INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER

Neo Journal of economy and social humanitiesNeo Journal of economy and social humanities

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inflasi, risiko kredit, dan nilai tukar terhadap profitabilitas perbankan di Indonesia, menggunakan ROA sebagai indikator, pada periode 2021‑2024 berdasarkan teori sinyal. Metode kuantitatif dengan pendekatan asosiasi dilakukan melalui regresi linier berganda menggunakan SPSS 16 dengan data sekunder sebanyak 44 observasi dari 11 bank konvensional besar terdaftar di IDX. Hasilnya menunjukkan bahwa inflasi, nilai tukar, dan risiko kredit secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, namun hanya sebagian risiko kredit (t = 2,618, p = 0,012) yang memiliki pengaruh signifikan secara parsial. Inflasi dan nilai tukar tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan (p > 0,05). Temuan ini diinterpretasikan melalui teori sinyal, menunjukkan bahwa bank dengan manajemen risiko kredit yang baik dapat mengirim sinyal positif kepada pasar meski menghadapi tekanan inflasi dan fluktuasi nilai tukar. Rekomendasi penelitian menyarankan pengawasan ketat NPL oleh OJK dan BI serta hedging risiko nilai tukar, serta penilaian kinerja keuangan yang lebih transparan.

Inflasi, nilai tukar, dan risiko kredit secara simultan mempengaruhi profitabilitas perbankan di Indonesia, namun hanya risiko kredit yang memiliki pengaruh signifikan secara parsial.Inflasi dan nilai tukar tidak mempengaruhi profitabilitas secara signifikan secara parsial.Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen risiko kredit dalam mempertahankan profitabilitas bank.

Berhubung analisis ini terbatas pada data sekunder periode 2021–2024 dan sampel 11 bank, penelitian selanjutnya dapat berbentuk studi longitudinal yang melacak perkembangan variabel makroekonomi dan risiko kredit secara real‑time menggunakan data OJK dan BI, sehingga dapat menilai dinamika respons bank terhadap perubahan ekonomi. Penelitian lain dapat memperluas model dengan memasukkan variabel kontrol tambahan seperti suku bunga bank sentral, pertumbuhan GDP, dan rasio kecukupan modal (CAR) untuk melihat kontribusi faktor internal dan eksternal terhadap ROA secara lebih komprehensif. Selain itu, pendekatan metodologis berbasis panel data dapat diterapkan untuk mengidentifikasi efek heterogenitas antar bank, sehingga dapat dianalisis strategi manajemen risiko yang paling efektif dalam situasi ekonomi yang tidak pasti dan volatilitas nilai tukar. Dengan tiga arah studi ini, dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih spesifik bagi regulator dan manajer bank dalam meningkatkan profitabilitas sambil memitigasi risiko eksternal dan internal.

  1. PENGARUH BI RATE DAN NILAI TUKAR MATA UANG TERHADAP PROFITABILITAS BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK... doi.org/10.35905/moneta.v2i1.5649PENGARUH BI RATE DAN NILAI TUKAR MATA UANG TERHADAP PROFITABILITAS BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK doi 10 35905 moneta v2i1 5649
  2. The Effect of Inflation, Exchange Rate and Credit Risk on Banking Profitability in Indonesia (2021 –... doi.org/10.56403/nejesh.v4i4.346The Effect of Inflation Exchange Rate and Credit Risk on Banking Profitability in Indonesia 2021 Ae doi 10 56403 nejesh v4i4 346
  3. DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PROFITABILITAS PERBANKAN KONVENSIONAL DI INDONESIA SEBELUM DAN SETELAH... doi.org/10.24843/EEP.2024.v13.i10.p01DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PROFITABILITAS PERBANKAN KONVENSIONAL DI INDONESIA SEBELUM DAN SETELAH doi 10 24843 EEP 2024 v13 i10 p01
  4. Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi Dan Tingkat Bagi Hasil Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah... jurnal.ibik.ac.id/index.php/jimkes/article/view/763Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi Dan Tingkat Bagi Hasil Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah jurnal ibik ac index php jimkes article view 763
Read online
File size776.31 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test