IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Perairan umum daratan Indonesia memiliki keanekaragaman jenis ikan yang tinggi, sehingga tercatat sebagai salah satu perairan dengan mega biodiversity di Indonesia. Salah satu upaya dalam pengelolaan sumberdaya perikanan secara lestari sebagaimana diamanatkan dalam UU No 31 Tahun 2009 tentang Perikanan, maka diperlukan data dan informasi tentang jenis dan morfologi ikan di suatu perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi jenis dan morfologi ikan hasil tangkapan nelayan Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai jenis-jenis dan morfologi ikan hasil tangkap nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah Random sampling, sampel ikan laut diambil secara acak langsung dari Nelayan Tapak Paderi. Identifikasi yang dilakukan adalah menghitung panjang total, panjang baku, identifikasi diawali dengan memperhatikan dan mencatat bagian morfologi ikan laut antara lain: warna, posisi mulut, bentuk tubuh, tipe sisik, bentuk sirip ekor, jenis dan jumlah duri pada masing-masing sirip. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh berhasil menginventarisasi 12 jenis ikan laut hasil tangkapan nelayan di Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu.

Penelitian berhasil mengidentifikasi 12 jenis ikan laut hasil tangkapan nelayan di Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu.Jenis-jenis ikan yang ditemukan meliputi layur, senangin, tembang, kape-kape, maco, golek-golek, daun baru, kerong, galama, tamban, kuro/kurau, dan kerapu macan.Identifikasi ini memberikan dasar data ilmiah mengenai keanekaragaman ikan di wilayah pesisir Bengkulu.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memetakan pola musiman dalam komposisi hasil tangkapan ikan di Tapak Paderi, guna memahami bagaimana jenis ikan yang tertangkap berubah sepanjang tahun akibat faktor lingkungan atau aktivitas penangkapan. Kedua, diperlukan studi tentang status stok ikan dari jenis-jenis yang dominan seperti ikan layur dan kerapu macan untuk menilai apakah penangkapannya sudah berada dalam batas lestari atau berpotensi mengalami tekanan overfishing. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian komparatif terhadap keanekaragaman ikan di Tapak Paderi dengan lokasi pendaratan ikan lain di Bengkulu, untuk melihat perbedaan keragaman hayati yang mungkin dipengaruhi oleh faktor lokal seperti pengelolaan pesisir, tingkat aktivitas nelayan, atau kondisi ekosistem pesisir yang berbeda-beda.

Read online
File size1.65 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test