PNLPNL

Jurnal Sains dan Teknologi ReaksiJurnal Sains dan Teknologi Reaksi

Biopestisida yang dibuat dari daun pepaya dan daun tembelekan untuk mengendalikan hama ulat grayak (Spodoptera litura F) telah dilakukan, dua tanaman ini relatif mudah ditemukan di sekitar kita dan mengandung senyawa aktif yang memiliki potensi sebagai insektisida. Ekstrak tanaman diperoleh dengan macerasi menggunakan pelarut etanol p.a, kemudian diuapkan untuk memisahkan ekstrak dan pelarut sehingga diperoleh ekstrak. Variabel studi yang dilakukan adalah komposisi P100: T10, P90: T10, P80: T20, P70: T30, dan P0: T100. Waktu perendaman 1-4 hari dan diterapkan pada ulat grayak (Spodoptera litura F) selama 2 jam. Hasil studi mencapai kualitas P100:T0 dan P90 biopestisida; T10 dengan waktu perendaman 1-3 hari diperoleh rata-rata mortalitas ulat grayak sebesar 88,6%. Karakteristik biopestisida yang dihasilkan dari tingkat tanin dan flavonoid memiliki hubungan korelatif positif dengan daya bunuh ulat grayak (Spodoptera litura F), P100: T0 terdapat 0,0366% tingkat tanin dan 1,58% tingkat flavonoid dengan daya bunuh 76% dan P90: T10 terdapat 0,03725 tingkat tanin dan 1,6394% tingkat flavonoid dengan daya bunuh 100%.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Komposisi kualitas biopestisida terhadap daya bunuh ulat grayak (Spodoptera litura F) adalah P90.Waktu perendaman biopestisida selama 1-3 hari masih memenuhi kualitas biopestisida dalam hal daya bunuh rata-rata 88,6%.Karakteristik biopestisida yang dihasilkan dari tingkat tanin dan flavonoid memiliki hubungan korelatif positif dengan daya bunuh ulat grayak (Spodoptera litura F).

Penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek. Pertama, menguji kombinasi tanaman lain sebagai bahan baku biopestisida untuk menemukan alternatif yang lebih efektif atau ramah lingkungan. Kedua, mengeksplorasi mekanisme kerja senyawa aktif dalam biopestisida ini, seperti bagaimana tanin dan flavonoid secara spesifik menyebabkan kematian ulat grayak. Ketiga, mengkaji dampak jangka panjang penggunaan biopestisida ini terhadap ekosistem pertanian, termasuk efeknya terhadap organisme tidak target dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memperluas pemahaman ini, penelitian selanjutnya dapat membantu pengembangan solusi pengendalian hama yang lebih berkelanjutan dan aman.

Read online
File size206.16 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test