STIESASTIESA
TSARWATICA (Islamic Economic, Accounting, and Management Journal)TSARWATICA (Islamic Economic, Accounting, and Management Journal)Sustainable tourism dan halal tourism telah menjadi topik penting dalam studi pariwisata; namun, keduanya sering kali dipelajari sebagai domain terpisah dalam literatur. Sementara sustainable tourism menekankan keseimbangan antara dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi, halal tourism umumnya diframing dalam hal kepatuhan syariah dan segmentasi pasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkonseptualisasi green halal tourism sebagai kerangka konseptual untuk mendukung sustainable tourism melalui pendekatan literature review. Dengan menarik pada sintesis sistematis dari literatur peer-reviewed tentang halal tourism, green tourism, dan sustainable tourism, studi ini mengidentifikasi persimpangan konseptual untuk integrasi di antara domain-domain ini. Sintesis menunjukkan bahwa green halal tourism dapat dipahami sebagai kerangka konseptual yang mengintegrasikan nilai-nilai halal sebagai fondasi etika, praktik green tourism sebagai mekanisme operasional, dan sustainable tourism sebagai hasil strategis.
Secara teoretis, artikel ini memberikan kontribusi pada pengembangan literatur pariwisata dengan menambahkan perspektif berbasis nilai religius sebagai elemen integral dalam kerangka keberlanjutan.Berbeda dari kajian sebelumnya yang cenderung menempatkan pariwisata halal sebagai isu kepatuhan atau segmentasi pasar, studi ini memposisikannya sebagai sumber nilai normatif yang relevan untuk memperkuat internalisasi prinsip keberlanjutan.Dengan demikian, green halal tourism tidak hanya dipahami sebagai pendekatan kontekstual bagi destinasi Muslim, tetapi juga sebagai kerangka konseptual yang memiliki relevansi luas dalam diskursus pariwisata etis dan berkelanjutan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengoperasionalkan kerangka green halal tourism ke dalam indikator yang terukur dan menguji penerapannya pada berbagai konteks destinasi wisata, baik di negara mayoritas Muslim maupun non-Muslim. Pendekatan empiris ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai peran green halal tourism dalam mendukung pariwisata berkelanjutan serta memperkuat relevansi praktis dan kebijakan dari kerangka konseptual yang diusulkan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan kerangka ini dalam konteks lintas budaya dan negara, guna memperkuat validitas konseptual serta memperluas kontribusinya terhadap pengembangan teori pariwisata berkelanjutan.
| File size | 432.06 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
RCF INDONESIARCF INDONESIA Implementasi kebijakan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Wae Lolos belum berjalan optimal karena lemahnya koordinasi, keterbatasan pendampingan,Implementasi kebijakan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Wae Lolos belum berjalan optimal karena lemahnya koordinasi, keterbatasan pendampingan,
STIESASTIESA Religiosity also has a significant influence because Islamic values such as honesty, trustworthiness, justice, and the prohibition of usury are the basisReligiosity also has a significant influence because Islamic values such as honesty, trustworthiness, justice, and the prohibition of usury are the basis
UNPARUNPAR Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur yang terdaftarPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur yang terdaftar
UNPARUNPAR Technological interventions are identified as pivotal, with blockchain offering solutions to double-counting and AI enhancing predictive accuracy for missingTechnological interventions are identified as pivotal, with blockchain offering solutions to double-counting and AI enhancing predictive accuracy for missing
UMTSUMTS Hasil kajian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerangka regulasi nasional yang selaras dengan standar SMIIC guna menjadikan Mindanao sebagai pusatHasil kajian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerangka regulasi nasional yang selaras dengan standar SMIIC guna menjadikan Mindanao sebagai pusat
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Tren baru seperti blockchain, keberlanjutan, dan pariwisata halal menunjukkan pergeseran fokus industri halal menuju integrasi teknologi dan praktik etis.Tren baru seperti blockchain, keberlanjutan, dan pariwisata halal menunjukkan pergeseran fokus industri halal menuju integrasi teknologi dan praktik etis.
UNPARUNPAR Pemetaan penelitian akuntansi hijau yang dilakukan dari tahun 2012 hingga 2022 dengan tinjauan sistematis di jurnal Sinta 2 dan Sinta 3 Kemendikbud denganPemetaan penelitian akuntansi hijau yang dilakukan dari tahun 2012 hingga 2022 dengan tinjauan sistematis di jurnal Sinta 2 dan Sinta 3 Kemendikbud dengan
UNIRAYAUNIRAYA Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variabel kompensasi terhadap variabel kinerjaBerdasarkan hasil penelitian dan analisis data penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variabel kompensasi terhadap variabel kinerja
Useful /
RCF INDONESIARCF INDONESIA Selain itu, mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika pasar. Namun, implementasi SIM berbasis cloud masih menghadapiSelain itu, mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika pasar. Namun, implementasi SIM berbasis cloud masih menghadapi
RCF INDONESIARCF INDONESIA Penggunaan teknologi digital seperti media sosial terbukti mampu mempercepat proses kerja dan meningkatkan efisiensi, sehingga menuntut organisasi untukPenggunaan teknologi digital seperti media sosial terbukti mampu mempercepat proses kerja dan meningkatkan efisiensi, sehingga menuntut organisasi untuk
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Penerapan hermeneutika dalam putusan hakim bertujuan untuk mencapai keadilan yang substantif dan memenuhi rasa keadilan masyarakat. Penting untuk diingatPenerapan hermeneutika dalam putusan hakim bertujuan untuk mencapai keadilan yang substantif dan memenuhi rasa keadilan masyarakat. Penting untuk diingat
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Kepolisian, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung menerapkan penyelesaian kasus pidana yang masih dapat dilakukan secara damai atau berdasarkan restorative justiceKepolisian, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung menerapkan penyelesaian kasus pidana yang masih dapat dilakukan secara damai atau berdasarkan restorative justice