UNDARISUNDARIS
BISECER (Business Economic Entrepreneurship)BISECER (Business Economic Entrepreneurship)Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara Tangibilitas, TATO, dan NPM terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage periode 2019-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur subsektor food and beverage sebanyak 84 perusahaan dan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 41 perusahaan sebagai sampel. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Smart PLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Variabel Tangibilitas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Keuangan. 2) TATO secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Keuangan. 3) NPM secara parsial memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Keuangan. 4) Secara bersama-sama variabel Tangibilitas, TATO, dan NPM berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage periode 2019-2022.
Variabel Tangibilitas berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Keuangan secara parsial.TATO berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Keuangan secara parsial.NPM dan ketiga variabel secara bersama-sama juga berpengaruh signifikan positif terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh efisiensi penggunaan aset tetap terhadap kinerja keuangan dengan memperdalam variabel tangibilitas melalui pendekatan usia aset dan tingkat depresiasi, mengingat aset tetap yang tidak dikelola optimal justru dapat menurunkan kinerja. Kedua, penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana rasio perputaran aset (TATO) dipengaruhi oleh digitalisasi proses produksi dan distribusi di perusahaan food and beverage, untuk melihat apakah transformasi teknologi mampu meningkatkan efisiensi penggunaan aset. Ketiga, perlu dikaji lebih jauh faktor internal yang memengaruhi NPM, seperti strategi penetapan harga, struktur biaya operasional, dan inovasi produk, dalam konteks daya beli konsumen dan persaingan pasar yang semakin ketat, agar dapat memahami secara lebih komprehensif mengapa NPM menjadi faktor paling dominan dalam menentukan kinerja keuangan perusahaan.
| File size | 390.34 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
BMABERSAMABMABERSAMA Rata-rata Net Profit Margin (NPM) sebesar 4,17% menunjukkan efisiensi dalam mengelola biaya. Total Assets Turnover (TATO) dengan rata-rata 1,49 kali mencerminkanRata-rata Net Profit Margin (NPM) sebesar 4,17% menunjukkan efisiensi dalam mengelola biaya. Total Assets Turnover (TATO) dengan rata-rata 1,49 kali mencerminkan
UNDANAUNDANA Analisis pendapatan menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp2. 362.500 dan penerimaan sebesar Rp4. 500.000 dari penjualan 4. 500 unit kue, sehinggaAnalisis pendapatan menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp2. 362.500 dan penerimaan sebesar Rp4. 500.000 dari penjualan 4. 500 unit kue, sehingga
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Hasil program menunjukkan bahwa usaha kerajinan sarung lawo kembo merupakan tradisi yang sangat khas bagi masyarakat Ndona, dengan tiga jenis motif utama:Hasil program menunjukkan bahwa usaha kerajinan sarung lawo kembo merupakan tradisi yang sangat khas bagi masyarakat Ndona, dengan tiga jenis motif utama:
PROVISIPROVISI Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain sekuensial eksplanatori. Data kuantitatif diperoleh dari 350 responden melalui survei daring,Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain sekuensial eksplanatori. Data kuantitatif diperoleh dari 350 responden melalui survei daring,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Berdasarkan pengujian koefisien determinasi, bahwa Kredit Usaha Rakyat dan Lokasi Usaha mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap Pendapatan UMKM bidang fashionBerdasarkan pengujian koefisien determinasi, bahwa Kredit Usaha Rakyat dan Lokasi Usaha mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap Pendapatan UMKM bidang fashion
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian ini menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap minat beli produk Teh Gelas di Kota Batam dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.Penelitian ini menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap minat beli produk Teh Gelas di Kota Batam dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Laporan tahunan perusahaan digunakan sebgaisumber data utama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Leverage, Profitability, Liquidity, dan DividendLaporan tahunan perusahaan digunakan sebgaisumber data utama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Leverage, Profitability, Liquidity, dan Dividend
UNHAJUNHAJ 300.000/hari, UMKM Coffee Shop memiliki pendapatan tertinggi sebesar Rp.300.000/hari dan terendah sebesar Rp.250.000/hari. Untuk UMKM Warung Kopi lainnya300.000/hari, UMKM Coffee Shop memiliki pendapatan tertinggi sebesar Rp.300.000/hari dan terendah sebesar Rp.250.000/hari. Untuk UMKM Warung Kopi lainnya
Useful /
BMABERSAMABMABERSAMA Metode pemilihan sampel yang dipilih adalah accidental sampling, dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sampel berjumlah 100 responden. PenelitianMetode pemilihan sampel yang dipilih adalah accidental sampling, dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sampel berjumlah 100 responden. Penelitian
BMABERSAMABMABERSAMA Di sisi lain, hasil penelitian menyimpulkan bahwa Perputaran Modal Kerja tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap Return On Asset. SecaraDi sisi lain, hasil penelitian menyimpulkan bahwa Perputaran Modal Kerja tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap Return On Asset. Secara
BMABERSAMABMABERSAMA Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 44 responden yang merupakan masyarakat Desa Sukajaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi melalui mediaData dikumpulkan melalui kuesioner dari 44 responden yang merupakan masyarakat Desa Sukajaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi melalui media
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menyimpulkan bahwa masih terdapat ketidaksesuaian antara praktik pemidanaan dan tujuan humanis dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika,Penelitian ini menyimpulkan bahwa masih terdapat ketidaksesuaian antara praktik pemidanaan dan tujuan humanis dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika,