IBRAHIMYIBRAHIMY
Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu PerikananPenelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Adapun yang di uji adalah perlakuan A (kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt (kontrol)), B (kadar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 4 ml/kg pakan), C (kadar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 6 ml/kg pakan) dan D (tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 8 ml/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi biji trembesi menggunakan yoghurt dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap pertumbuhan dan sintasan nila. Uji lanjut menggunakan jarak berganda (Duncan) memperlihatkan adanya perbedaan antar perlakuan. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan B (dosis yoghurt 4 ml/kg) sebesar 21.51gr, disusul perlakuan A (kontrol) 20.24gr, perlakuan C (dosis yoghurt 6 ml/kg) 19.57gr, dan terendah perlakuan D (8 ml/kg) 19.25gr. Sintasan tertinggi diperoleh pada perlakuan B (dosis yoghurt 4 ml/kg) sebesar 88%, disusul perlakuan A (kontrol) 81.33%, perlakuan C (dosis yoghurt 6 ml/kg) 78.67%, dan perlakuan D (dosis yohgurt 8 ml/kg) dengan nilai yang sama 78.67%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pada kadar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 4 ml/kg dalam pakan mampu meningkatkan pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila.
Pemberian pakan terhadap benih ikan nila menggunakan tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt dengan dosis 4 ml/kg dapat meningkatkan pertumbuhan mutlak dan sintasan sebesar 21,51% dan 88%.Penelitian ini menunjukkan potensi biji trembesi sebagai sumber pakan alternatif yang dapat meningkatkan produktivitas ikan nila.Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan proses fermentasi dan menentukan dosis yang paling efektif untuk berbagai jenis ikan air tawar.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh berbagai jenis bakteri probiotik selain yoghurt terhadap fermentasi tepung biji trembesi dan pengaruhnya terhadap kualitas pakan dan pertumbuhan ikan nila. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada penentuan dosis optimal tepung biji trembesi terfermentasi dalam pakan ikan nila, dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi pakan dan kebutuhan nutrisi ikan pada berbagai fase pertumbuhannya. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan tepung biji trembesi terfermentasi sebagai pengganti sebagian bahan baku pakan konvensional, seperti tepung ikan, untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Kombinasi ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi biji trembesi sebagai sumber pakan alternatif yang berkelanjutan dan efektif untuk budidaya ikan nila.
| File size | 242.29 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Namun, optimalisasi podcast dalam pembelajaran PAI memerlukan perencanaan strategis yang matang. Tantangan seperti kualitas konten, keterbatasan interaktivitas,Namun, optimalisasi podcast dalam pembelajaran PAI memerlukan perencanaan strategis yang matang. Tantangan seperti kualitas konten, keterbatasan interaktivitas,
IBRAHIMYIBRAHIMY Berdasarkan analisis, lima produk olahan perikanan yaitu Sarden GAGA, Saus Ikan Finna, Cedea Chikuwa, Bonroa Abon Ikan Cakalang, dan Minyak Ikan AlamiBerdasarkan analisis, lima produk olahan perikanan yaitu Sarden GAGA, Saus Ikan Finna, Cedea Chikuwa, Bonroa Abon Ikan Cakalang, dan Minyak Ikan Alami
IBRAHIMYIBRAHIMY Rancangan percobaan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdapat 4 perlakuan yaitu: A. 10% Caulerpa sp, B. 15% Caulerpa sp, C. 20%Rancangan percobaan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdapat 4 perlakuan yaitu: A. 10% Caulerpa sp, B. 15% Caulerpa sp, C. 20%
IDID Secara teknis, produksi rata-rata meningkat dari 320 kg menjadi 450 kg per siklus ( 40,6%) dengan tingkat kelangsungan hidup ≥80% dan perbaikan FCR,Secara teknis, produksi rata-rata meningkat dari 320 kg menjadi 450 kg per siklus ( 40,6%) dengan tingkat kelangsungan hidup ≥80% dan perbaikan FCR,
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Latar Belakang: Disparitas gizi masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, karena prevalensi stunting dan wastingLatar Belakang: Disparitas gizi masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, karena prevalensi stunting dan wasting
JURNALPERIKANANKAMASANJURNALPERIKANANKAMASAN Penelitian ini menunjukkan pentingnya manajemen kualitas air yang berkelanjutan untuk mendukung produktivitas budidaya udang vannamei secara optimal. BerdasarkanPenelitian ini menunjukkan pentingnya manajemen kualitas air yang berkelanjutan untuk mendukung produktivitas budidaya udang vannamei secara optimal. Berdasarkan
UNIDAUNIDA dan karagenan sebagai bahan pembentuk gel pada produk jelly. Gracillaria sp. dipilih karena cukup mudah untuk dibudidayakan dan jumlahnya melimpah dilaut.dan karagenan sebagai bahan pembentuk gel pada produk jelly. Gracillaria sp. dipilih karena cukup mudah untuk dibudidayakan dan jumlahnya melimpah dilaut.
UNIBUNIB Harta Samudra. Kondisi sanitasi dan hygiene pada proses produksi menjadi penentu keamanan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji penerapanHarta Samudra. Kondisi sanitasi dan hygiene pada proses produksi menjadi penentu keamanan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji penerapan
Useful /
JURNALPERIKANANKAMASANJURNALPERIKANANKAMASAN Kerapatan jenis mangrove tergolong baik, sementara penutupan kanopi berada pada kategori sedang. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan terhadap pertumbuhanKerapatan jenis mangrove tergolong baik, sementara penutupan kanopi berada pada kategori sedang. Hal ini mengindikasikan adanya tekanan terhadap pertumbuhan
JURNALPERIKANANKAMASANJURNALPERIKANANKAMASAN Namun, keterbatasan modal dan sarana penangkapan berdampak pada hasil tangkapan dan tingkat kesejahteraan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisNamun, keterbatasan modal dan sarana penangkapan berdampak pada hasil tangkapan dan tingkat kesejahteraan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
UHBUHB Lokasi penelitian dilakukan di Kepolisian Resor Bekasi Kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Kepolisian Resor Bekasi Kota melakukan beberapaLokasi penelitian dilakukan di Kepolisian Resor Bekasi Kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Kepolisian Resor Bekasi Kota melakukan beberapa
UHBUHB This is proven by the results of research on 4 (four) indicators including the high level of student legal knowledge, the high level of student legal understanding,This is proven by the results of research on 4 (four) indicators including the high level of student legal knowledge, the high level of student legal understanding,