DELIHUSADADELIHUSADA
Jurnal Kajian Kesehatan MasyarakatJurnal Kajian Kesehatan MasyarakatHealth is a basic human right and is one of the factors that determine the quality of human resources. Midwives are one of the health workers who have an important and strategic position, especially in reducing maternal mortality, morbidity and infant mortality. Currently in the world the Maternal Mortality Rate (MMR) during childbirth and the Infant Mortality Rate, especially for newborns, is still high. The factors that influence the performance of midwives in documenting the MCH Handbook include knowledge, attitudes, skills, work motivation, compensation system, workload and work climate. Based on this, the role of the midwife as a service provider must be capable and skilled in providing services in accordance with the established standards. Midwifery services have a noble purpose, protecting and promoting womens health, especially helping pregnant women and their families. The services are provided so that women and their families gain emotional adjustment in dealing with pregnancy and childbirth, as well as ensuring that prospective mothers get sufficient knowledge, skills and information to enter the period of motherhood. These factors include factors related to the performance of village midwives in reducing maternal and child mortality at the Gunung Baringin Community Health Center. This research is a survey with a cross sectional research design. The total sample in this study was 42 midwives. Data were analyzed by Chi Square test with 0.05. The results of the study using bivariate analysis showed that there was a relationship between the knowledge of midwives and the performance of midwives with p value (0.002) < 0.05, there was a relationship between midwives motivation and midwifery performance with p value (0.014) < 0.05, there was a relationship between midwife leadership and performance. midwife with p value (0.004) < 0.05, There is a relationship between midwife incentives and midwife performance with p value (0.014) < 0.05 and There is a relationship between midwife colleagues and midwife performance in reducing maternal and child mortality at Gunung Puskesmas Lay with p value (0.007) < 0.05.
Based on the results of the research and analysis conducted regarding the Factors Related to the Performance of Village Midwives in Reducing Maternal and Child Mortality at the Gunung Baringin Health Center in 2021, it can be concluded that there is a relationship between midwives knowledge and the performance of midwives in reducing maternal and child mortality at the Gunung Baringin Health Center.Furthermore, there is a relationship between midwives motivation and the performance of midwives in reducing maternal and child mortality at the Gunung Baringin Health Center.Finally, there is a relationship between midwife leadership and the performance of midwives in reducing maternal and child mortality at the Gunung Baringin Health Center.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja bidan desa dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk menggali secara mendalam persepsi dan pengalaman bidan desa terkait dengan tantangan dan dukungan yang mereka hadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konteks lokal dan faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi kinerja mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi bidan desa. Intervensi ini dapat berupa pelatihan, pendampingan, atau pemberian insentif yang lebih menarik. Evaluasi yang ketat terhadap efektivitas intervensi ini akan memberikan bukti empiris untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti peran dukungan sosial dan kolaborasi antar tenaga kesehatan dalam meningkatkan kinerja bidan desa. Investigasi mengenai bagaimana bidan desa berinteraksi dengan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, serta bagaimana dukungan dari keluarga dan masyarakat mempengaruhi motivasi dan kinerja mereka, akan memberikan wawasan penting untuk meningkatkan sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
| File size | 626.41 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Seringkali, norma-norma formal membatasi kedalaman hubungan antar-etnis, sedangkan ruang-ruang komunal inklusif cenderung mempromosikan keterlibatan timbalSeringkali, norma-norma formal membatasi kedalaman hubungan antar-etnis, sedangkan ruang-ruang komunal inklusif cenderung mempromosikan keterlibatan timbal
UMSUMS Spiritualitas berkontribusi 56,82% terhadap ketahanan melalui harga diri, dan sisanya 43,18% dijelaskan oleh variabel lain yang dikeluarkan dari penelitian.Spiritualitas berkontribusi 56,82% terhadap ketahanan melalui harga diri, dan sisanya 43,18% dijelaskan oleh variabel lain yang dikeluarkan dari penelitian.
UNIGALUNIGAL Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar respondenData dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar responden
JQWHJQWH Terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas yoga prenatal terhadap tingkat ketidaknyamanan ibu hamil trimester tiga antara kelompok intervensi danTerdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas yoga prenatal terhadap tingkat ketidaknyamanan ibu hamil trimester tiga antara kelompok intervensi dan
JQWHJQWH Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah dari responden memiliki motivasi yang kuat (50%), sebagian besar responden memiliki dukungan keluargaHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah dari responden memiliki motivasi yang kuat (50%), sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil dalam melakukan tes HI. Metode: penelitian ini merupakan penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil dalam melakukan tes HI. Metode: penelitian ini merupakan penelitian
JQWHJQWH Sampel yang digunakan adalah seluruh ibu hamil dengan usia kehamilan 20-32 minggu. Dalam penelitian ini, terdapat 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyakSampel yang digunakan adalah seluruh ibu hamil dengan usia kehamilan 20-32 minggu. Dalam penelitian ini, terdapat 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak
JQWHJQWH Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas mual muntah setelah responden mengkonsumsi buah pisang ambon (Musa Paradisiaca. L). BerdasarkanHasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas mual muntah setelah responden mengkonsumsi buah pisang ambon (Musa Paradisiaca. L). Berdasarkan
Useful /
UNJUNJ Dalam konteks kesehatan masyarakat, persebaran fasilitas kesehatan menjadi faktor penting dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang merata. Metode GWRDalam konteks kesehatan masyarakat, persebaran fasilitas kesehatan menjadi faktor penting dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang merata. Metode GWR
DELIHUSADADELIHUSADA Informan penelitian ini adalah Kepala Puskesmas, pemegang program TB, kader, pengelola program DM, pengelola program HIV, dan pengelola program MCH. HasilInforman penelitian ini adalah Kepala Puskesmas, pemegang program TB, kader, pengelola program DM, pengelola program HIV, dan pengelola program MCH. Hasil
JQWHJQWH Subjek penelitian terdiri dari 25 ibu nifas di Desa Gambirsari yang dipilih melalui purposive sampling. Untuk mengukur kejadian postpartum blues digunakanSubjek penelitian terdiri dari 25 ibu nifas di Desa Gambirsari yang dipilih melalui purposive sampling. Untuk mengukur kejadian postpartum blues digunakan
DELIHUSADADELIHUSADA Beban kerja merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kepatuhan perawat. Rumah sakit diharapkan dapat menerapkan kebijakan yang mendukung pengelolaanBeban kerja merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kepatuhan perawat. Rumah sakit diharapkan dapat menerapkan kebijakan yang mendukung pengelolaan