ISBIISBI
Pascasarjana ISBI Bandung Conference SeriesPascasarjana ISBI Bandung Conference SeriesDunia pariwisata merupakan dunia yang dinamis, terus tumbuh dan berkembang sejalan kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Masyarakat pun memiliki kebutuhan-kebutuhan yang dinamis pula. Dunia pariwisata telah mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan dinamis manusia. Dunia pariwisata telah melokal dan menglobal sebagai studi yang khas dan bermasa depan, karena melibatkan seni budaya dan lingkungan alam untuk menjadi modal budaya dan modal sosial dunia dinamis tersebut. Salah satu upaya peningkatan yang perlu diusahakan adalah rekayasa budaya (cultural engineering). Istilah yang belum begitu dikenal dan populer di Indonesia, padahal sesungguhnya telah banyak dilakukan, khususnya di dunia pariwisata. Penelitian ini berdasarkan studi pustaka dan pengamatan sporadis di berbagai tempat yang dilihat penulis. Teori yang dipinjam globalisasi dari appadurai (1990) yang mengurai secara dunia pariwisata secara bertahap dalam globalisasi dewasa ini. Adapun sumber data dan fakta bertolak dari catatan-catatan lepas penulis yang rencananya dikompilasi sebagai bacaan mahasiswa Pascasarjana ISBI Bandung. Harapannya tumbuh kesadaran bahwa dunia pariwisata erat dengan dinamika seni budaya dan rekayasa budaya adalah salah satu pilihan yang perlu dikenali dan dipahami serta dilakukan sebagai aktivitas kreatif.
Hasil yang dapat disuguhkan adalah dunia pariwisata Indonesia dapat belajar banyak dari negara-negara yang memposisikan pariwisata sebagai modal budaya dan modal sosialnya untuk kemajuan peradaban baru Indonesia, di mana salah satunya dengan rekayasa budaya.Pariwisata Indonesia yang diversitasnya sudah dapat dipetakan, sesungguhnya memiliki peluang besar untuk melakukan rekayasa budaya, potensi seni budaya dan lingkungan alam dapat dimanfaatkan untuk pengembangan dunia pariwisata yang nantinya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.Konsep pengembangan rekayasa budaya diharapkan dapat memberikan kontribusi kecil tentang betapa pentingnya konsep pengembangan rekayasa budaya.
Berdasarkan latar belakang yang menyoroti pentingnya , serta hasil penelitian yang menunjukkan potensi Indonesia untuk belajar dari negara lain, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai implementasi rekayasa budaya di berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada identifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Studi ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam dan observasi partisipatif, untuk memahami konteks lokal dan perspektif para pemangku kepentingan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator keberhasilan rekayasa budaya dalam konteks pariwisata, yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Indikator ini dapat digunakan untuk mengukur dampak rekayasa budaya dan memberikan umpan balik bagi perbaikan program. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memfasilitasi rekayasa budaya, misalnya melalui pengembangan platform online untuk mempromosikan produk budaya lokal atau penggunaan media sosial untuk membangun komunitas pariwisata yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi dan tantangan rekayasa budaya dalam memajukan pariwisata Indonesia, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan dan praktis untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.
| File size | 466.08 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
MANDALABHAKTIMANDALABHAKTI Pengurus utama ini merangkap beberapa tugas seperti pemandu wisata, penjaga keamanan, dan petugas kebersihan. Motivasi diberikan secara lisan maupun melaluiPengurus utama ini merangkap beberapa tugas seperti pemandu wisata, penjaga keamanan, dan petugas kebersihan. Motivasi diberikan secara lisan maupun melalui
ASIAASIA Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif yang selaras dengan nilai-nilaiLangkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif yang selaras dengan nilai-nilai
ASIAASIA PRA secara efektif meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat, memperkuat identitas desa sebagai destinasi pariwisata pendidikan, serta menunjukkanPRA secara efektif meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat, memperkuat identitas desa sebagai destinasi pariwisata pendidikan, serta menunjukkan
PKTJPKTJ Program ini tidak hanya mendukung pengembangan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan daerah, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarianProgram ini tidak hanya mendukung pengembangan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan daerah, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian
STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU Namun, masih terdapat kendala dalam hal responsivitas akibat keterbatasan personel, tugas yang belum optimal, serta disiplin pelaksanaan akuntabilitasNamun, masih terdapat kendala dalam hal responsivitas akibat keterbatasan personel, tugas yang belum optimal, serta disiplin pelaksanaan akuntabilitas
UPN VeteranUPN Veteran Temuan ini menekankan kebutuhan mekanisme tata kelola inklusif, partisipatif yang memungkinkan representasi etis, kontekstual, dan adil destinasi pariwisataTemuan ini menekankan kebutuhan mekanisme tata kelola inklusif, partisipatif yang memungkinkan representasi etis, kontekstual, dan adil destinasi pariwisata
STAIDHISTAIDHI Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat lokal dalam mengelola potensi pertanian sebagai daya tarik wisata edukasi,Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat lokal dalam mengelola potensi pertanian sebagai daya tarik wisata edukasi,
UMCUMC Kemudian terkait pengelolaan pada pengembangan wisatanya sudah baik dari segi pelayanan, keamanan dan lain sebagainya. Kesimpulan penelitian yang telahKemudian terkait pengelolaan pada pengembangan wisatanya sudah baik dari segi pelayanan, keamanan dan lain sebagainya. Kesimpulan penelitian yang telah
Useful /
ORLIORLI Kirsten Rat Sarcoma (KRAS) merupakan salah satu proto-onkogen yang mengalami peningkatan ekspresi lebih dari 60% pada KNF. Aktivasi KRAS memainkan peranKirsten Rat Sarcoma (KRAS) merupakan salah satu proto-onkogen yang mengalami peningkatan ekspresi lebih dari 60% pada KNF. Aktivasi KRAS memainkan peran
PKTJPKTJ Oleh karena itu, disarankan meningkatkan frekuensi ramp check, mengadopsi teknologi digital dalam pencatatan, serta memberikan pelatihan berkelanjutanOleh karena itu, disarankan meningkatkan frekuensi ramp check, mengadopsi teknologi digital dalam pencatatan, serta memberikan pelatihan berkelanjutan
UNAIUNAI Penelitian kuantitatif dilakukan untuk menggambarkan sifat kepribadian, atribusi kausal, dan struktur hubungan siswa sekolah menengah dengan menggunakanPenelitian kuantitatif dilakukan untuk menggambarkan sifat kepribadian, atribusi kausal, dan struktur hubungan siswa sekolah menengah dengan menggunakan
APTIKOMAPTIKOM PTS Indonesia setiap tahunnya memiliki agenda untuk mengevaluasi kinerja karyawannya. Evaluasi penilaian kinerja karyawan masih belum optimal karena prosesPTS Indonesia setiap tahunnya memiliki agenda untuk mengevaluasi kinerja karyawannya. Evaluasi penilaian kinerja karyawan masih belum optimal karena proses