UNSIKAUNSIKA

KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan TeknologiKREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi

Penggunaan kemasan plastik masih menjadi permasalahan limbah di Indonesia. Plastik memiliki kelemahan sulit terurai sehingga tidak ramah lingkungan dan dapat mencemari lingkungan. Pemanfaatan edible film merupakan salah satu solusi yang dapat mengatasi masalah tersebut, yaitu kemasan yang dapat terurai dan dapat dimakan. Edible film dapat dibuat dari bahan utama pati singkong mengingat kandungan pati dalam singkong. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan edible film dari pati singkong sebagai kemasan pada kopi instan yang dijual oleh UMKM Kopi 49. Pengabdian dimulai dari tahap perencanaan untuk mendiskusikan kriteria kemasan yang diharapkan, formulasi edible film, pelatihan pembuatan edible film dan proses pengemasannya untuk produk kopi, serta evaluasi. Pada pelatihan diberikan materi mengenai edible film mulai dari definisi, fungsi dan manfaat serta demo praktik cara pembuatan edible film bersama mitra pengabdian UMKM Kopi 49. Pelatihan telah dapat meningkatkan pemahaman mitra untuk membuat edible film dan pemanfaatannya sebagai kemasan kopi. Hasil evaluasi kuesioner kegiatan pengabdian yang dilaksanakan tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan merupakan solusi dari masalah di masyarakat khususnya UMKM Kopi 49.

Berdasarkan penagbdian masyarakat yang telah dilaksanakan, penerapan edible film pada produk UMKM Kopi 49 sudah selesai dilaksanakan.Setelah kegiatan, mitra mampu memahami dan membuat edible film untuk digunakan sebagai kemasan produk kopi.Edible film menjadi solusi inovatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat kemasan kopi instan, serta memanfaatkan bahan baku singkong yang melimpah di Lampung.Pelatihan yang diberikan telah meningkatkan pemahaman mitra mengenai pembuatan dan pemanfaatan edible film sebagai alternatif kemasan yang ramah lingkungan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengabdian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai variasi formulasi edible film (misalnya dengan penambahan bahan pengawet alami) terhadap daya tahan dan kualitas kopi yang dikemas. Kedua, penelitian mengenai efektivitas biaya produksi edible film dibandingkan dengan kemasan konvensional perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan implementasi pada skala industri. Ketiga, studi pasar mengenai preferensi konsumen terhadap kemasan kopi yang ramah lingkungan, khususnya edible film, akan memberikan informasi penting untuk pengembangan produk dan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Read online
File size510.62 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test