NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE
Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive HealthGriya Widya: Journal of Sexual and Reproductive HealthLatar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi video animasi terhadap pengetahuan remaja mengenai perkawinan anak di Desa Rancakasumba, Kabupaten Bandung, Indonesia. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental non-randomized control group pretest-posttest. Analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney untuk distribusi usia, Fishers Exact Test untuk distribusi gender, uji Chi-Square untuk latar belakang pendidikan, dan uji Homogenitas Marginal untuk perbandingan pre-post intervensi. Populasi penelitian adalah remaja di Desa Rancakasumba, Kabupaten Bandung, dengan sampel 60 responden yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (video animasi) dan kelompok kontrol (leaflet). Instrumen penelitian adalah kuesioner terstruktur berisi 29 pertanyaan yang telah divalidasi dengan nilai reliabilitas Cronbachs Alpha sebesar 0,936. Video animasi dikembangkan secara kolaboratif dengan mahasiswa promosi kesehatan dan divalidasi oleh ahli multimedia, sementara leaflet berisi konten edukasi yang setara untuk kelompok kontrol. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa video animasi lebih efektif daripada leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang perkawinan anak. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan pengetahuan, dari 36,7% menjadi 90% (p-value 0,001), sementara kelompok kontrol hanya meningkat dari 20% menjadi 26,7% (p-value 0,025). Perbandingan antar kelompok setelah intervensi menunjukkan perbedaan signifikan dengan p-value 0,028. Implikasi: Profesional kesehatan dan pembuat kebijakan harus mengintegrasikan teknologi video animasi ke dalam program edukasi kesehatan reproduksi rutin untuk mencapai hasil optimal dalam mencegah perkawinan anak. Kebaruan: Penelitian ini secara komprehensif menganalisis efektivitas video animasi menggunakan desain quasi-experimental yang mengontrol variabel perancu dalam konteks geografis dan sosiokultural tertentu.
Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi dengan video animasi secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perkawinan anak dibandingkan dengan penggunaan leaflet.Peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok eksperimen mengindikasikan potensi video animasi sebagai media edukasi yang kuat.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integrasi teknologi video animasi dalam program pencegahan perkawinan anak untuk mencapai hasil yang optimal.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan desain randomized controlled trial (RCT) untuk memperkuat bukti kausalitas antara penggunaan video animasi dan peningkatan pengetahuan remaja mengenai perkawinan anak, serta untuk meminimalkan potensi bias yang mungkin timbul dari desain quasi-experimental. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman remaja terhadap video animasi sebagai media edukasi, termasuk faktor-faktor yang membuat video tersebut menarik dan efektif dalam menyampaikan pesan. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari edukasi video animasi terhadap perilaku remaja terkait perkawinan anak, seperti penundaan usia pernikahan dan peningkatan kesadaran akan risiko perkawinan dini. Penelitian ini dapat melibatkan pengukuran variabel-variabel mediator seperti sikap, norma sosial, dan self-efficacy untuk memahami mekanisme perubahan perilaku yang terjadi. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam mengenai efektivitas video animasi dalam upaya pencegahan perkawinan anak di Indonesia.
- PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN (PUP) | Journal of... doi.org/10.37676/jnph.v11i1.4090PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN PUP Journal of doi 10 37676 jnph v11i1 4090
- KEBIJAKAN PERBAIKAN NORMA DALAM MENJANGKAU BATASAN MINIMAL UMUR PERKAWINAN | Gorontalo Law Review. kebijakan... doi.org/10.32662/golrev.v3i1.846KEBIJAKAN PERBAIKAN NORMA DALAM MENJANGKAU BATASAN MINIMAL UMUR PERKAWINAN Gorontalo Law Review kebijakan doi 10 32662 golrev v3i1 846
- UPAYA INDONESIA DALAM MENGATASI PERNIKAHAN ANAK SEBAGAI IMPLEMENTASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs)... jurnal.unpad.ac.id/aliansi/article/view/44202UPAYA INDONESIA DALAM MENGATASI PERNIKAHAN ANAK SEBAGAI IMPLEMENTASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS SDGs jurnal unpad ac aliansi article view 44202
| File size | 562.13 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode:Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan potong lintang dan melibatkan 68 responden, terdiri atas 34 remaja yang menikah dini dan 34 remajaMetode:Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan potong lintang dan melibatkan 68 responden, terdiri atas 34 remaja yang menikah dini dan 34 remaja
JOMPARNDJOMPARND Kanker payudara merupakan pertumbuhan pada sel payudara yang tidak terkontrol akibat perubahan genetik abnormal. Remaja merupakan masa pertumbuhan organKanker payudara merupakan pertumbuhan pada sel payudara yang tidak terkontrol akibat perubahan genetik abnormal. Remaja merupakan masa pertumbuhan organ
JOMPARNDJOMPARND 5. Skrining awal mendeteksi indikasi kelainan lengkung tulang belakang pada 2 dari 15 partisipan (13%), yang kemudian diberikan rekomendasi pemeriksaan5. Skrining awal mendeteksi indikasi kelainan lengkung tulang belakang pada 2 dari 15 partisipan (13%), yang kemudian diberikan rekomendasi pemeriksaan
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi untuk remaja putri. Koordinasi dengan pihak terkait seperti Puskesmas diperlukan untukKegiatan ini menunjukkan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi untuk remaja putri. Koordinasi dengan pihak terkait seperti Puskesmas diperlukan untuk
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Kesimpulannya, metode Jigsaw secara efektif meningkatkan edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gastritis dan dapatKesimpulannya, metode Jigsaw secara efektif meningkatkan edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gastritis dan dapat
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Peningkatan kadar asam urat dapat mengakibatkan nyeri didaerah persendian. Nyeri sendi merupakan pengalaman subjektif yang dapat mempengaruhi kualitasPeningkatan kadar asam urat dapat mengakibatkan nyeri didaerah persendian. Nyeri sendi merupakan pengalaman subjektif yang dapat mempengaruhi kualitas
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2022 di RT 01 RW 12 Keluarahan Bungo Pasang, dengan jumlah peserta yang 25 lansia. Hasil: Peserta yang berpartisipasiKegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2022 di RT 01 RW 12 Keluarahan Bungo Pasang, dengan jumlah peserta yang 25 lansia. Hasil: Peserta yang berpartisipasi
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Masa remaja merupakan masa yang rentan bagi seseorang untuk terlibat dalam perilaku menyimpang seperti merokok. Hal ini erat kaitannya dengan belum matangnyaMasa remaja merupakan masa yang rentan bagi seseorang untuk terlibat dalam perilaku menyimpang seperti merokok. Hal ini erat kaitannya dengan belum matangnya
Useful /
ILOMATAILOMATA Penelitian ini menemukan bahwa intensitas modal secara negatif dan pertumbuhan penjualan secara positif memengaruhi penghindaran pajak di perusahaan konstruksiPenelitian ini menemukan bahwa intensitas modal secara negatif dan pertumbuhan penjualan secara positif memengaruhi penghindaran pajak di perusahaan konstruksi
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Ikan ini merupakan hasil tangkapan oleh nelayan dengan menggunakan bagan. Masyarakat belum sepenuhnya menyadari manfaat dari mengkonsumsi ikan. Hasil olahanIkan ini merupakan hasil tangkapan oleh nelayan dengan menggunakan bagan. Masyarakat belum sepenuhnya menyadari manfaat dari mengkonsumsi ikan. Hasil olahan
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan menggunakan media Buku Saku Tentang Penggunaan Pestisida Secara Aman Dan Sehat dapat dikatakan bermanfaatSehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan menggunakan media Buku Saku Tentang Penggunaan Pestisida Secara Aman Dan Sehat dapat dikatakan bermanfaat
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Pelaksanaan ini bertujuan agar anak disabilitas diketahui kondisi kesehatannya dan teredukasi cara menjaga kesehatan dengan mencuci tangan dimanapun merekaPelaksanaan ini bertujuan agar anak disabilitas diketahui kondisi kesehatannya dan teredukasi cara menjaga kesehatan dengan mencuci tangan dimanapun mereka