mereka.

  1. Explanatory Survey dalam Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif | Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer.... doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1953Explanatory Survey dalam Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer doi 10 47709 jpsk v3i01 1953
  2. Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan Desain dan Pengaruhnya terhadap Cost overrun Proyek... talentasipil.unbari.ac.id/index.php/talenta/article/view/666Analisis Faktor Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan Desain dan Pengaruhnya terhadap Cost overrun Proyek talentasipil unbari ac index php talenta article view 666
Read online
File size246.13 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test