CIVILIZACIVILIZA

IJoIS: Indonesian Journal of Islamic StudiesIJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies

E-commerce telah sangat meluas dalam penerapan dan jangkauannya. Semakin banyak industri tradisional yang kini terlibat dalam e-commerce, salah satunya adalah industri halal dalam kategori produk. Penelitian ini menggunakan studi literatur yang mencakup kajian mengenai konsep halal dalam Islam, prinsip muamalah dalam Islam, serta tinjauan literatur tentang e-commerce dan perkembangannya di Indonesia. Salah satu aspek utama dalam definisi halal adalah pengolahan makanan, bahan baku, dan metode produksinya. Perkembangan pasar makanan dan minuman bagi Muslim menimbulkan perhatian dari sudut pandang teknis karena aspek kehalalan harus dipatuhi. Pasar halal bagi umat Muslim terus berkembang setiap hari, sebagian besar karena penyebaran Islam di berbagai masyarakat dan negara.

E-commerce halal telah berkembang untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari populasi Muslim global yang mencari produk halal yang sesuai dengan ajaran Islam dan dapat dipercaya.Implementasi e-commerce halal memerlukan strategi berbasis teknologi informasi, pemasaran digital, rantai pasok, dan sistem organisasi yang mendukung kehalalan dan kepercayaan konsumen.Studi ini merekomendasikan perlunya standarisasi data dan ontologi e-bisnis untuk mendukung rantai pasok makanan dan minuman halal secara efektif.

Pertama, perlu diteliti bagaimana sistem blockchain dapat digunakan untuk melacak keaslian sertifikasi halal dalam transaksi e-commerce, sehingga konsumen dapat memverifikasi produk secara real-time sebelum membeli. Kedua, sebaiknya dikaji pengaruh desain antarmuka platform e-commerce terhadap kepercayaan pengguna Muslim, terutama dalam penyajian informasi kehalalan, untuk mengetahui elemen apa saja yang paling meyakinkan calon pembeli. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang perilaku konsumen non-Muslim terhadap produk halal di platform e-commerce, untuk memahami potensi pasar lintas agama dan strategi pemasaran yang efektif tanpa mengorbankan prinsip kehalalan. Studi-studi ini akan melengkapi temuan sebelumnya dengan menawarkan pendekatan teknologi, pengalaman pengguna, dan ekspansi pasar yang lebih mendalam. Dengan menggabungkan aspek keamanan digital, kenyamanan berbelanja, dan inklusivitas pasar, hasil penelitian dapat membantu pengembangan ekosistem e-commerce halal yang lebih transparan, luas, dan berkelanjutan. Fokus pada verifikasi otomatis, kepercayaan pengguna, dan segmentasi pasar baru akan memperkuat fondasi bisnis halal di era digital. Penelitian lanjutan semacam ini sangat penting untuk menjawab tantangan implementasi halal e-commerce di tengah perkembangan teknologi dan keragaman konsumen global.

Read online
File size358.13 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test