DWCUDWCU

berkala ilmiah kedokteran duta wacanaberkala ilmiah kedokteran duta wacana

Latar belakang: Setiap tahun, lebih dari 10 juta orang di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker. Kanker peritoneum adalah penyakit langka yang terjadi di seluruh dunia. Nyeri terkait kanker adalah salah satu komplikasi paling umum pada pasien kanker lanjut. Nyeri kronis akibat kanker dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Pemberian terapi intervensi adalah langkah terakhir dalam tahap pengelolaan nyeri. Dalam kasus ini, pasien mengalami nyeri kanker yang telah menyebar secara maksimal dan telah menerima polifarmasi untuk mengatasi nyeri. Pemberian analgesia epidural telah terbukti mampu mengatasi nyeri kanker.

Analgesia epidural kontinu adalah jenis terapi intervensi yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri kanker.Analgesia epidural dapat memberikan obat yang menargetkan reseptor nyeri lokal sambil meminimalkan efek samping sistemik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas jangka panjang analgesia epidural kontinu pada pasien kanker peritoneum dengan desain studi lebih besar. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara analgesia epidural dengan metode terapi intervensi lainnya dalam mengelola nyeri kanker. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan protokol penggunaan opioid yang lebih aman untuk mengurangi risiko efek samping seperti hipotensi pada pasien kanker.

  1. Palliative Treatment of Intractable Cancer Pain. palliative treatment intractable cancer pain sko na... doi.org/10.20471/acc.2022.61.s2.14Palliative Treatment of Intractable Cancer Pain palliative treatment intractable cancer pain sko na doi 10 20471 acc 2022 61 s2 14
Read online
File size373.51 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test