UMAHAUMAHA

IQTISHADequity jurnal MANAJEMENIQTISHADequity jurnal MANAJEMEN

Dalam industri manufaktur cat, keakuratan tingkat persediaan sangat penting untuk menjaga efisiensi operasional, pengendalian biaya, dan kepuasan pelanggan. Namun, kesalahan pelaporan dan ketidaksesuaian stok sering mengganggu kinerja rantai pasok. Penelitian ini menganalisis faktor psikologis dan teknologi yang memengaruhi Stock Accuracy (SAC), khususnya Employee Stress Level in Stock Management (ESL), blockchain untuk Stock Data Transparency (BSD), serta Cloud Inventory Management (CIM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada karyawan operasional yang terlibat dalam pengelolaan stok. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESL, BSD, dan CIM secara simultan berpengaruh signifikan terhadap SAC (F-test Sig. = 0.000). Namun secara parsial hanya BSD (Sig. = 0.000) dan CIM (Sig. = 0.001) yang berpengaruh signifikan terhadap SAC, sedangkan ESL (Sig. = 0.761) tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi, khususnya blockchain dan cloud, lebih berperan langsung dalam meningkatkan akurasi stok.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi faktor psikologis dan teknologi secara signifikan memengaruhi akurasi stok.Namun, secara spesifik, penerapan teknologi seperti blockchain dan sistem manajemen inventaris berbasis cloud memiliki dampak yang lebih langsung terhadap peningkatan akurasi stok dibandingkan dengan faktor stres karyawan.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya investasi dalam teknologi untuk meningkatkan keandalan data inventaris dan efisiensi operasional.Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang peran digitalisasi dalam manajemen rantai pasok dan memberikan implikasi praktis bagi perusahaan manufaktur cat.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam bagaimana tingkat stres karyawan berinteraksi dengan teknologi dalam memengaruhi akurasi stok, misalnya dengan meneliti peran moderasi dari pelatihan atau dukungan psikologis. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas implementasi blockchain dan sistem cloud di berbagai perusahaan manufaktur cat dengan skala dan kompleksitas yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif yang menggabungkan faktor psikologis dan teknologi untuk mengidentifikasi potensi risiko kesalahan inventaris dan memberikan rekomendasi tindakan preventif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana perusahaan manufaktur cat dapat mengoptimalkan manajemen inventaris mereka melalui integrasi yang cerdas antara faktor manusia dan teknologi, sehingga meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

  1. Adoption of Blockchain Technology in Supply Chain - Ayman Abdalmajeed Alsmadi, Najed Alrawashdeh, Anwar... journals.sagepub.com/doi/10.1177/21582440231160143Adoption of Blockchain Technology in Supply Chain Ayman Abdalmajeed Alsmadi Najed Alrawashdeh Anwar journals sagepub doi 10 1177 21582440231160143
Read online
File size319.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test