MALAHAYATIMALAHAYATI

Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia Kesmas

Status gizi merupakan gambaran kondisi tubuh sebagai akibat pemanfaatan zat‑zat gizi dari makanan yang dikonsumsi. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi gizi kurang (underweight) di Provinsi Lampung sebesar 8,95 %, gizi lebih (overweight) sebesar 12,35 % dan obesitas sebesar 17,31 %. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi wanita berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif cross‑sectional dengan sampel total 223 narapidana. Alat pengumpul data berupa kuesioner dan hasil analisis memanfaatkan uji univariat, chi‑square, serta regresi logistik ganda. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia, asupan makan, riwayat penyakit, aktivitas fisik, tingkat stres, dan pola asuh keluarga dengan status gizi, sedangkan status sosial ekonomi tidak berpengaruh secara signifikan. Variabel stres memiliki dominasi tertinggi dengan odds ratio 7,509, menunjukkan bahwa tingkat stres menengah hingga parah meningkatkan risiko status gizi tidak normal secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petugas lapas dalam merancang edukasi dan program kesehatan mental untuk meningkatkan status gizi narapidana.

Terdapat hubungan signifikan antara usia, asupan makan, riwayat penyakit, aktivitas fisik, tingkat stres, dan pola asuh keluarga dengan status gizi wanita di LPP Kelas IIA Kota Bandar Lampung.Variabel stres menengah–parah memiliki pengaruh paling dominan, meningkatkan risiko status gizi tidak normal sepuluh kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan stres ringan.Faktor lain seperti asupan makan dan pola asuh keluarga juga berkontribusi penting terhadap status gizi, menunjukkan perlunya intervensi multifaktorial.

Bagaimana program edukasi nutrisi yang disesuaikan dengan tingkat stres dapat mempengaruhi status gizi di lembaga pemasyarakatan? Apakah penggabungan aktivitas fisik reguler dalam rutinitas harian narapidana dapat menurunkan prevalensi gizi tidak normal secara signifikan? Bagaimana pola asuh keluarga yang lebih baik dapat diterapkan melalui pelatihan bagi narapidana dan keluarga mereka untuk meningkatkan keseimbangan gizi selama masa penahanan?.

  1. Vol. 1 No. 02 (2021): Journal of Midwifery Care | Journal of Midwifery Care. vol journal midwifery care... ejournal.stikku.ac.id/index.php/jmc/issue/view/20Vol 1 No 02 2021 Journal of Midwifery Care Journal of Midwifery Care vol journal midwifery care ejournal stikku ac index php jmc issue view 20
Read online
File size376.16 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test