UBUB
Heart Science JournalHeart Science JournalTerapi medis terarah pedoman (GDMT) tetap menjadi pilar utama pengelolaan gagal jantung dengan fraksi ejeksi berkurang (HFrEF). Berbagai uji coba penting dan munculnya obat-obatan baru memberikan bukti kuat yang mendukung kemampuan GDMT dalam mengurangi mortalitas kardiovaskular, rawat inap akibat gagal jantung (HHF), dan perburukan gangguan ginjal. Pengenalan rezim empat pil yang terdiri dari lima agen farmakologis spesifik mewakili pergeseran besar dalam perawatan yang memodifikasi penyakit, secara signifikan memperlambat penurunan simptomatik dan meningkatkan hasil kelangsungan hidup jangka panjang. Meskipun ada rekomendasi klinis yang kuat, terdapat kesenjangan besar dalam implementasi strategi farmakologis yang terbukti secara klinis untuk pasien yang memenuhi syarat, yang selanjutnya terkait dengan kurva mortalitas HFrEF yang relatif datar. Kepatuhan yang efektif terhadap pedoman HF seringkali terhambat oleh berbagai interaksi faktor terkait pasien, inersia klinis, dan keterbatasan sistem perawatan kesehatan. Tantangan ini diperparah oleh kompleksitas terkait usia dan komorbiditas, di mana kekhawatiran tentang beban pil dan literasi penyakit yang tidak memadai seringkali menyebabkan hasil terapeutik yang suboptimal.
Dalam lanskap saat ini dari gagal jantung dengan fraksi ejeksi berkurang, peran penting terapi medis terarah pedoman (GDMT) sebagai landasan intervensi klinis diperkuat.Data empiris terkini menunjukkan bahwa mengadopsi terapi kuadruple yang mengintegrasikan β-blocker, ARNI, MRA, dan SGLT2 inhibitor menawarkan keuntungan kelangsungan hidup yang substansial dibandingkan kombinasi ACE-i/ARB dan β-blocker tradisional.Prioritas fundamental tetaplah implementasi dini dan optimasi cepat GDMT, sebuah strategi yang telah didukung oleh uji coba STRONG-HF, yang melaporkan pengurangan signifikan dalam mortalitas semua penyebab dan HHF.
Berdasarkan latar belakang yang menyoroti kesenjangan dalam implementasi GDMT dan kompleksitas terkait usia serta komorbiditas, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang berfokus pada identifikasi dan mitigasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap inersia klinis dalam penerapan GDMT pada populasi HFrEF yang beragam akan sangat berharga. Kedua, studi yang mengeksplorasi efektivitas intervensi berbasis teknologi, seperti aplikasi seluler atau platform telemonitoring, dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap GDMT dan memberikan dukungan berkelanjutan, terutama bagi pasien dengan literasi penyakit yang rendah atau akses terbatas ke perawatan, perlu dilakukan. Ketiga, penelitian prospektif yang menyelidiki dampak strategi personalisasi GDMT, yang disesuaikan dengan profil genetik, fenotip, dan komorbiditas pasien, dapat membuka jalan bagi pendekatan pengobatan yang lebih tepat sasaran dan efektif. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, kita dapat secara signifikan meningkatkan hasil klinis bagi pasien HFrEF dan mengurangi beban global penyakit ini.
