POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Untuk menjamin kualitas Rekam Medis Elektronik (RME), diperlukan indikator yang berfungsi sebagai alat ukur dan evaluasi kinerja. Indikator tersebut dirumuskan dalam bentuk kamus indikator, yang menggambarkan informasi operasional guna mengukur kinerja secara sistematis. Saat ini, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) belum memiliki kamus indikator RME. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang, dan menguji kamus indikator RME, khususnya di unit layanan rawat jalan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan RAND/UCLA Appropriateness Method, dilaksanakan pada November 2024 hingga Januari 2025. Berdasarkan metode di atas, tahapan penelitian meliputi perancangan kamus indikator RME dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara terhadap kepala unit kerja rekam medis, pengujian kelayakan kamus indikator RME menggunakan teknik Delphi melalui kuesioner yang melibatkan empat ahli, serta pengujian indikator RME melalui telaah dokumen terhadap 64 sampel RME. Analisis data menggunakan analisis isi dan deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa kamus indikator yang dirancang memuat definisi operasional, sumber data, metode pengumpulan, serta target pencapaian sebesar 100% yang dibuat sesuai dengan standar yang berlaku. Empat ahli dalam metode delphi setuju, bahwa rancangan kamus indikator RME layak digunakan. Dari hasil telaah 64 RME, sebanyak 50 RME (78,13%) dinyatakan lengkap dan tepat waktu, sementara indikator ketepatan waktu secara terpisah mencapai 96,88%. Kesimpulannya, kamus indikator kelengkapan dan ketepatan waktu layak digunakan sebagai alat evaluasi pengisian RME di RSPON.
Hasil analisis menunjukkan bahwa CPPT dengan persentase kelengkapan dan ketepatan waktu 78,13% masih belum memenuhi standar 100%.Diperlukan upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh formulir harus diisi secara lengkap dan tepat waktu, untuk meningkatkan mutu dokumentasi RME di fasilitas pelayanan kesehatan.
Untuk meningkatkan kualitas dokumentasi RME di fasilitas pelayanan kesehatan, diperlukan upaya berkelanjutan dalam memastikan kelengkapan dan ketepatan waktu pengisian formulir. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan dan implementasi indikator-indikator kualitas data lainnya, seperti akurasi, konsistensi, dan relevansi, untuk memastikan data RME memenuhi standar yang berlaku. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan tenaga medis dalam pengisian RME secara lengkap dan tepat waktu, serta mengevaluasi efektivitas indikator-indikator yang telah diterapkan dalam meningkatkan kualitas dokumentasi RME.
- The Effectiveness of Electronic Medical Records at Kusuma Medical Center Clinic, Batukajang, East Kalimantan... doi.org/10.55178/idm.v5i10.394The Effectiveness of Electronic Medical Records at Kusuma Medical Center Clinic Batukajang East Kalimantan doi 10 55178 idm v5i10 394
- Design of Electronic Medical Record Data Quality Indicator Dictionary at National Brain Center Hospital... doi.org/10.31983/jrmik.v8i2.13218Design of Electronic Medical Record Data Quality Indicator Dictionary at National Brain Center Hospital doi 10 31983 jrmik v8i2 13218
| File size | 559.39 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pesatnya perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi digital dalam pelayanan kesehatan, termasuk penerapan rekam medis elektronik (RME) yangPesatnya perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi digital dalam pelayanan kesehatan, termasuk penerapan rekam medis elektronik (RME) yang
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Meskipun telah berupaya selama beberapa dekade, kasus TB di Indonesia belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Transformasi layanan kesehatan TB diperlukanMeskipun telah berupaya selama beberapa dekade, kasus TB di Indonesia belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Transformasi layanan kesehatan TB diperlukan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang, melibatkan populasi sebanyak 142 perawat. Sampel sebanyak 104 perawatPenelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang, melibatkan populasi sebanyak 142 perawat. Sampel sebanyak 104 perawat
USBUSB Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan regulasi emosi dalam menurunkan stres akademik pada mahasiswa. Penelitian kuantitatif iniPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan regulasi emosi dalam menurunkan stres akademik pada mahasiswa. Penelitian kuantitatif ini
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Menggunakan model DeLone and McLean Model dengan variabel yang diteliti meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna.Menggunakan model DeLone and McLean Model dengan variabel yang diteliti meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan kepuasan pengguna.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Selain itu, ketidakkonsistenan pengisian yang terkait dengan tenaga kesehatan memerlukan sosialisasi rutin atau update informasi terkait yang berlaku.Selain itu, ketidakkonsistenan pengisian yang terkait dengan tenaga kesehatan memerlukan sosialisasi rutin atau update informasi terkait yang berlaku.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Metode pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kepada informan kunci dan informan utama sejumlah 9 orang. Aspek keamanan informed consent elektronik,Metode pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kepada informan kunci dan informan utama sejumlah 9 orang. Aspek keamanan informed consent elektronik,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan sistem pendaftaran online pasien rawat jalan, prosedur (SPO) penerapan sistem pendaftaranTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan sistem pendaftaran online pasien rawat jalan, prosedur (SPO) penerapan sistem pendaftaran
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif untuk meningkatkan kondisi lingkungan kerja, termasuk perbaikan tata ruang dan peningkatan fasilitas, gunaOleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif untuk meningkatkan kondisi lingkungan kerja, termasuk perbaikan tata ruang dan peningkatan fasilitas, guna
UBUB Semoga publikasi ini dapat menjadi sumber referensi penting bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu pemerintahan dan kebijakan publik.Semoga publikasi ini dapat menjadi sumber referensi penting bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu pemerintahan dan kebijakan publik.
USBUSB Strategi koping yang digunakan antara lain manajemen waktu, pembatasan akses media sosial, dan pencarian dukungan sosial. Temuan ini memberikan pemahamanStrategi koping yang digunakan antara lain manajemen waktu, pembatasan akses media sosial, dan pencarian dukungan sosial. Temuan ini memberikan pemahaman
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini meneliti implementasi aplikasi sistem informasi manajemen pelayanan Prolanis online (SIMPELPRO) di Puskesmas Kota Semarang, yaitu PuskesmasPenelitian ini meneliti implementasi aplikasi sistem informasi manajemen pelayanan Prolanis online (SIMPELPRO) di Puskesmas Kota Semarang, yaitu Puskesmas