UMSUMS

Jurnal Berita Ilmu KeperawatanJurnal Berita Ilmu Keperawatan

Pandemi COVID-19 menjadi tantangan dalam dunia kerja dan pendidikan karena diharuskan mengubah segala aktivitas dari tatap muka menjadi sistem jarak jauh dengan sistem daring berbasis internet dan teknologi. Aktivitas daring ini menyebabkan peningkatan eksposur terhadap layar digital seperti komputer dan ponsel di masyarakat. Menatap layar digital seringkali membuat mata bekerja lebih keras, tuntutan visual yang tinggi dari tampilan layar digital ini membuat mata menjadi rentan terhadap berbagai gejala yang mengarah pada masalah penglihatan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan yoga okuler terhadap kelelahan mata (eye fatigue) dan peningkatan kesehatan mata. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang berfokus pada intervensi yoga okuler dalam mengatasi kelelahan mata dan memelihara kesehatan mata dengan database berupa PubMed, Wiley, Proquest, dan Google Scholar yang diterbitkan pada tahun 2015–2020. Melalui review terhadap 8 artikel terpilih, didapatkan hasil bahwa latihan yoga okuler memberikan manfaat berupa mengurangi kelelahan mata, merilekskan pikiran, mencegah gejala astenopia, meningkatkan efisiensi motilitas otot mata dan fungsi penglihatan binokuler, serta mengurangi tekanan intraokular pada pasien glaukoma. Melalui review tersebut terlihat bahwa latihan yoga okuler dapat mencegah gangguan penglihatan dan menjaga kesehatan mata di masa new normal.

Latihan yoga okuler terbukti mengurangi kelelahan mata dan meningkatkan fungsi penglihatan binokuler melalui peningkatan efisiensi otot motilitas mata, serta mengurangi prevalensi dan insidensi kelelahan mata.Berdasarkan hasil kajian dari delapan jurnal utama, semua menunjukkan efek positif setelah melakukan yoga okuler, sehingga latihan ini dapat dipertimbangkan sebagai intervensi terapeutik dan nonfarmakologis untuk mengurangi gejala astenopia serta meringankan keparahan kelelahan mata.Intervensi ini direkomendasikan untuk masalah kesehatan mata ringan, tidak menimbulkan efek samping, dan dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dalam menjaga kesehatan mata di era new normal.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas yoga okuler secara jangka panjang terhadap kesehatan mata pada populasi yang sering menggunakan perangkat digital secara intensif, seperti pelajar dan pekerja kantoran, guna mengetahui apakah manfaatnya bersifat tahan lama atau hanya sementara. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi yoga okuler ke dalam rutinitas harian melalui aplikasi digital atau program sekolah secara terstruktur dapat meningkatkan kepatuhan dan dampak klinisnya dibandingkan pelatihan mandiri tanpa panduan. Ketiga, penting untuk meneliti variasi durasi, frekuensi, dan kombinasi gerakan dalam sesi yoga okuler guna mengidentifikasi protokol pelatihan yang paling optimal dalam mengurangi gejala digital eye strain pada kelompok usia dan kondisi mata yang berbeda-beda.

Read online
File size932.82 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test