RADEN FATAHRADEN FATAH

TADWIN: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiTADWIN: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan mahasiswa terhadap layanan referensi di Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Analisis berdasarkan model TERRA digunakan untuk mengukur lima dimensi kualitas layanan, yaitu Tangibles, Empathy, Responsiveness, Reliability, dan Assurance. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan menggunakan purposive sampling terhadap 30 mahasiswa aktif yang memiliki pengalaman nyata dalam memanfaatkan layanan referensi. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert empat poin dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dibantu oleh IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Assurance mencapai tingkat kepuasan tertinggi, diikuti oleh Reliability dan Responsiveness, sementara Tangibles dan Empathy dikategorikan baik namun memerlukan peningkatan dalam hal komunikasi interpersonal. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan referensi di ISI Surakarta telah secara efektif memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa, meskipun inovasi tetap diperlukan dalam mengembangkan koleksi berbasis seni dan mengoptimalkan ruang referensi. Penelitian ini menegaskan bahwa layanan referensi di lingkungan pendidikan seni membutuhkan adaptasi layanan yang disesuaikan dengan karakteristik pengguna yang lebih kompleks, termasuk preferensi visual, kreatif, dan kolaboratif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi layanan perpustakaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan informasi dinamis mahasiswa seni dan memperluas penerapan model TERRA dalam konteks akademik non-konvensional. Temuan ini juga memberikan dasar empiris untuk mengintegrasikan evaluasi layanan berbasis persepsi pengguna ke dalam pengelolaan perpustakaan akademik di era transformasi digital.

Evaluasi kualitas layanan referensi di Perpustakaan ISI Surakarta menunjukkan bahwa layanan tersebut telah memenuhi harapan pengguna berdasarkan penilaian terhadap lima dimensi model TERRA.Dimensi Assurance meraih skor tertinggi, mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap profesionalisme pustakawan.Dimensi Reliability dan Responsiveness juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam hal ketepatan dan kecepatan merespons kebutuhan informasi.Dimensi Tangibles dan Empathy dikategorikan baik, namun aspek kelengkapan koleksi dan komunikasi interpersonal masih memerlukan peningkatan.Temuan ini menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam penyediaan koleksi tematik berbasis seni, pengembangan fasilitas ruang referensi, serta peningkatan keterampilan komunikasi pustakawan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai bagaimana karakteristik unik mahasiswa seni, seperti preferensi visual dan kreatif, dapat diintegrasikan ke dalam desain layanan referensi yang lebih personal dan relevan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model evaluasi kualitas layanan perpustakaan yang menggabungkan model TERRA dengan teori Expectation Confirmation (ECT) atau Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara persepsi layanan, kepuasan, dan niat penggunaan kembali. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dapat digunakan untuk menganalisis secara simultan hubungan antar variabel yang lebih kompleks. Dengan demikian, diharapkan dapat dihasilkan kerangka pengembangan layanan referensi yang lebih adaptif terhadap dinamika kebutuhan akademik di era digital.

  1. Evaluation of Reference Service Quality in the Institut Seni Indonesia Library Surakarta Using TERRA... doi.org/10.19109/tadwin.v6i1.27982Evaluation of Reference Service Quality in the Institut Seni Indonesia Library Surakarta Using TERRA doi 10 19109 tadwin v6i1 27982
Read online
File size630.72 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test