JURNALBIKESJURNALBIKES

JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)

Frekuensi sakit pada anak merupakan indikator penting dalam kesehatan anak, khususnya balita. Frekuensi sakit yang sering dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Berbagai faktor dapat memengaruhi terjadinya frekuensi sakit pada anak, seperti pemberian asi eksklusif serta kelengkapan imunisasi. Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi dampak ketepatan serta kelengkapan imunisasi dasar dan pemberian asi eksklusif pada frekuensi sakit pada anak khususnya umur 0-2 tahun. Penelitian ini merupakan studi literatur review dengan eliminasi beberapa jurnal dari berbagai database menggunakan metode eliminasi PICO, melibatkan 10 jurnal studi yang berhubungan dengan judul studi. Hasil analisis menunjukkan dari 10 jurnal yang didapat seluruhnya memiliki persepsi yang sama yaitu terdapat keterkaitan dan pengaruh antara pemberian imunisasi serta asi eksklusif terhadap frekuensi sakit pada anak. Kesimpulannya, frekuensi sakit akan cenderung semakin sering terjadi pada anak yang tidak memperoleh imunisasi secara lengkap dan tidak memperoleh asi eksklusif. Disarankan agar pendidikan kesehatan terkait imunisasi dan pemberian asi eksklusif diberikan baik saat pelayanan postpartum maupun pelayanan sakit pada fasilitas Kesehatan terutama pada anak umur 0-2 tahun.

Frekuensi sakit akan cenderung semakin sering terjadi pada anak yang tidak memperoleh imunisasi secara lengkap dan tidak memperoleh asi eksklusif.Disarankan agar pendidikan kesehatan terkait imunisasi dan pemberian asi eksklusif diberikan baik saat pelayanan postpartum maupun pelayanan sakit pada fasilitas Kesehatan terutama pada anak umur 0-2 tahun.

Berdasarkan studi ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort prospektif dapat dilakukan untuk menguji hubungan kausal antara kepatuhan imunisasi, pemberian ASI eksklusif, dan frekuensi sakit pada anak usia 0-2 tahun secara lebih mendalam. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi orang tua terkait pemberian imunisasi dan ASI eksklusif, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan mereka. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik pemberian imunisasi serta ASI eksklusif pada ibu hamil dan menyusui. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan kesehatan anak di Indonesia.

  1. Pneumonia pada Balita Tidak Diberikan ASI Eksklusif dan Imunisasi DPT-HB-HIB | Riyanto | JIK JURNAL ILMU... jik.stikesalifah.ac.id/index.php/jurnalkes/article/view/420Pneumonia pada Balita Tidak Diberikan ASI Eksklusif dan Imunisasi DPT HB HIB Riyanto JIK JURNAL ILMU jik stikesalifah ac index php jurnalkes article view 420
  2. Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024 | INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi. vol insologi jurnal sains teknologi... doi.org/10.55123/insologi.v3i2Vol 3 No 2 2024 April 2024 INSOLOGI Jurnal Sains dan Teknologi vol insologi jurnal sains teknologi doi 10 55123 insologi v3i2
  3. Biology of human milk oligosaccharides: From basic science to clinical evidence - Sprenger - 2022 - Journal... doi.org/10.1111/jhn.12990Biology of human milk oligosaccharides From basic science to clinical evidence Sprenger 2022 Journal doi 10 1111 jhn 12990
  4. Hubungan Status Imunisasi dan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian ISPA Pada Bayi 9-12 Bulan Di Wilayah... doi.org/10.58222/jkm.v1i1.9Hubungan Status Imunisasi dan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian ISPA Pada Bayi 9 12 Bulan Di Wilayah doi 10 58222 jkm v1i1 9
Read online
File size406.23 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test