IAIN SUIAIN SU

Studia Economica : Jurnal Ekonomi IslamStudia Economica : Jurnal Ekonomi Islam

Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan intensi generasi milineal dalam berinvestasi reksadana sayariah berbasis digital. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitis. Peneliti memilih penelitian deskriptif analitis karena metodenya adalah dengan cara mengumpulkan data kemudian memaparkan apa adanya dan disusun serta dituangkan dalam bentuk narasi dan dianalisis. Temuan dalam penelitian ini yaitu bahwa investor pada pasar modal mengalami peningkatan yang cukup signifikan, peningkatan tersebut didominasi oleh generasi milineal yang berusia dibawah 30 tahun. Salah satu instrumen investasi yang banyak digunakan untuk kalangan generasi milineal yaitu reksa dana syariah. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi intensi generasi milenial dalam berinvestasi pada reksadana syariah berbasis digital yaitu diantaranya: 1) Literasi keuangan (Financial Literacy) dimana generasi milineal sekarang lebih peka terhadap literasi keuangan hal ini dikarenakan perkembangan teknologi dari tahun ke tahun yang begitu cepat, 2) Personal Interest dari diri para generasi milineal yang ingin berinvestasi di reksadana syariah berbasis digital atau menggunakan plattform, 3) Perkembangan teknologi memungkinkan setiap orang untuk mendapatkan maupun mengakses berbagai macam informasi mengenai investasi. Untuk itu kemajuan teknologi yang ada saat ini membuat keinginan atau niat para generasi milineal untuk berinvestasi pada reksadana syariah menggunakan platform digital.

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ekspansi reksadana syariah telah berkembang cukup signifikan.Hingga tahun 2003, hanya terdapat empat reksadana syariah yang efektif, namun pada tahun 2004, sebanyak tujuh reksadana syariah baru dinyatakan efektif.Secara kumulatif, hingga akhir tahun 2004, terdapat sebelas reksadana syariah, dan hingga April 2014, terdapat 62 reksadana syariah.Perkembangan reksadana syariah dipahami telah mengalami peningkatan yang sangat pesat.Selain itu, penelitian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa generasi milenial, yaitu mereka yang berusia di bawah 30 tahun, telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam jumlah investor di pasar modal.Bersama dengan OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga melaporkan bahwa minat generasi milenial untuk berinvestasi semakin meningkat, dengan mayoritas investor terdiri dari remaja dan dewasa muda di bawah usia 25 tahun.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh faktor-faktor eksternal, seperti kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi makro, terhadap keputusan investasi generasi milenial pada reksadana syariah digital. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran influencer media sosial dalam membentuk persepsi dan minat investasi generasi milenial, serta bagaimana strategi pemasaran digital yang efektif dapat meningkatkan adopsi reksadana syariah di kalangan generasi muda. Terakhir, penelitian dapat meneliti lebih lanjut mengenai dampak literasi keuangan syariah terhadap keputusan investasi generasi milenial, serta bagaimana program edukasi keuangan syariah dapat dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan investor muda terhadap produk investasi syariah.

Read online
File size813.71 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test