DELIHUSADADELIHUSADA
Jurnal Kajian Kesehatan MasyarakatJurnal Kajian Kesehatan MasyarakatDemam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, salah satu penyakit endemik dengan angka morbiditas yang cenderung meningkat dan seringkali menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor pejamu (manusia), agen (nyamuk), dan lingkungan (kondisi geografis lingkungan dan kondisi demografis). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Londut, Kabupaten Labuhan Batu Utara pada tahun 2021. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain studi kasus kontrol dengan jumlah kelompok kasus sebanyak 45 orang dan kelompok kontrol sebanyak 45 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat, kemudian uji bivariat menggunakan uji Chi Square dan uji multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara pengetahuan, tindakan, suhu, dan pencahayaan terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Londut, Kabupaten Labuhan Batu Utara. Disarankan kepada masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta berpartisipasi dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN-DHF) dan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan secara berkala kepada masyarakat mengenai peningkatan pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah dan pentingnya pencahayaan yang memadai di rumah.
Terdapat pengaruh faktor pengetahuan, tindakan, dan pencahayaan terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Londut Kabupaten Labuhan Batu Utara tahun 2021.Pengetahuan merupakan faktor yang dominan berpengaruh terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD).Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam program pemberantasan sarang nyamuk.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan spesifik yang paling berkontribusi terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di wilayah kerja Puskesmas Londut, seperti jenis-jenis tempat penampungan air yang paling umum dan efektivitas berbagai metode pengendalian vektor yang diterapkan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi berbasis masyarakat yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan DBD, dengan fokus pada kelompok-kelompok masyarakat yang paling rentan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan hambatan yang dihadapi masyarakat dalam menerapkan perilaku pencegahan DBD, sehingga dapat dirumuskan strategi komunikasi yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
| File size | 551.82 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UHTUHT Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai CBT dan SOOCA pada tahun 2021 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun tidak terdapatHasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai CBT dan SOOCA pada tahun 2021 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun tidak terdapat
UNIGAUNIGA Pelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi, Kinerja Pegawai dan Good Governance di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut sudah sangat baik hasil dariPelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi, Kinerja Pegawai dan Good Governance di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut sudah sangat baik hasil dari
IWIIWI Di era transformasi digital, peningkatan kapasitas aparatur sipil negara dalam memanfaatkan teknologi menjadi kebutuhan mendesak. Namun, masih banyak WidyaiswaraDi era transformasi digital, peningkatan kapasitas aparatur sipil negara dalam memanfaatkan teknologi menjadi kebutuhan mendesak. Namun, masih banyak Widyaiswara
BANTENPROVBANTENPROV Kajian ini ditujukan untuk memahami kebijakan pelestarian cagar budaya dan kaitannya dengan program revitalisasi Situs Banten Lama. Dengan menggunakanKajian ini ditujukan untuk memahami kebijakan pelestarian cagar budaya dan kaitannya dengan program revitalisasi Situs Banten Lama. Dengan menggunakan
HTPHTP Pada tahun 2008 tercatat 61 kasus (insiden 15,95 per 100.000 penduduk), tahun 2009 sebanyak 77 kasus (insiden 20,13 per 100.000 penduduk), dan tahun 2010Pada tahun 2008 tercatat 61 kasus (insiden 15,95 per 100.000 penduduk), tahun 2009 sebanyak 77 kasus (insiden 20,13 per 100.000 penduduk), dan tahun 2010
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nafsu makan pada balita gizi kurang yaitu dengan terapi non farmakologi seperti tuina massage dan pemberianUpaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nafsu makan pada balita gizi kurang yaitu dengan terapi non farmakologi seperti tuina massage dan pemberian
UNSURUNSUR Hak-hak pasien harus dipenuhi mengingat kepuasan pasien menjadi salah satu barometer mutu layanan sedangkan ketidakpuasan pasien dapat menjadi pangkalHak-hak pasien harus dipenuhi mengingat kepuasan pasien menjadi salah satu barometer mutu layanan sedangkan ketidakpuasan pasien dapat menjadi pangkal
DELIHUSADADELIHUSADA Adam Malik terus menjaga hubungan dengan distributor untuk terus memberikan pelayanan maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif,Adam Malik terus menjaga hubungan dengan distributor untuk terus memberikan pelayanan maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif,
Useful /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Referensi penting dalam pengukuran kesadaran metakognitif diambil dari karya Schraw & Dennison (1994). Siswa dengan kesadaran metakognisi tinggi mampuReferensi penting dalam pengukuran kesadaran metakognitif diambil dari karya Schraw & Dennison (1994). Siswa dengan kesadaran metakognisi tinggi mampu
DELIHUSADADELIHUSADA Program pencegahan dan pengendalian TBC di Indonesia perlu ditingkatkan melalui berbagai upaya, termasuk memperkuat koordinasi, jejaring kerja, dan kemitraanProgram pencegahan dan pengendalian TBC di Indonesia perlu ditingkatkan melalui berbagai upaya, termasuk memperkuat koordinasi, jejaring kerja, dan kemitraan
DELIHUSADADELIHUSADA 020), the use of repellant (p=0. 022), the set up of cord netting (p=zero. half), and the prevention of malaria. recommendations that can be given are020), the use of repellant (p=0. 022), the set up of cord netting (p=zero. half), and the prevention of malaria. recommendations that can be given are
DELIHUSADADELIHUSADA 3/2014 tetapi sampai saat ini belum berjalan dengan efektif dikarenakan kurangnya sosialisasi yang harus terus menerus oleh petugas puskesmas dan sarana3/2014 tetapi sampai saat ini belum berjalan dengan efektif dikarenakan kurangnya sosialisasi yang harus terus menerus oleh petugas puskesmas dan sarana