YALAMQAYALAMQA
PESOLAH: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraPESOLAH: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraMata kuliah matematika menjadi salah satu mata kuliah yang identik dengan angka atau perhitungan, sehingga menjadi perhatian bagi mahasiswa ilmu pemerintahan yang backgroundnya ilmu sosial humaniora. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan terkait mata kuliah matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunaka statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%. Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%. Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu sangat mudah. Hanya 5,42% yang memiliki persespi bahwa matematika itu mudah dan 14,17% memiliki persepsi menyatakan tingkat kemudahan mata kuliah matematika itu tergolong sedang.
Persepsi awal mahasiswa program studi ilmu pemerintahan terkait mata kuliah matematika dominan menyatakan bahwa matematika itu tidak mudah atau sulit dengan persentase sebesar 49, 58%.Persespi awal yang menyatakan sangat tidak mudah atau sangat sulit sebanyak 30,83%.Sedangkan tidak ada yang memiliki persespi awal bahwa matematika itu sangat mudah.Hanya 5,42% yang memiliki persespi bahwa matematika itu mudah dan 14,17% memiliki persepsi menyatakan tingkat kemudahan mata kuliah matematika itu tergolong sedang.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan persepsi positif mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang matematika, seperti pengalaman belajar sebelumnya, metode pengajaran, dan dukungan dari dosen atau tutor. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar mereka dalam mata kuliah matematika.
| File size | 256.23 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UMCUMC 849 dan nilai tabel 1. 69236. dengan demikian nilai t hitung lebih besar dari nilai tabel yang berarti Ho ditolak H1 diterima. Hal ini berarti, terdapat849 dan nilai tabel 1. 69236. dengan demikian nilai t hitung lebih besar dari nilai tabel yang berarti Ho ditolak H1 diterima. Hal ini berarti, terdapat
UMCUMC Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan database dari Google Scholar. Hasil analisis artikel yang telah dilakukan terdapatMetode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan database dari Google Scholar. Hasil analisis artikel yang telah dilakukan terdapat
UMCUMC Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap efikasi diri pada mahasiswa kampus 3 Universitas Mercu BuanaUntuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap efikasi diri pada mahasiswa kampus 3 Universitas Mercu Buana
UPI YAIUPI YAI Teknik pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu skala self-compassion, konsep diri, dan resiliensi. Hasil analisis bivariat correlation pertama antaraTeknik pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu skala self-compassion, konsep diri, dan resiliensi. Hasil analisis bivariat correlation pertama antara
UNUGHAUNUGHA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pengembangan kurikulumPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pengembangan kurikulum
UTMUTM Cerpen Perihal Orang Miskin yang Bahagia dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar kebahasaan dengan pendekatan berbasis teks di SMK. PendekatanCerpen Perihal Orang Miskin yang Bahagia dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar kebahasaan dengan pendekatan berbasis teks di SMK. Pendekatan
YBLIYBLI Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada sampel mahasiswa. Hasil analisis dataMetode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada sampel mahasiswa. Hasil analisis data
GEUTHEEINSTITUTEGEUTHEEINSTITUTE Fungsi diskriminan yang diformulasikan dapat memprediksi preferensi profesi mahasiswa Ilmu Kelautan pada bidang Ahli Konservasi, Analis Dampak Lingkungan,Fungsi diskriminan yang diformulasikan dapat memprediksi preferensi profesi mahasiswa Ilmu Kelautan pada bidang Ahli Konservasi, Analis Dampak Lingkungan,
Useful /
UTMUTM Temuan ini relevan untuk pembelajaran teks editorial di SMA, khususnya dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis struktur argumen dan bahasaTemuan ini relevan untuk pembelajaran teks editorial di SMA, khususnya dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis struktur argumen dan bahasa
YALAMQAYALAMQA Hasil penelitian menunjukan bahwa banyaknya perubahan masa jabatan kepala desa dan masa jabatan kepala daerah yang mencakup beberapa UU didalamnya. PeraturanHasil penelitian menunjukan bahwa banyaknya perubahan masa jabatan kepala desa dan masa jabatan kepala daerah yang mencakup beberapa UU didalamnya. Peraturan
UnmulUnmul Hasil penelitian menunjukkan interpretasi kehidupan sosial di pertanian dan peternakan; kehidupan sosial dalam agama atau spiritual; kehidupan sosial termasukHasil penelitian menunjukkan interpretasi kehidupan sosial di pertanian dan peternakan; kehidupan sosial dalam agama atau spiritual; kehidupan sosial termasuk
UnmulUnmul Berdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks. Jenis afiksBerdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks. Jenis afiks