STIES PURWAKARTASTIES PURWAKARTA

JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena praktik jual beli tembakau linting di Toko Bako Odeg, Desa Cikumpay, Campaka, Purwakarta, yang menjadi salah satu bentuk usaha tradisional dengan konsumen yang cukup beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme jual beli tembakau linting di toko tersebut serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip etika bisnis Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder melalui dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli di Toko Bako Odeg telah berjalan dengan mekanisme yang jelas, mulai dari pemesanan, pembuatan, penyerahan barang, hingga pembayaran dan penilaian produk. Pemilik toko menjaga keterbukaan komunikasi, memberikan edukasi kepada konsumen, serta fleksibilitas dalam sistem pembayaran. Dari perspektif etika bisnis Islam, praktik ini mencerminkan prinsip tauhid melalui sikap adil dan kebiasaan bersedekah, serta prinsip keseimbangan dengan menjaga kualitas produk dan memenuhi takaran sesuai kesepakatan. Namun, terdapat kekurangan pada aspek kehendak bebas berupa keterlambatan penyerahan barang yang tidak sesuai perjanjian awal, meskipun selalu dikomunikasikan secara terbuka. Kesimpulannya, praktik jual beli tembakau linting di Toko Bako Odeg secara umum telah mencerminkan sebagian besar prinsip etika bisnis Islam, meskipun masih perlu peningkatan dalam hal konsistensi pemenuhan janji waktu penyerahan barang.

Praktik jual beli tembakau linting di Toko Bako Odeg secara umum telah mencerminkan sebagian besar prinsip etika bisnis Islam, meskipun masih perlu peningkatan dalam hal konsistensi pemenuhan janji waktu penyerahan barang.Dampak penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan usaha kecil dengan tetap berlandaskan etika bisnis Islam, sehingga kepercayaan konsumen semakin terjaga dan usaha tradisional dapat berkelanjutan secara etis dan profesional.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan penyerahan barang di Toko Bako Odeg, seperti manajemen waktu pemilik toko yang juga bekerja sebagai buruh pabrik. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil dalam menjalankan bisnis secara bersamaan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem manajemen waktu yang efektif bagi pemilik toko, misalnya dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen waktu Islami yang menekankan pada prioritas, efisiensi, dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penerapan teknologi digital dalam proses pemesanan dan penyerahan barang, seperti penggunaan aplikasi pesan singkat atau platform e-commerce, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi serta mengurangi risiko keterlambatan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan dan keberlanjutan usaha kecil berbasis etika bisnis Islam.

Read online
File size538.83 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test