POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di puskesmas Kota Semarang merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di 39 Puskesmas Kota Semarang. Penelitian ini melibatkan 110 responden yang merupakan pengguna RME, dengan karakteristik demografis yang beragam seperti usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan masa kerja. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan kuesioner berbasis Skala Likert. Menggunakan model DeLone and McLean Model dengan variabel yang diteliti meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kualitas sistem dan kualitas informasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, dengan nilai t masing-masing sebesar 1,515 (p=0,133) dan -0,457 (p=0,649). Namun, kualitas layanan memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, dengan nilai t sebesar 11,144 (p=0,000). Model regresi ini menjelaskan bahwa 86,7% variasi kepuasan pengguna dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, dengan Adjusted R Square sebesar 0,867. Berdasarkan penelitian ini, peningkatan kualitas pelayanan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan pengguna RME di Puskesmas Kota Semarang. Implementasi RME yang efektif dapat didorong dengan fokus pada perbaikan layanan untuk mendukung keberhasilan program transformasi digital kesehatan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas layanan memiliki pengaruh signifikan dan dominan terhadap kepuasan pengguna dalam penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Kota Semarang.Kualitas sistem dan kualitas informasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan, terutama dalam hal responsivitas dan dukungan teknis, menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kepuasan pengguna RME di Puskesmas Kota Semarang.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai aspek-aspek spesifik dari kualitas layanan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pengguna RME, seperti kecepatan respon, kejelasan informasi yang diberikan, atau kemudahan akses terhadap bantuan teknis. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penerapan RME di Puskesmas Kota Semarang dengan daerah lain untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan yang serupa. Ketiga, penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan pengguna RME, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman mereka dan kebutuhan mereka yang belum terpenuhi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi pengembangan dan implementasi RME yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia, serta mendukung transformasi digital kesehatan secara keseluruhan. Dengan memahami secara mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan RME, diharapkan dapat dirumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mencapai tujuan transformasi digital kesehatan yang diinginkan.
- Determine Supporting Factors for the Successful Implementation of Electronic Medical Records in PHC Semarang... doi.org/10.31983/jrmik.v7i2.12111Determine Supporting Factors for the Successful Implementation of Electronic Medical Records in PHC Semarang doi 10 31983 jrmik v7i2 12111
- Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pengguna Sistem Informasi... doi.org/10.33084/jsm.v9i2.5698Pengaruh Kualitas Sistem Kualitas Informasi dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pengguna Sistem Informasi doi 10 33084 jsm v9i2 5698
| File size | 261.62 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Studi ini menggunakan desain quasi-eksperimental post-test control group yang dilakukan di berbagai pengaturan perawatan kesehatan primer di Sulawesi selamaStudi ini menggunakan desain quasi-eksperimental post-test control group yang dilakukan di berbagai pengaturan perawatan kesehatan primer di Sulawesi selama
IJRETINAIJRETINA Data demografi, ketajaman penglihatan terkoreksi terbaik (BCVA), ketebalan makula sentral (CMT) berdasarkan OCT, serta skema injeksi IVB diekstraksi dariData demografi, ketajaman penglihatan terkoreksi terbaik (BCVA), ketebalan makula sentral (CMT) berdasarkan OCT, serta skema injeksi IVB diekstraksi dari
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya atau anggaran dalam menggunakan RME agar semua unit dapat menerapkannya. Jenis penelitian yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya atau anggaran dalam menggunakan RME agar semua unit dapat menerapkannya. Jenis penelitian yang digunakan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Di Kabupaten Cilacap, prevalensi stunting mencapai 32,1%, di atas angka nasional dan batas yang ditetapkan WHO. Oleh karena itu, percepatan penurunan stuntingDi Kabupaten Cilacap, prevalensi stunting mencapai 32,1%, di atas angka nasional dan batas yang ditetapkan WHO. Oleh karena itu, percepatan penurunan stunting
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hal lain, dikeluhkan oleh dokter sebab kesulitan melacak riwayat penyakit pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi ManajemenHal lain, dikeluhkan oleh dokter sebab kesulitan melacak riwayat penyakit pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Manajemen
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pemerintah telah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 sebagai wujud komitmen konstitusiPemerintah telah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 sebagai wujud komitmen konstitusi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Akan tetapi Penggunaan sistem tidak mampu menjadi variabel intervening antara kualitas layanan terhadap implementasi dan struktur organisasi terhadap implemetasiAkan tetapi Penggunaan sistem tidak mampu menjadi variabel intervening antara kualitas layanan terhadap implementasi dan struktur organisasi terhadap implemetasi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Berdasarkan hasil observasi awal, dampak yang terjadi menyebabkan data pasien yang didaftarkan mengalami duplikasi data, rentan kehilangan data, lamanyaBerdasarkan hasil observasi awal, dampak yang terjadi menyebabkan data pasien yang didaftarkan mengalami duplikasi data, rentan kehilangan data, lamanya
Useful /
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Ulkus diabetik adalah kondisi ketika kaki mengalami luka disertai dengan keluarnya cairan nanah yang berbau tidak sedap. Modern dressing adalah salah satuUlkus diabetik adalah kondisi ketika kaki mengalami luka disertai dengan keluarnya cairan nanah yang berbau tidak sedap. Modern dressing adalah salah satu
ALMAATAALMAATA Namun, terdapat hubungan signifikan antara konsumsi vitamin C dengan kadar glukosa darah, di mana semakin tinggi asupan vitamin C, semakin rendah kadarNamun, terdapat hubungan signifikan antara konsumsi vitamin C dengan kadar glukosa darah, di mana semakin tinggi asupan vitamin C, semakin rendah kadar
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil prototipe disusun dengan sederhana, namun dapat mencakup standar interoperabilitas data. Data pendaftaran mencakup seluruh standar data dalam PMKHasil prototipe disusun dengan sederhana, namun dapat mencakup standar interoperabilitas data. Data pendaftaran mencakup seluruh standar data dalam PMK
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi koding pasien rawat jalan di RSUD Arjawinangun. Temuan penelitian menunjukkan kebutuhan untuk meningkatkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi koding pasien rawat jalan di RSUD Arjawinangun. Temuan penelitian menunjukkan kebutuhan untuk meningkatkan