FMIPAUKITFMIPAUKIT

Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)

Antibakteri alami dapat berasal dari berbagai jenis tumbuhan, salah satunya tumbuhan Pangi (Pangium edule REINW.). Buah Pangi memiliki kandungan senyawa antioksidan dan antibakteri yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isolat bakteri endofit yang terdapat dalam Buah Pangi dan potensinya sebagai penghasil senyawa antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi eksploratif. Hasil penelitian isolasi bakteri endofit dari Buah Pangi diperoleh tujuh isolat. Setiap isolat mempunyai morfologi yang berbeda-beda baik dari bentuk, warna, tepian, dan elevasi koloni. Berdasarkan hasil pengujian aktivitas antibakteri, setiap isolat bakteri endofit memperlihatkan diameter zona bening yang berbeda-beda terhadap E. coli (0,75 mm - 4,5 mm) dan S. aureus (1 mm - 5 mm). Isolat bakteri endofit yang berpotensi sebagai antibakteri dengan diameter zona bening terbesar yaitu isolat PA 2.1 (4,5 mm) terhadap E. coli dan isolat PA 3.2 (5 mm) terhadap bakteri S. aureus. Berdasarkan hasil karakterisasi morfologi isolat PA 1.1 memiliki kemiripan dengan genus Basillus sp., isolat PA 1.2, PA 1.3 PA 2.2, PA 3.1 dan PA 3.2 memiliki kemiripan dengan genus Paracoccus alcaliphilus dan isolat PA 2.1 memiliki kemiripan dengan genus Alcaligenes sp.

Penelitian ini berhasil mengisolasi tujuh isolat bakteri endofit dari buah Pangi (Pangium edule REINW.Semua isolat menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambat berkisar antara 0,75–4,5 mm dan 1–5 mm.2 masing-masing menunjukkan aktivitas terkuat terhadap E.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh isolat PA 2.1 dan PA 3.2 melalui pendekatan metabolomik guna mengetahui struktur kimia dan mekanisme kerja antibakterinya. Selain itu, perlu dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri multidrug-resistant (MDR) untuk mengevaluasi potensi aplikasi klinis dari senyawa tersebut. Studi lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi kemampuan isolat-isolat ini dalam membentuk biofilm atau memproduksi senyawa antimikroba lain seperti antijamur dan antiparasit, serta membandingkan profil genetiknya menggunakan teknik molekuler untuk memahami keragaman dan evolusi gen pembawa sifat produksi senyawa antibakteri dalam kondisi lingkungan yang berbeda.

Read online
File size374.52 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test