POLIMEDIAPOLIMEDIA

KreatorKreator

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode PDCA (Plan-Do-Check-Act) dalam menurunkan jumlah keluhan delaminasi pada produk Oilpack di PT XYZ. Delaminasi merupakan salah satu jenis cacat produk yang berdampak langsung terhadap mutu, daya tahan kemasan, serta tingkat kepuasan pelanggan. Jika tidak ditangani secara sistematis, masalah ini dapat menurunkan citra perusahaan dan meningkatkan biaya produksi akibat rework maupun klaim pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan perbaikan berkelanjutan yang terstruktur dan terukur. Melalui tahapan PDCA, penelitian ini berhasil mengidentifikasi penyebab utama terjadinya delaminasi, yaitu kualitas bahan baku yang tidak konsisten, ketidaksesuaian parameter proses produksi, serta lemahnya pengawasan pada tahapan tertentu. Pada tahap Plan dilakukan analisis akar masalah menggunakan data historis keluhan pelanggan. Tahap Do mencakup implementasi tindakan korektif berupa peningkatan pengendalian mutu bahan baku, penguatan kontrol proses produksi, serta pelatihan karyawan terkait standar operasional prosedur (SOP). Tahap Check dilakukan dengan mengevaluasi dan membandingkan data keluhan sebelum dan sesudah perbaikan, sedangkan tahap Act menetapkan standar kerja baru sebagai langkah pencegahan berulang. Hasil penelitian menunjukkan penurunan keluhan dari 16% menjadi rata-rata 5%. Jumlah keluhan mingguan juga menurun dari 10 menjadi 6 kasus (penurunan 40%), sehingga membuktikan bahwa metode PDCA efektif dalam meningkatkan pengendalian mutu dan efisiensi proses produksi.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode PDCA efektif dalam mengurangi keluhan delaminasi pada produk Oilpack di PT XYZ.Identifikasi akar masalah melalui analisis data historis dan implementasi tindakan korektif yang terstruktur berhasil menurunkan tingkat keluhan secara signifikan.Meskipun demikian, fluktuasi keluhan yang masih terjadi menunjukkan perlunya evaluasi dan peningkatan berkelanjutan pada proses pengendalian kualitas.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan fluktuasi keluhan delaminasi meskipun telah diterapkan metode PDCA, misalnya dengan analisis mendalam terhadap variasi bahan baku atau kondisi lingkungan produksi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode PDCA dengan metode peningkatan kualitas lainnya, seperti Six Sigma atau Lean Manufacturing, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal bagi PT XYZ. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pemantauan kualitas secara real-time yang terintegrasi dengan sensor dan teknologi IoT untuk mendeteksi potensi masalah delaminasi sejak dini, sehingga tindakan pencegahan dapat diambil sebelum produk cacat mencapai pelanggan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada peningkatan berkelanjutan kualitas produk dan kepuasan pelanggan di PT XYZ.

  1. Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Metode Seven Tools Pada PT X | Jurnal Ekonomi, Manajemen dan... doi.org/10.35384/jemp.v6i3.237Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Metode Seven Tools Pada PT X Jurnal Ekonomi Manajemen dan doi 10 35384 jemp v6i3 237
  2. Analysis of the Application of the PDCA Method to Minimize Complaints of Delamination of Oilpack Products... ojs2.polimedia.ac.id/index.php/kreator/article/view/1735Analysis of the Application of the PDCA Method to Minimize Complaints of Delamination of Oilpack Products ojs2 polimedia ac index php kreator article view 1735
Read online
File size614.94 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test