POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG

Just a moment...Just a moment...

Pengembalian klaim BPJS Kesehatan selalu menjadi masalah klasik di bidang pembiayaan kesehatan di era JKN. Beberapa penelitian telah mengkaji apa saja faktor yang menjadi penyebab pengembalian klaim, namun permasalahan tersebut tidak pernah selesai, karena permasalahan yang dihadapi tiap rumah sakit berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui permasalahan rumah sakit yang menyebabkan terjadinya pengembalian klaim. Penelitian kualitatif dilakukan di rumah sakit tipe C milik pemerintah di Jawa Tengah. Wawancara mendalam dilakukan terhadap petugas assembling, koder, petugas casemix, verifikator internal dan kepala instalasi rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab pengembalian klaim terjadi karena sistem informasi rumah sakit yang belum terbridging dengan aplikasi e-claim dan v-claim, kurangnya jumlah petugas di bagian casemix, kurangnya update informasi petugas baik koder, dokter maupun tenaga medis lainnya terkait regulasi pembayaran INA CBGs, kurangnya fasilitas penunjang seperti echocardiography dan endoscopy, kurangnya pengalaman kerja dan pelatihan petugas koder. Dukungan manajemen sangat diperlukan dalam penyelesaian permasalahan pengembalian klaim BPJS Kesehatan.

Pengembalian klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap disebabkan oleh beberapa permasalahan, termasuk sistem informasi rumah sakit yang belum terintegrasi dengan aplikasi e-claim dan v-claim, kurangnya jumlah petugas casemix, dan kurangnya pembaruan informasi terkait regulasi pembayaran INA CBGs.Selain itu, kurangnya fasilitas penunjang medis dan pengalaman kerja petugas koder juga berkontribusi terhadap masalah ini.Dukungan manajemen yang kuat diperlukan untuk menyelesaikan masalah pengembalian klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap, melalui penambahan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi pegawai, penambahan fasilitas penunjang medis, dan pengembangan teknologi informasi.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi integrasi sistem informasi rumah sakit dengan aplikasi e-claim dan v-claim dalam mengurangi angka pengembalian klaim. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan antara rumah sakit dengan tingkat pengembalian klaim yang tinggi dan rendah untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan klaim BPJS Kesehatan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif dan tantangan yang dihadapi oleh petugas koder dan casemix dalam mengimplementasikan regulasi pembayaran INA CBGs, serta mencari solusi untuk meningkatkan kompetensi dan efisiensi mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pengelolaan klaim BPJS Kesehatan, serta mendukung keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional.

  1. Tinjauan Penyebab Pengembalian Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap | Jurnal Rekam Medis dan Informasi... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/RMIK/article/view/9244Tinjauan Penyebab Pengembalian Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap Jurnal Rekam Medis dan Informasi ejournal poltekkes smg ac ojs index php RMIK article view 9244
  2. Faktor-Faktor Penyebab Pengembalian Berkas Persyaratan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah... doi.org/10.22146/jkesvo.27476Faktor Faktor Penyebab Pengembalian Berkas Persyaratan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah doi 10 22146 jkesvo 27476
  3. Analisis Prediksi Kunjungan Pasien Dengan Metode Autoregresiive Integrated Moving Average di Rumah Sakit... doi.org/10.33560/.v4i2.128Analisis Prediksi Kunjungan Pasien Dengan Metode Autoregresiive Integrated Moving Average di Rumah Sakit doi 10 33560 v4i2 128
Read online
File size244.12 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test