POLTEKHARBERPOLTEKHARBER

PARAVISUAL : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan MultimediaPARAVISUAL : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Multimedia

Makna simbolis menjadi penting untuk ditelaah dalam sebuah penelitian mendalam dan terstruktur. Tulisan ini membahas bagaimana motif-motif batik dimaknai secara simbolis untuk diidentifikasi lebih lanjut sebagai bentuk representasi identitas suatu wilayah, dalam hal ini khususnya Kota Tegal, Jawa Tengah. Motif-motif batik yang diciptakan khusus ini direncanakan akan digunakan sebagai motif seragam pakaian dinas di lingkungan Politeknik Harapan Bersama, Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan pemaknaan dalam teori semiotika visual pada analisis tekstual maupun kontekstual. Definisi makna itu sendiri adalah arti atau maksud dari suatu hal yang ada di dalam sebuah objek. Sementara pemaknaan itu sendiri adalah upaya untuk menerangkan arti atau makna itu sendiri. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan relasi antara karya desain motif batik dengan objek-objek yang ditandai merepresentasikan kekhasan suatu daerah. Dalam hal ini adalah Kota Tegal yang terkenal dengan monumen tahu aci, monumen poci, gunung slamet dan pantai utaranya. Keempat simbol tersebut dianalisis secara kontekstual sosial budaya sebagai bentuk representasi identitas dari Kota Tegal, Jawa Tengah.

Penjelajahan semiotika visual pada motif batik sebagai representasi identitas kedaerahan lahir dengan relasi wacana sosial budaya.Penanda beberapa objek yang ikonik di daerah ini mengejawantahkan pembacaan makna yang telah disepakati bersama.Lebih jauh, motif batik dalam penelitian ini digagas dari rancangan pembuatan seragam dinas di lingkungan sivitas akademika Politeknik Harapan Bersama.Hal ini sekaligus menandakan adanya upaya dalam institusi sebagai cerminan dari bagaimana daerah Tegal dan sekitarnya lahir dan terus bertumbuh.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana motif batik Tegal dapat diintegrasikan ke dalam desain produk lain, seperti tas, sepatu, atau aksesoris, untuk meningkatkan nilai ekonomis dan memperluas jangkauan pasar. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh persepsi masyarakat Tegal terhadap motif batik lokal, termasuk bagaimana motif tersebut memengaruhi identitas dan kebanggaan mereka sebagai warga Tegal. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan motif batik Tegal dengan motif batik dari daerah lain di Jawa Tengah, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, serta memahami bagaimana faktor sejarah, sosial, dan budaya memengaruhi perkembangan motif batik di masing-masing daerah. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pelestarian dan pengembangan motif batik Tegal sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified ejournal.poltektegal.ac.id/index.php/paravisual/issue/view/170One moment please one moment please wait request verified ejournal poltektegal ac index php paravisual issue view 170
Read online
File size705.51 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test