169169
LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamMakalah ini mengeksplorasi integrasi etis kecerdasan buatan (AI) dalam studi animasi, dengan fokus pada pemberdayaan mahasiswa sebagai pembelajar seumur hidup. Penelitian ini bertujuan memberikan panduan praktis bagi mahasiswa animasi yang secara etis mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pembelajaran dan kreatif mereka, sambil mendorong pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dan mempromosikan pelestarian kreativitas manusia. Studi ini menggunakan metodologi penelitian meja, mengumpulkan, dan menganalisis literatur serta sumber-sumber akademis yang relevan dalam etika AI dan studi animasi. Temuan utama penelitian menyoroti pentingnya berpikir kritis dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab saat mengintegrasikan AI ke dalam proses kreatif. Ini menekankan perlunya mengatasi tantangan etis seperti kepemilikan, dampak, transparansi, dan pengambilan yang tepat dalam menggunakan teknologi AI. Penelitian ini juga mendalami implikasi etis dari AI generatif, termasuk pertimbangan tentang orisinalitas dan keseimbangan antara kreativitas manusia dan kemampuan AI. Implikasi temuan penelitian menekankan pentingnya pembelajaran seumur hidup dan kemampuan beradaptasi bagi mahasiswa untuk mengikuti perkembangan AI dan memastikan pengembangan etis yang berkelanjutan sebagai pencipta serta inovator dalam animasi. Dengan mempromosikan integrasi etis teknologi AI, mahasiswa dapat menghadapi tantangan penggunaan AI sambil menjaga integritas ekspresi kreatif mereka. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman pertimbangan etis dalam integrasi AI dalam studi animasi, serta memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa dan pendidik dalam mendorong penggunaan teknologi AI yang bertanggung jawab dan inovatif.
Perkembangan teknologi secara tak terhindarkan membawa transformasi sosial, dan kecerdasan buatan (AI) membuka pendekatan baru dalam menyelesaikan berbagai permasalahan, termasuk dalam pendidikan animasi.Dalam konteks ini, AI dapat mendemokratisasi proses kreatif sekaligus membantu mengatasi keterbatasan artistik, selaras dengan upaya menciptakan akses pembelajaran yang inklusif.Penting untuk menerapkan kebijakan yang mendorong demokratisasi pendidikan, pembelajaran seumur hidup, pengambilan keputusan bertanggung jawab, serta menjamin transparansi dan integritas akademik dalam penggunaan AI.
Pertama, perlu dikaji bagaimana kebijakan institusi pendidikan dapat dirancang untuk secara jelas mengatur penggunaan AI dalam proses kreatif mahasiswa animasi tanpa menghambat inovasi, sehingga dapat tercipta keseimbangan antara etika akademik dan kemerdekaan berekspresi. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana transparansi dalam proses kreatif berbasis AI—seperti pelabelan alat AI yang digunakan dan dokumentasi alur kerja—dapat diterapkan secara konsisten dalam tugas akademik dan pengarsipan karya seni. Ketiga, perlu dieksplorasi model pembelajaran yang mengintegrasikan pelatihan kritis tentang bias algoritma dan aspek etis AI ke dalam kurikulum animasi sejak dini, agar mahasiswa tidak hanya terampil menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menilai dampak sosial dari karya yang mereka ciptakan. Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas kerangka pembelajaran semacam ini melalui studi perbandingan antar institusi dengan kebijakan berbeda terhadap AI. Selain itu, dapat diteliti bagaimana pendekatan kolaboratif antara mahasiswa dan pendidik dalam menyusun pedoman etis penggunaan AI dapat memperkuat rasa tanggung jawab kolektif. Studi juga bisa mengeksplorasi persepsi industri animasi terhadap karya yang dibantu AI, untuk memastikan keselarasan antara pendidikan dan tuntutan dunia kerja. Pendekatan longitudinal dapat mengungkap bagaimana pemahaman etis mahasiswa berkembang seiring pengalaman mereka menggunakan AI secara intensif. Penelitian juga perlu mengidentifikasi indikator konkret yang dapat digunakan pendidik untuk mengevaluasi orisinalitas dan integritas karya yang dibantu AI. Dengan demikian, pendekatan ini tidak hanya membantu mahasiswa menjadi pengguna AI yang bertanggung jawab, tetapi juga memperkaya kerangka etis pendidikan seni di era digital. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi pengembangan standar nasional atau internasional dalam penggunaan AI di bidang pendidikan seni kreatif.
