POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG

Just a moment...Just a moment...

Penerapan prinsip ergonomi di lingkungan kerja sangat penting untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan, khususnya di unit rekam medis yang memiliki peran vital dalam pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi ergonomi di unit pendaftaran pasien rawat jalan BLUD RSU Kota Banjar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan petugas pendaftaran dan kepala instalasi rekam medis sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta pengukuran lingkungan kerja menggunakan thermometer hygrometer, lux meter, sound level meter, dan roll meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ergonomi belum optimal, dengan suhu ruangan mencapai 28,6°C, kelembaban 74%, pencahayaan hanya 79 lux, dan tingkat kebisingan 73.4 dBA, yang semuanya berada di luar standar kenyamanan kerja. Selain itu, keterbatasan ruang dan kursi kerja yang tidak ergonomis turut menghambat efisiensi kerja. Meskipun demikian, hubungan kerja antarpegawai dan atasan berjalan dengan baik, menciptakan suasana kerja yang kondusif. Faktor utama penghambat perbaikan adalah keterbatasan ruang dan proses birokrasi dalam renovasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan tata ruang dan peningkatan fasilitas kerja guna menunjang kenyamanan dan mutu pelayanan yang lebih baik.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi ergonomi di unit pendaftaran pasien rawat jalan BLUD RSU Kota Banjar belum optimal, terutama terkait suhu, kelembaban, dan pencahayaan yang tidak memenuhi standar kesehatan kerja.Meskipun hubungan kerja antar petugas baik, keterbatasan ruang dan proses birokrasi menjadi penghambat utama perbaikan.Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif untuk meningkatkan kondisi lingkungan kerja, termasuk perbaikan tata ruang dan peningkatan fasilitas, guna mendukung kenyamanan dan efisiensi kerja petugas serta meningkatkan mutu pelayanan pasien.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak kondisi ergonomi yang kurang optimal terhadap kinerja dan kesehatan petugas pendaftaran, termasuk pengukuran tingkat kelelahan dan keluhan muskuloskeletal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan desain ruang pendaftaran yang ergonomis, mempertimbangkan prinsip-prinsip tata ruang yang efisien dan nyaman, serta penggunaan material yang mendukung kualitas udara dan pencahayaan yang baik. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi ergonomis, seperti penyediaan kursi dan meja yang ergonomis, pengaturan pencahayaan yang optimal, dan penerapan program pelatihan ergonomi bagi petugas, dalam meningkatkan produktivitas kerja dan mengurangi risiko gangguan kesehatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terukur bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas lingkungan kerja di unit pendaftaran pasien rawat jalan.

  1. Tinjauan Aspek Ergonomi Unit Pendaftaran Pasien Rawat Jalan di BLUD RSU Kota Banjar | Jurnal Rekam Medis... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/RMIK/article/view/13758Tinjauan Aspek Ergonomi Unit Pendaftaran Pasien Rawat Jalan di BLUD RSU Kota Banjar Jurnal Rekam Medis ejournal poltekkes smg ac ojs index php RMIK article view 13758
  2. Tinjauan Aspek Ergonomi Lingkungan Pada Ruang Rekam Medis Puskesmas Tanah Merah | Jurnal Manajemen Informasi... doi.org/10.33560/jmiki.v10i2.468Tinjauan Aspek Ergonomi Lingkungan Pada Ruang Rekam Medis Puskesmas Tanah Merah Jurnal Manajemen Informasi doi 10 33560 jmiki v10i2 468
Read online
File size267.74 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test