JURNALBIKESJURNALBIKES

JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)

Jumlah penduduk usia lanjut di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Lansia merupakan kelompok lanjut usia yang berusia di atas 60 tahun yang mengalami perubahan dan penurunan berbagai fungsi baik fisik, mental, maupun sosial akibat bertambahnya usia. Masalah kesehatan yang sering dihadapi lansia berhubungan dengan gangguan sindrom geriatri. Risiko jatuh adalah kejadian dimana seseorang berpeluang besar untuk terjatuh akibat faktor individu dan faktor lingkungan, sehingga menyebabkan cedera fisik. Alat ukur yang digunakan pada case report ini untuk mengukur tingkat rasa takut jatuh adalah FES-I (Falls Efficacy Scale) Indonesian Version. Hasil pengkajian pada pasien usia 68 tahun didapatkan skor FES-I sebesar 28 yang menunjukkan bahwa lansia tersebut memiliki rasa takut jatuh yang tinggi. Untuk mencegah hal tersebut, peneliti memberikan intervensi balance exercise. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan rasa takut jatuh dengan skor FES-I sebesar 20 yang menunjukkan rasa takut jatuh sedang. Dapat disimpulkan bahwa balance exercise efektif dalam menurunkan rasa takut jatuh pada lansia.

Pemberian intervensi balance exercise sebagai upaya keperawatan dapat meningkatkan kekuatan otot untuk menjaga tubuh tetap stabil dan mencegah terjadinya perubahan pusat gravitasi dalam tubuh.Hal ini terbukti berpengaruh dalam menurunkan rasa takut jatuh pada lansia yang memiliki kekhawatiran jatuh tinggi (skor 28) menjadi kekhawatiran sedang (skor 20).Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan evidence based nursing untuk meningkatkan intervensi dalam pemberian asuhan keperawatan khususnya bagi lansia yang mengalami tingkat rasa takut jatuh tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan desain studi yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk menguji efektivitas balance exercise pada populasi lansia yang lebih besar dan beragam. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi jenis-jenis balance exercise yang paling efektif untuk mengurangi rasa takut jatuh dan meningkatkan keseimbangan pada lansia dengan karakteristik yang berbeda, misalnya berdasarkan tingkat keparahan rasa takut jatuh atau kondisi medis penyerta. Ketiga, penelitian di masa depan dapat menggabungkan intervensi balance exercise dengan pendekatan lain, seperti edukasi tentang pencegahan jatuh, modifikasi lingkungan rumah, atau terapi psikologis, untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam mengurangi risiko jatuh dan meningkatkan kualitas hidup lansia.

  1. Vol. 2 No. 1 (2023): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November) | Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan. vol... jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/issue/view/7Vol 2 No 1 2023 Barongko Jurnal Ilmu Kesehatan November Barongko Jurnal Ilmu Kesehatan vol jurnal agdosi index php Barongko issue view 7
Read online
File size341.72 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test