AHMARAHMAR
ARRUS Journal of Mathematics and Applied ScienceARRUS Journal of Mathematics and Applied SciencePenelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas model pembelajaran kooperatif dengan strategi Group Advisory dalam pembelajaran matematika siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan teknik sampling cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, hasil tes belajar (pretest dan posttest), lembar observasi aktivitas siswa, dan respons siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan: (1) Rata-rata skor hasil belajar setelah pembelajaran mencapai 80,04 dengan standar deviasi 8,79, (2) Hasil posttest menunjukkan bahwa ketuntasan klasik tercapai 91%, (3) Rata-rata persentase aktivitas siswa adalah 89%, (4) Rata-rata persentase siswa yang memberikan respons positif adalah 89%. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan: (1) Nilai rata-rata siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Group Advisory lebih besar dari ketuntasan, yaitu 70, dan (2) Proporsi ketuntasan klasik hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Group Advisors mencapai ketuntasan klasik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif dengan strategi Group Advisory efektif digunakan pada siswa kelas VII.
Model pembelajaran kooperatif dengan strategi Advisor Grup efektif untuk diterapkan di kelas VII.Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar matematika siswa setelah diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Advisor Grup yang menunjukkan bahwa skor rata-rata yang diperoleh yaitu 80,04 dari skor minimal 70.Sebanyak 91% siswa mencapai ketuntasan individu, artinya ketuntasan belajar secara klasikal tercapai.Dan nilai skor rata-rata gain ternormalisasi siswa yaitu sebesar 0,69 yang berada pada kategori sedang.Selain itu, skor rata-rata aktivitas siswa yaitu sebesar 89% atau berada pada kategori sangat aktif.Serta rata-rata persentase siswa yang memberi respons pada model pembelajaran kooperatif dengan strategi Advisor Grup yaitu sebesar 3,38 berada pada kategori cenderung positif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran kooperatif yang lebih beragam dan inovatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran kooperatif dengan strategi Advisor Grup terhadap variabel lain selain hasil belajar, aktivitas siswa, dan respons siswa. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif dengan strategi Advisor Grup dengan model pembelajaran lainnya dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
| File size | 1008.61 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
BMABERSAMABMABERSAMA Metode penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil melalui website resmi Sido Muncul dan Bursa Efek Indonesia mengenai laporan keuangan dan hargaMetode penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil melalui website resmi Sido Muncul dan Bursa Efek Indonesia mengenai laporan keuangan dan harga
ARIPAFIARIPAFI Selain itu, terdapat hubungan positif yang signifikan antara Pañcasila Buddhis terhadap kematangan karir siswa sebesar 64,9%. Selain itu, terdapat hubunganSelain itu, terdapat hubungan positif yang signifikan antara Pañcasila Buddhis terhadap kematangan karir siswa sebesar 64,9%. Selain itu, terdapat hubungan
UBUB Efektivitas komite audit dinilai dengan mengukur proxy-nya, yaitu ukuran komite, frekuensi pertemuan, dan keahlian anggota komite, dan hasilnya menunjukkanEfektivitas komite audit dinilai dengan mengukur proxy-nya, yaitu ukuran komite, frekuensi pertemuan, dan keahlian anggota komite, dan hasilnya menunjukkan
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Populasi pada sektor ini berjumlah empat puluh tujuh perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu dengan kriteria khusus. KriteriaPopulasi pada sektor ini berjumlah empat puluh tujuh perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu dengan kriteria khusus. Kriteria
STPI PAJAKSTPI PAJAK Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis rasio keuangan, analisis statistik deskriptif,Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis rasio keuangan, analisis statistik deskriptif,
UMUM Subjek terdiri dari 61 mahasiswa pria. Subjek disajikan dengan rangsangan visual yang menampilkan dua foto wanita yang dihasilkan AI, dibedakan oleh duaSubjek terdiri dari 61 mahasiswa pria. Subjek disajikan dengan rangsangan visual yang menampilkan dua foto wanita yang dihasilkan AI, dibedakan oleh dua
STKIP JBSTKIP JB Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik uji-t menggunakan program SPSS 20 for windows. Hasil uji-t diperoleh t hitung=3. 177, dengan dkTeknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik uji-t menggunakan program SPSS 20 for windows. Hasil uji-t diperoleh t hitung=3. 177, dengan dk
POLNAMPOLNAM Usaha kuliner yang berada di kawasan wisata pantai bumbul desa lumasebu merupakan inisiatif dari masyarakat, oleh karena itu modal serta manajemenya diaturUsaha kuliner yang berada di kawasan wisata pantai bumbul desa lumasebu merupakan inisiatif dari masyarakat, oleh karena itu modal serta manajemenya diatur
Useful /
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Penelitian ini berkontribusi pada formulasi kebijakan pendidikan, khususnya dalam mengembangkan strategi keterlibatan orang tua yang efektif yang disesuaikanPenelitian ini berkontribusi pada formulasi kebijakan pendidikan, khususnya dalam mengembangkan strategi keterlibatan orang tua yang efektif yang disesuaikan
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Pendekatan ethno-science menawarkan kerangka kerja untuk mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam perencanaan pembangunan, tanpa mengabaikan dimensiPendekatan ethno-science menawarkan kerangka kerja untuk mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam perencanaan pembangunan, tanpa mengabaikan dimensi
STPI PAJAKSTPI PAJAK Hal ini berarti bahwa 39,1% variasi dalam keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Sementara itu, 60,9% dipengaruhi oleh faktorHal ini berarti bahwa 39,1% variasi dalam keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Sementara itu, 60,9% dipengaruhi oleh faktor
STPI PAJAKSTPI PAJAK Harmonisasi layanan digital dalam perpajakan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan Wajib Pajak (WP).meskipunHarmonisasi layanan digital dalam perpajakan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan Wajib Pajak (WP).meskipun