PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiPena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiDelik penghinaan terhadap Tuhan (blasphemy) dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia saat ini belum diatur secara eksplisit, namun pelaksanaannya dapat dikonstruksi melalui Pasal 156 dan Pasal 156a KUHP. Dalam Konsep KUHP tahun 2012, delik penghinaan terhadap Tuhan telah dirumuskan secara jelas. Di sejumlah negara asing, ada yang secara tegas merumuskan blasphemy dalam kitab undang-undang hukum pidana mereka (seperti Belanda dan Finlandia), namun ada pula yang tidak merumuskan secara eksplisit (seperti Belgia dan Brunei Darussalam), meskipun tindak pidana tersebut tetap dapat dikriminalisasi melalui pasal terkait penghinaan atau penodaan kehidupan keagamaan.
Delik penghinaan terhadap Tuhan dalam KUHP saat ini belum diatur secara eksplisit, namun untuk penerapan terhadap perbuatan yang terjadi dapat dikonstruksikan dalam Pasal 156 dan Pasal 156a KUHP.Dalam Konsep KUHP tahun 2012, delik penghinaan terhadap Tuhan (blasphemy) telah diatur secara jelas.Di beberapa negara asing, ada yang secara tegas merumuskan blasphemy dalam hukum pidananya, namun ada juga yang tidak merumuskan secara eksplisit meskipun tetap dapat dikriminalisasi melalui pasal yang terkait dengan penghinaan terhadap agama atau kehidupan keagamaan.
Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana efektivitas penerapan konstruksi hukum melalui Pasal 156 dan 156a KUHP dalam menangani kasus penghinaan terhadap Tuhan, mengingat belum adanya rumusan eksplisit dalam KUHP saat ini. Kedua, penting untuk mengkaji dampak sosial dan hukum dari pengaturan eksplisit blasphemy dalam Konsep KUHP 2012, khususnya terhadap kebebasan berekspresi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif mendalam terhadap negara-negara yang tidak memiliki pasal khusus tentang blasphemy namun tetap mampu menindak tindakan tersebut melalui pasal penghinaan umum atau gangguan ketertiban, untuk melihat kemungkinan penerapan pendekatan serupa dalam konteks hukum Indonesia yang pluralis.
| File size | 409.7 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
4141 708.062,35/periode produksi. Faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ikan nila dan ikan mas adalah benih ikan, pupuk, dan pakan. Penelitian ini menyimpulkan708.062,35/periode produksi. Faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ikan nila dan ikan mas adalah benih ikan, pupuk, dan pakan. Penelitian ini menyimpulkan
UMGUMG Benih ikan nila dipelihara selama 30 hari dengan padat tebar 10 ekor pada setiap wadah pemeliharaan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan beratBenih ikan nila dipelihara selama 30 hari dengan padat tebar 10 ekor pada setiap wadah pemeliharaan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat
UMGUMG 4 g/fish. Supported by the results of water quality parameters including Temperature 28. 2 0C -28. 8 0C, pH 7. 8-9 and Dissolved Oxygen (DO) 5. 7-9 ppm.4 g/fish. Supported by the results of water quality parameters including Temperature 28. 2 0C -28. 8 0C, pH 7. 8-9 and Dissolved Oxygen (DO) 5. 7-9 ppm.
4141 Hasil analisis menunjukkan bahwa model yang tepat untuk menentukan tingkat pemanfaatan dan status penangkapan adalah model Walter-Hilborn cara kedua, yangHasil analisis menunjukkan bahwa model yang tepat untuk menentukan tingkat pemanfaatan dan status penangkapan adalah model Walter-Hilborn cara kedua, yang
4141 Sementara itu, penurunan tangkapan non-target dan indeks keanekaragaman spesies mengindikasikan peningkatan spesifisitas alat serta kemungkinan tekananSementara itu, penurunan tangkapan non-target dan indeks keanekaragaman spesies mengindikasikan peningkatan spesifisitas alat serta kemungkinan tekanan
4141 Metode analisis yang digunakan meliputi analisis pendapatan, rasio return cost (R/C), rasio benefit cost (B/C), dan analisis break-even point (BEP). TotalMetode analisis yang digunakan meliputi analisis pendapatan, rasio return cost (R/C), rasio benefit cost (B/C), dan analisis break-even point (BEP). Total
4141 Terdapat tiga pola saluran pemasaran di PPI Ujong Baroh, yaitu melalui pengecer, pedagang keliling, dan langsung ke konsumen. Saluran pemasaran yang palingTerdapat tiga pola saluran pemasaran di PPI Ujong Baroh, yaitu melalui pengecer, pedagang keliling, dan langsung ke konsumen. Saluran pemasaran yang paling
UMGUMG Salah satu tumbuhan laut yang dapat digunakan sebagai bioindikator pencemaran air adalah lamun. Lamun berada di kolom air dan bagian-bagian tubuhnya berinteraksiSalah satu tumbuhan laut yang dapat digunakan sebagai bioindikator pencemaran air adalah lamun. Lamun berada di kolom air dan bagian-bagian tubuhnya berinteraksi
Useful /
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Perlakuan C dengan salinitas media 10 ppt memberikan efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi, yaitu 85,95%, sementara efisiensi pemanfaatan terendah terdapatPerlakuan C dengan salinitas media 10 ppt memberikan efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi, yaitu 85,95%, sementara efisiensi pemanfaatan terendah terdapat
4141 Ikan nila merah (Oreochromis niloticus) adalah ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan mudah dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untukIkan nila merah (Oreochromis niloticus) adalah ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan mudah dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk
4141 Pendekatan ini menggambarkan preferensi habitat, hubungan antara kedalaman air dan aktivitas kepiting, serta potensi substrat berlumpur dan vegetasi mangrovePendekatan ini menggambarkan preferensi habitat, hubungan antara kedalaman air dan aktivitas kepiting, serta potensi substrat berlumpur dan vegetasi mangrove
ILOMATAILOMATA Sampel penelitian adalah perusahaan BUMN yang terdaftar di IDX yang memenuhi seluruh kriteria penelitian ini dan dipilih menggunakan purposive sampling.Sampel penelitian adalah perusahaan BUMN yang terdaftar di IDX yang memenuhi seluruh kriteria penelitian ini dan dipilih menggunakan purposive sampling.