169169
AWILARASAWILARASSekaten atau Muludan merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bunyi gamelan dikumandangkan di tiga kota yang memiliki sejarah kerajaan bercorak Islam-Jawa seperti Surakarta, Yogyakarta, dan Cirebon. Semua perangkat gamelan di ketiga kota tersebut menggunakan sistem nada mirip laras pelog pada karawitan Jawa pada umumnya. Meskipun terdengar seperti laras pelog, nada-nada yang ada di setiap perangkat gamelan tersebut sama sekali berbeda. Oleh karena itu, diperlukan sebuah kajian khusus tentang pengukuran frekuensi dan jangkah nada yang dilakukan dengan metode deskripsi analitis dan pendekatan etnomusikologi.. . Hasil pengukuran frekuensi dan jangkah nada menghasilkan pengetahuan bahwa: (1) Perbedaan sistem nada mirip laras pelog terletak pada karakteristik, rasa, dan nuansa yang dihasilkan; (2) Ada beberapa perangkat gamelan yang rentang nada atau ambitusnya sangat sulit ditirukan oleh suara sopran manusia; dan (3) Pada sepasang gamelan di tiap kota yang sama, memiliki karakteristik, rasa, dan nuansa yang berbeda juga yang diakibatkan oleh adanya perbedaan frekuensi nada dari masing-masing instrumen. Catatan mengenai data musikal ini merupakan arsip penting bagi peneliti dan praktisi di bidang ilmu Etnomusikologi, Karawitan, maupun Musikologi di Nusantara.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa laras pelog gamelan sekaten di Surakarta maupun di Yogyakarta berbeda dengan laras pelog pada umumnya, dipengaruhi oleh jangkah nada dan gembyang yang khas.Gamelan Kiai Gunturmadu di kedua kota memiliki pitch yang lebih rendah dibandingkan pasangannya, dan ambitus suara yang dihasilkan tidak sesuai dengan rentang suara manusia.Gamelan sekati di Cirebon menunjukkan perbedaan signifikan, dengan pitch yang lebih tinggi untuk ricikan balungannya dan jangkah panjang nada yang berbeda dari gamelan sekaten lainnya.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai pengaruh faktor sosio-kultural terhadap perkembangan sistem nada pada gamelan sekaten di masing-masing daerah, termasuk peran abdi dalem dan tradisi lokal. Selain itu, studi komparatif yang lebih luas dapat dilakukan dengan melibatkan perangkat gamelan sekaten dari daerah lain di Jawa atau bahkan di luar Jawa untuk mengidentifikasi variasi dan persamaan dalam sistem nada dan tuning. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model digitalisasi sistem nada gamelan sekaten, yang memungkinkan pelestarian dan reproduksi suara gamelan secara akurat, serta memfasilitasi pembelajaran dan apresiasi musik gamelan bagi generasi mendatang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya khazanah pengetahuan tentang musik tradisional Indonesia dan melestarikan warisan budaya bangsa.
| File size | 365.32 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMADURAUINMADURA Inisiatif yang mereka ambil untuk menjaga identitas agama dan budaya mereka dalam kondisi sulit harus diakui dan didukung. Dengan demikian, penelitianInisiatif yang mereka ambil untuk menjaga identitas agama dan budaya mereka dalam kondisi sulit harus diakui dan didukung. Dengan demikian, penelitian
UPI YAIUPI YAI Salah satu daya tarik utamanya adalah Kampoeng Jamunya, yang dapat dipadukan dengan eksplorasi batik tulis pewarna alami. Namun, sebagian besar penggerakSalah satu daya tarik utamanya adalah Kampoeng Jamunya, yang dapat dipadukan dengan eksplorasi batik tulis pewarna alami. Namun, sebagian besar penggerak
ARIPAFIARIPAFI Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan holistik dan berbasis potensi lokal dalam pembinaan umat. Studi ini memberikan implikasi pentingTemuan ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan holistik dan berbasis potensi lokal dalam pembinaan umat. Studi ini memberikan implikasi penting
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menyoroti peran penting Vihara Buddhagaya Watugong dalam kebangkitan agama Buddha di Indonesia pascakemerdekaan. Sebagai salah satu viharaPenelitian ini menyoroti peran penting Vihara Buddhagaya Watugong dalam kebangkitan agama Buddha di Indonesia pascakemerdekaan. Sebagai salah satu vihara
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Faktor pendukung implementasi meliputi ada potensi kearifan lokal Banyumas, minat siswa terhadap seni dan kreativitas, dukungan guru seni dan guru PAI,Faktor pendukung implementasi meliputi ada potensi kearifan lokal Banyumas, minat siswa terhadap seni dan kreativitas, dukungan guru seni dan guru PAI,
UNESAUNESA Masyarakat Suku Tengger yang tetap mempertahankan tradisi upacara Kasada menjadi contoh nyata pelestarian nilai-nilai budaya lokal di tengah arus kemajuanMasyarakat Suku Tengger yang tetap mempertahankan tradisi upacara Kasada menjadi contoh nyata pelestarian nilai-nilai budaya lokal di tengah arus kemajuan
Tel-UTel-U Penelitian ini berfokus pada perancangan atribut merek untuk Kampung Adat Cikondang sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan daya tarik destinasiPenelitian ini berfokus pada perancangan atribut merek untuk Kampung Adat Cikondang sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan daya tarik destinasi
UNDIKSHAUNDIKSHA 2) mengkaji prosesi dan sarana prasarana dalam pelaksanaan tradisi male di Desa Loloan. 3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji2) mengkaji prosesi dan sarana prasarana dalam pelaksanaan tradisi male di Desa Loloan. 3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji
Useful /
Tel-UTel-U Penyediaan akses seperti ramp atau lift seharusnya tersedia untuk para pengguna kursi roda. Pengguna kursi roda seringkali hanya memiliki akses masuk melaluiPenyediaan akses seperti ramp atau lift seharusnya tersedia untuk para pengguna kursi roda. Pengguna kursi roda seringkali hanya memiliki akses masuk melalui
169169 Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan keterampilan bernyanyi yang adaptif dan terstruktur memiliki dampak positif yang signifikan terhadapPenelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan keterampilan bernyanyi yang adaptif dan terstruktur memiliki dampak positif yang signifikan terhadap
169169 Tene Simah Kuet diaktualisasikan dengan menggunakan materi garap serta teknik atau istilah musik unison, call and respons, hocketing, dan dinamika. KaryaTene Simah Kuet diaktualisasikan dengan menggunakan materi garap serta teknik atau istilah musik unison, call and respons, hocketing, dan dinamika. Karya
169169 Musik Tanji lahir dan berkembang pada abad pertengahan sekitar dekade 1960-an di daerah Bojongloa, Buahdua, Sumedang. Musik Tanji merupakan musik pengiringMusik Tanji lahir dan berkembang pada abad pertengahan sekitar dekade 1960-an di daerah Bojongloa, Buahdua, Sumedang. Musik Tanji merupakan musik pengiring