- Perspectives on the Social Psychology of Creativity - Amabile - 2012 - The Journal of Creative Behavior... doi.org/10.1002/jocb.001Perspectives on the Social Psychology of Creativity Amabile 2012 The Journal of Creative Behavior doi 10 1002 jocb 001
- Artificial Intelligence, Creativity, and Intentionality: The Need for a Paradigm Shift - Tigre Moura... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/jocb.585Artificial Intelligence Creativity and Intentionality The Need for a Paradigm Shift Tigre Moura onlinelibrary wiley doi 10 1002 jocb 585
- The Interplay between Individuals and Teams in Producing Original Work - Bellard - 2023 - The Journal... doi.org/10.1002/jocb.582The Interplay between Individuals and Teams in Producing Original Work Bellard 2023 The Journal doi 10 1002 jocb 582
| File size | 282.23 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Bangsa Indonesia memiliki berbagai suku, budaya, bahasa, agama yang sangat beragam karena memang memiliki banyak pulau. Dalam suatu daerah pastinya memilikiBangsa Indonesia memiliki berbagai suku, budaya, bahasa, agama yang sangat beragam karena memang memiliki banyak pulau. Dalam suatu daerah pastinya memiliki
AIBPMAIBPM Penelitian ini menyelidiki bagaimana konten yang dihasilkan oleh AI generatif dalam social commerce memengaruhi perilaku pembelian impulsif konsumen melaluiPenelitian ini menyelidiki bagaimana konten yang dihasilkan oleh AI generatif dalam social commerce memengaruhi perilaku pembelian impulsif konsumen melalui
MKRIMKRI Berdasarkan simulasi penerapan sistem pemilu campuran pada Pemilu 2009, 2014, 2019, dan 2024, dihasilkan partai mayoritas minimal di parlemen. Untuk menerapkanBerdasarkan simulasi penerapan sistem pemilu campuran pada Pemilu 2009, 2014, 2019, dan 2024, dihasilkan partai mayoritas minimal di parlemen. Untuk menerapkan
MKRIMKRI Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan konseptual, peraturan perundang-undangan, dan studi kasus. Melalui tulisan ini dapat disimpulkanPenelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan konseptual, peraturan perundang-undangan, dan studi kasus. Melalui tulisan ini dapat disimpulkan
MKRIMKRI Penelitian ini menelaah bagaimana netralitas presiden dipahami dari perspektif Konstitusi dan nilai‑nilai etik, dengan menggunakan pendekatan yuridisPenelitian ini menelaah bagaimana netralitas presiden dipahami dari perspektif Konstitusi dan nilai‑nilai etik, dengan menggunakan pendekatan yuridis
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Dari perspektif ekonomi Islam, OJK juga memiliki peran dalam melindungi nasabah perbankan syariah. Perlindungan hukum bagi nasabah penyimpan telah diaturDari perspektif ekonomi Islam, OJK juga memiliki peran dalam melindungi nasabah perbankan syariah. Perlindungan hukum bagi nasabah penyimpan telah diatur
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Kontekstualisasi ayat-ayat ibnu sabil di era modern-kontemporer menempatkan ibnu sabil pada makna yang lebih luas dari sekedar musafir, sebagaimana penafsiranKontekstualisasi ayat-ayat ibnu sabil di era modern-kontemporer menempatkan ibnu sabil pada makna yang lebih luas dari sekedar musafir, sebagaimana penafsiran
IKMEDIAIKMEDIA Hasil dari penelitian ini adalah pada tahun 1957 sebagai awal mula masuknya suku mandailing di kecamatan Mandau sekaligus masuknya tata cara perkawinanHasil dari penelitian ini adalah pada tahun 1957 sebagai awal mula masuknya suku mandailing di kecamatan Mandau sekaligus masuknya tata cara perkawinan
Useful /
JOURNALWEBJOURNALWEB Faktor utama yang memengaruhi realisasi pembiayaan adalah laba bersih bulanan nasabah dan nilai agunan. Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup evaluasiFaktor utama yang memengaruhi realisasi pembiayaan adalah laba bersih bulanan nasabah dan nilai agunan. Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup evaluasi
JOURNALWEBJOURNALWEB Adapun pertimbangan hakim telah menampakkan keberpihakan terhadap perempuan sebagai bentuk melindungi hak-hak perempuan akibat cerai talak. Putusan ceraiAdapun pertimbangan hakim telah menampakkan keberpihakan terhadap perempuan sebagai bentuk melindungi hak-hak perempuan akibat cerai talak. Putusan cerai
MKRIMKRI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak putusan tersebut terhadap partisipasi politik lokal dalam perspektif utilitarianisme. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak putusan tersebut terhadap partisipasi politik lokal dalam perspektif utilitarianisme. Metode yang digunakan
IIMSIIMS Kondisi awal menunjukkan rata-rata nilai siswa sebesar 59,4 dengan ketuntasan yang rendah, namun setelah penerapan media kartu kata, terjadi peningkatanKondisi awal menunjukkan rata-rata nilai siswa sebesar 59,4 dengan ketuntasan yang rendah, namun setelah penerapan media kartu kata, terjadi peningkatan