- Another reason to embrace quadruple medical therapy for heart failure: medications enabling tolerance... doi.org/10.1002/ejhf.2301Another reason to embrace quadruple medical therapy for heart failure medications enabling tolerance doi 10 1002 ejhf 2301
- Right ventricular dysfunction in patients with newâonset heart failure: longitudinal followâup... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ejhf.2721Right ventricular dysfunction in patients with newyAAAaonset heart failure longitudinal followyAAAaup onlinelibrary wiley doi 10 1002 ejhf 2721
- 2021 ESC Guidelines for the diagnosis and treatment of acute and chronic heart failure - - 2022 - European... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ejhf.23332021 ESC Guidelines for the diagnosis and treatment of acute and chronic heart failure 2022 European onlinelibrary wiley doi 10 1002 ejhf 2333
| File size | 685.56 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa implementasi perencanaan pemulangan untuk pasien gagal jantung masih suboptimal, khususnya dalam hal penyampaianTemuan penelitian ini mengindikasikan bahwa implementasi perencanaan pemulangan untuk pasien gagal jantung masih suboptimal, khususnya dalam hal penyampaian
HTPHTP Penelitian dilakukan pada bulan Agustus–September 2018 di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Tenayan Raya. Populasi terdiri atas seluruh pria usia suburPenelitian dilakukan pada bulan Agustus–September 2018 di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Tenayan Raya. Populasi terdiri atas seluruh pria usia subur
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk menelaah dampak kaligrafi terhadap kesehatan mental dengan menganalisis berbagai sumber relevan.Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk menelaah dampak kaligrafi terhadap kesehatan mental dengan menganalisis berbagai sumber relevan.
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Prosedur pengumpulan data yaitu dengan menggunakan WOD (Wawancara, Observasi, Dokumentasi). Wawancara terstruktur dengan menggunakan format keperawatanProsedur pengumpulan data yaitu dengan menggunakan WOD (Wawancara, Observasi, Dokumentasi). Wawancara terstruktur dengan menggunakan format keperawatan
PEDSCIJPEDSCIJ Kultur sputum mengidentifikasi Klebsiella pneumoniae (ESBL). Manajemen komprehensif meliputi terapi antibiotik, CPAP, sildenafil, dan dukungan nutrisi.Kultur sputum mengidentifikasi Klebsiella pneumoniae (ESBL). Manajemen komprehensif meliputi terapi antibiotik, CPAP, sildenafil, dan dukungan nutrisi.
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran pengalaman lanjut usia terhadap dukungan keluarga di panti wredha AB. Penelitian ini merupakan pendekatanPenelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran pengalaman lanjut usia terhadap dukungan keluarga di panti wredha AB. Penelitian ini merupakan pendekatan
CERICCERIC Responden menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif dan perilaku setelah intervensi CBT. Hasil ini mengindikasikan potensi CBT dalam meningkatkanResponden menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif dan perilaku setelah intervensi CBT. Hasil ini mengindikasikan potensi CBT dalam meningkatkan
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CBT terhadap halusinasi klien di sebuah rumah sakit di Medan. Desain penelitian quasi eksperimentalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CBT terhadap halusinasi klien di sebuah rumah sakit di Medan. Desain penelitian quasi eksperimental
Useful /
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO From a socio-economic perspective, Apitan has evolved to promote halal food and lifestyles, while also facing challenges in the modern era due to decliningFrom a socio-economic perspective, Apitan has evolved to promote halal food and lifestyles, while also facing challenges in the modern era due to declining
CERICCERIC Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh terapi sentuhan terhadap suhu dan nadi bayi prematur di ruang perinatologi RS X Tangerang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh terapi sentuhan terhadap suhu dan nadi bayi prematur di ruang perinatologi RS X Tangerang.
ESDMESDM Diagenesis batuan karbonat Citarate terjadi dalam sembilan fase. Fase I - III mewakili tahapan diagenesis sinisedimenter/dekat permukaan hingga kedalamanDiagenesis batuan karbonat Citarate terjadi dalam sembilan fase. Fase I - III mewakili tahapan diagenesis sinisedimenter/dekat permukaan hingga kedalaman
ESDMESDM Proses diagenesis yang terawetkan dan teramati pada pengujian petrografis meliputi penyemenan, penggantian, pendolomitan, pemampatan, peretakan, dan pelarutan.Proses diagenesis yang terawetkan dan teramati pada pengujian petrografis meliputi penyemenan, penggantian, pendolomitan, pemampatan, peretakan, dan pelarutan.