UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan santri di Pondok Pesantren Al-Bantani Kota Serang dalam pengelolaan sampah organik menjadi pupuk cair ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi pesantren adalah belum optimalnya pengelolaan sampah dapur dan kebun, yang dapat berdampak pada lingkungan dan kesehatan. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, santri diberikan pelatihan teknis pembuatan pupuk cair menggunakan teknologi sederhana berbasis fermentasi (EM4 dan MOL). Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, workshop, praktik langsung, serta pendampingan intensif selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri dalam mengelola sampah organik, berkurangnya volume sampah harian, serta terbentuknya unit produksi pupuk cair skala kecil di lingkungan pesantren. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pesantren yang mandiri, hijau, dan berdaya secara ekologis serta ekonomis, sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda pesantren.

Kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Al-Bantani berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam mengelola sampah organik menjadi pupuk cair melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.Telah terbentuk unit produksi pupuk cair skala kecil serta sistem pemilahan sampah yang lebih terorganisir, menunjukkan potensi pesantren sebagai pelopor gerakan lingkungan berbasis komunitas.Program ini menjadi dasar bagi terwujudnya pesantren yang mandiri, hijau, dan berkelanjutan secara ekologis maupun ekonomis.

Pertama, perlu diteliti bagaimana model pengelolaan sampah organik berbasis pesantren dapat dikembangkan menjadi sistem ekonomi sirkular yang melibatkan masyarakat sekitar pesantren dalam skala lebih luas, sehingga tidak hanya mengurangi sampah tetapi juga menciptakan jaringan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Kedua, perlu dievaluasi efektivitas pupuk cair hasil olahan santri terhadap pertumbuhan tanaman di lahan pesantren dibandingkan dengan pupuk kimia, untuk memperkuat dasar teknis dan keilmuan dalam penggunaan pupuk organik secara konsisten. Ketiga, penting untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai keislaman dapat lebih dalam diintegrasikan ke dalam kurikulum lingkungan pesantren agar kesadaran ekologis menjadi bagian dari pembentukan karakter santri, bukan hanya sebagai kegiatan sampingan tetapi sebagai bagian dari pendidikan utama.

Read online
File size709.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test