ICIICI

Jurnal Ilmiah Citra KebidananJurnal Ilmiah Citra Kebidanan

Stunting merupakan masalah kesehatan global yang serius dan menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak di seluruh dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Di Maluku kasus stunting meningkat terutama di wilayah kerja Puskesmas Belakang Soya Kota Ambon, kasus stunting terus meningkat setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman ibu dalam 1000 hari pertama kehidupan anak yang dihadapi ketika merawat anak yang mengalami stunting. Tujuan penelitian ini adalah pengalaman pola asuh ibu dalam 1000 hari pertama kehidupan anak ketika merawat anak yang mengalami stunting dengan melihat Nutrisi Ibu Selama Hamil, pemberian ASI Eksklusif, serta praktik Pemberian Makan (MP-ASI) di Wilayah Kerja Puskesmas Belakang Soya Kota Ambon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan sebanyak 10 ibu dengan anak yang mengalami stunting. Penelitian ini dilakukan dari bulan september hingga november 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 dimensi yang diteliti, yaitu pengalaman 1000 hari pertama kehidupan anak meliputi nutrisi ibu selama hamil, ditemukan bahwa sebagian ibu memiliki pola makan yang tidak baik selama kehamilan, kurang memberikan ASI eksklusif, serta memberikan makanan yang tidak bergizi dalam praktik pemberian makan (MP-ASI). Kesimpulan penelitian ini adalah peran ibu selama 1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting, terutama dalam pemenuhan nutrisi selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, dan MP-ASI yang sesuai.

Peran ibu selama 1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting, terutama dalam pemenuhan nutrisi selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, dan MP-ASI yang sesuai.Kurangnya pemenuhan ASI Eksklusif dapat memperburuk kondisi ini karena tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan selama 6 bulan pertama kehidupannya.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pola asuh ibu terhadap anak stunting, seperti tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, dan akses terhadap informasi kesehatan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana kondisi sosial ekonomi dapat menjadi penghambat atau pendorong dalam upaya meningkatkan kualitas pola asuh. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengidentifikasi secara lebih akurat hubungan antara pola asuh ibu pada masa kehamilan dan perkembangan anak di kemudian hari. Dengan mengikuti perkembangan anak secara longitudinal, peneliti dapat melihat dampak jangka panjang dari pola asuh terhadap tumbuh kembang anak. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory dapat dilakukan untuk mengembangkan model intervensi pola asuh yang efektif dan sesuai dengan konteks budaya masyarakat setempat. Melalui pendekatan ini, peneliti dapat menggali lebih dalam mengenai persepsi, nilai, dan praktik pola asuh yang dianut oleh ibu, sehingga intervensi yang dirancang dapat lebih relevan dan mudah diterima oleh masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pola asuh ibu terhadap anak stunting, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk mencegah dan mengatasi masalah stunting di Indonesia.

Read online
File size390.8 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test