ISI DPSISI DPS

Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific ArtsLekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts

Artikel ini adalah deskripsi proses desain media interaktif sebagai sarana sosialisasi Delapan Standar Prosedur Pelayanan Publik dalam Reformasi Birokrasi di kampus Institut Seni Indonesia Denpasar pada tahun 2021. Media digital memiliki kecepatan akses yang singkat, yang menjadi keunggulan media komunikasi visual yang dirancang agar dapat berinteraksi timbal balik dengan target, yaitu publik. Target media ini dapat berinteraksi melalui navigasi di media, sehingga publik akan lebih mudah memperoleh informasi tentang delapan standar pelayanan publik dalam reformasi birokrasi yang telah diterapkan di Institut Seni Indonesia, Denpasar. Melalui media terbaru ini, diharapkan publik akan lebih mudah mengakses dan menemukan informasi tentang delapan standar tersebut, untuk menciptakan media interaktif yang berfungsi optimal dalam menyampaikan informasi tentang delapan jalur standar prosedur pelayanan publik, sehingga dalam merancang media interaktif ini, penulis akan menggunakan metode deskriptif kualitatif agar hasilnya dapat dibenarkan. Media interaktif tentang delapan standar prosedur pelayanan publik dalam reformasi birokrasi ini diciptakan oleh penulis bersama dengan 2 anggota dan melibatkan 2 mahasiswa yang akan dikerjakan selama 1 tahun dengan melewati beberapa tahap penciptaan, yaitu proses pengumpulan data, kemudian merancang storyboard, dan proses desain visual serta digitalisasi menggunakan program desain yang mendukung, dan proses akhir dari media interaktif ini adalah menguji respons masyarakat terhadap aplikasi yang telah diciptakan. Diharapkan aplikasi interaktif ini dapat membantu pihak-pihak terkait dalam menerapkan kebijakan dalam reformasi birokrasi di Institut Seni Indonesia Denpasar.

Proses pembuatan media interaktif delapan standar prosedur pelayanan publik dalam reformasi birokrasi di Institut Seni Indonesia Denpasar melalui proses pengumpulan data tentang alur delapan standar pelayanan publik, serta merancang dengan mempertimbangkan pemilihan ilustrasi, warna, dan alur keseluruhan adegan.Media berbasis interaktif adalah media yang efektif dalam menyampaikan pesan kepada publik, di mana orang yang ingin mendapatkan informasi secara langsung bertindak sebagai navigator (sutradara) dari setiap tampilan adegan media interaktif.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan media interaktif ini dengan menambahkan fitur-fitur interaksi yang lebih interaktif dan menarik, seperti game atau quiz, untuk meningkatkan minat dan keterlibatan pengguna. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas media interaktif dalam menyampaikan informasi dan mengukur tingkat pemahaman pengguna terhadap delapan standar prosedur pelayanan publik. 3. Menganalisis dampak media interaktif ini terhadap implementasi kebijakan reformasi birokrasi di Institut Seni Indonesia Denpasar, baik dari segi efisiensi, transparansi, maupun respons publik.

Read online
File size309.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test