UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

Karbon Monoksida adalah gas yang sangat berbahaya, karena mudah sekali terserap oleh tubuh dan mengikat hemoglobin (butir merah darah) sehingga kadar oksigen akan berkurang dan menyebabkan kematian. Gas CO merupakan salah satu gas yang terkandung dalam asap rokok. Ketika asap rokok terhisap gas CO akan masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak dengan waktu yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi kadar gas CO dengan memanfaatkan kejutan listrik. Metode ini didasari atas sifat tegangan tinggi, yakni menimbulkan ionisasi dan plasma yang dapat menghasilkan senyawa radikal bebas yang reaktif. Dalam tugas akhir ini diharapkan dapat membuat suatu alat pembangkit tegangan tinggi yang murah dan mudah dalam pengoperasian. Tegangan tinggi impuls dibangkitkan menggunakan topologi cuk dan flyback converter yang kemudian diterapkan pada elektroda silinder-sikat terpilin untuk terjadinya korona. Hasil pengujian menunjukkan alat yang dibuat dapat menghasilkan tegangan tinggi impuls 4 sampai 21,0kV. Konsumsi energi mencapai 10,81watt pada tegangan 45volt.

Berdasarkan hasil pengujian, pengukuran dan analisa yang telah dilakukan, diperoleh beberapa kesimpulan diantaranya DC-DC converter tipe cuk sebagai catu daya flyback sudah berhasil dibuat.Untuk mendapatkan tegangan tinggi sebesar 4,0kV, 6,4kV, 8,4kV, 10,6kV, 12,2kV, 14,2kV, 16,2kV, dan 18,2kV diperlukan duty cycle secara berurutan sebesar 5,8%, 9,6%, 12,6%, 15,5%, 18,4%, 22,1%, 26,2%, 33,0%.Dari beberapa variasi tegangan tinggi yang divariasikan, persentase penurunan terbesar kadar gas CO pada asap rokok terjadi pada tegangan 10kV, yakni dari 15,81 ppm turun menjadi 9,21 ppm setelah dikenai tegangan tinggi dan penurunan kadar gas CO terbesar terjadi saat elektroda mengalami glowing atau korona pada tegangan antara 10kV sampai 18kV.Saat terjadi arching persentase penurunan kadar gas CO turun, arching terjadi pada tegangan 20kV yang hanya mampu mereduksi 2,7% berbeda jauh dengan kondisi glowing yang mampu mereduksi sampai 41,75%.Kecepatan aliran fluida berpengaruh pada proses pereduksian gas CO, semakin besar kecepatan aliran maka semakin besar kemungkinan gas CO yang lolos dan tidak mengalami benturan dengan korona.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi konfigurasi elektroda alternatif yang lebih efisien dalam mengurangi kadar CO, seperti penggunaan material elektroda berbasis karbon atau logam dengan sifat konduktivitas tinggi. Selain itu, penelitian bisa fokus pada optimasi frekuensi impuls tegangan tinggi untuk meningkatkan efektivitas ionisasi tanpa meningkatkan konsumsi energi secara signifikan. Terakhir, studi tentang integrasi alat ini ke dalam ruangan khusus perokok (smoking room) dengan sistem ventilasi yang lebih canggih dapat dilakukan untuk menguji skala aplikasi nyata dan keandalannya dalam lingkungan berbeda.

Read online
File size669.87 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test