UNESAUNESA

Adornata : Ethnobeauty and Wellness JournalAdornata : Ethnobeauty and Wellness Journal

Nutricosmetics adalah intervensi nutrisi oral yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan estetika kulit melalui mekanisme biologis internal. Perkembangan tren kecantikan dari dalam telah mempercepat penelitian tentang senyawa aktif seperti kolagen terhidrolisis, asam hialuronat oral, probiotik, dan astaxanthin. Artikel ini menyintesis bukti ilmiah terkini dengan meninjau studi yang diterbitkan antara 2015 dan 2025 yang diambil dari Scopus, PubMed, Web of Science, dan ScienceDirect. Delapan publikasi utama, termasuk meta-analisis, ulasan sistematis, dan uji klinis terkontrol randomisasi (RCT), dievaluasi untuk menentukan efektivitas klinis nutricosmetics pada parameter kulit. Kolagen terhidrolisis menunjukkan basis bukti terkuat, dengan meta-analisis 26 RCT (≈1.721 peserta) yang melaporkan peningkatan signifikan pada hidrasi dan elastisitas kulit. Asam hialuronat oral juga menunjukkan manfaat pada hidrasi, elastisitas, dan pengurangan kerutan, didukung oleh temuan dari tujuh RCT. Suplemen probiotik menunjukkan efikasi klinis dalam manajemen jerawat melalui modulasi sumbu usus‑kulit, sementara astaxanthin menawarkan potensi peningkatan hidrasi dan photoproteksi, meskipun data saat ini masih terbatas. Variabilitas dosis, formulasi, dan durasi studi menyebabkan heterogenitas di seluruh uji coba. Secara keseluruhan, nutricosmetics menawarkan strategi komplementer yang menjanjikan untuk meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan parameter terkait usia kulit. Metodologi yang distandarisasi dan uji klinis jangka panjang diperlukan untuk memperkuat rekomendasi berbasis bukti.

Berdasarkan semua bukti yang tersedia, kolagen terhidrolisis memiliki tingkat konsistensi dan kekuatan bukti tertinggi, diikuti oleh asam hialuronat oral, probiotik, dan astaxanthin.Namun, heterogenitas desain studi, perbedaan formulasi produk komersial, dan variasi dosis dan durasi intervensi membuat rekomendasi klinis yang tepat sulit.Sebagian besar RCT memiliki durasi 8–12 minggu, sehingga efek jangka panjang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Untuk memperluas pemahaman tentang interaksi antar bahan aktif nutricosmetics, penelitian serangkaian uji klinis terkontrol randomisasi dengan desain L‑shaped dapat memetakan efek sinergis kolagen dan vitamin C, serta kolagen dan asam hialuronat, dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Selain itu, pengembangan kebijakan proteksi pigmentasi kulit dengan nutrisi dapat difokuskan pada studi longitudinal berkelanjutan guna menilai keamanan dan keefektifan probiotik yang mengkatalisis jalur anti‑oksidan sistemik terhadap kondisi kulit sensitivitas. Akhirnya, rangkaian penelitian multi‑centro dengan sampel yang beragam secara etnis dan lingkungan dapat menentukan dosis optimal serta durasi yang diperlukan untuk mencapai dampak klinis maksimal bagi tiap kelompok subjek, sehingga membantu gua menuliske rekomendasi klinis berbasis bukti yang lebih jelas.

  1. The effect of oral collagen peptide supplementation on skin moisture and the dermal collagen network:... doi.org/10.1111/jocd.12174The effect of oral collagen peptide supplementation on skin moisture and the dermal collagen network doi 10 1111 jocd 12174
  2. A randomized, triple‐blind, placebo‐controlled, parallel study to evaluate the efficacy... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jocd.13676A randomized tripleyAAAablind placeboyAAAacontrolled parallel study to evaluate the efficacy onlinelibrary wiley doi 10 1111 jocd 13676
  3. | JEP | Dove Medical Press. jep dove medical press doi.org/10.2147/JEP.S498769JEP Dove Medical Press jep dove medical press doi 10 2147 JEP S498769
Read online
File size229.74 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test