LP3MKILLP3MKIL

Linggau Jurnal Language Education and LiteratureLinggau Jurnal Language Education and Literature

Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan menentukan struktur dan kebahasaan teks eksposisi di SMP Methodist-5 Pagar Alam melalui penggunaan strategi KWL (know, want to know, learner). Metode Penelitian yang digunakan adalah PTK dilaksanakan dalam dua siklus yang pada tiap siklusnya terdiri atas empat komponen, yaitu perencanaan (planning), pelaksaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes uraian, angket, catatan lapangan, dokumentasi serta wawancara. Teknik analisis data menggunakan data kulitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor menentukan struktur dan kebahasaan teks eksposisi pratindakan sebesar 40,00 (40,00%), siklus I menjadi 60,00 (70,00%), dan pada siklus II menjadi 90,00 (80,00%). Jadi, kemampuan menentukan struktur dan kebahasaan teks eksposisi peserta didik dari pretes sampai akhir siklus I meningkat sebesar 30 (30%), pada siklus II peningkatan sebesar 20,00 (20,00%). Berdasarkan hasil penelitian, simpulan dari pratindakan hingga sesudah tindakan, nilai menentukan struktur dan kebahasaan teks eksposisi peserta didik telah mengalami peningkatan sebesar 30,00 (30,00%) yaitu dari skor 40,00 (40,00%) menjadi 70,00 (70,00%). Perubahan yang terlihat dalam penelitian tindakan kelas adalah perubahan perilaku positif siswa dibandingkan siklus sebelumnya. Pada siklus II, kegiatan pembelajaran dapat dikendalikan dengan baik dan lebih kondusif. Peserta didik yang kurang termotivasi tampak semakin bersemangat, lebih percaya diri dan berperan aktif.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Strategi KWL (Know, Want to know, Learner) dapat meningkatkan hasil belajar materi menentukan struktur dan kebahasaan teks eksposisi pada peserta didik Kelas VIII SMP Methodist-5 Pagar Alam.Pendidik yang mengalami kesulitan dalam memilih strategi pembelajaran dapat menerapkan Strategi KWL (Know, Want to know, Learner) sebagai alternatif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas.Pendidik yang ingin menggunakan Strategi KWL (Know, Want to know, Learner) diharapkan untuk membuat Strategi KWL (Know, Want to know, Learner) yang lebih bervariasi dan kreatif.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas strategi KWL dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi, dengan fokus pada pengembangan paragraf yang lebih kompleks dan penggunaan bahasa yang lebih variatif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan strategi KWL, seperti karakteristik siswa, lingkungan belajar, dan keterampilan guru dalam memfasilitasi pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi strategi KWL dengan teknologi digital, seperti penggunaan platform pembelajaran daring atau aplikasi interaktif, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.

Read online
File size582.78 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test